Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Antar Bologna Finis di Empat Besar dan Raih Tiket Liga Champions, Thiago Motta Resmi Pamitan Meski Belum Pasti ke Juve
    Sepakbola Nasional

    Antar Bologna Finis di Empat Besar dan Raih Tiket Liga Champions, Thiago Motta Resmi Pamitan Meski Belum Pasti ke Juve

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 25, 2024Updated:May 25, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pelatih Bologna, Thiago Motta, gagal menghadirkan tiga poin sebagai kado perpisahan.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Salam perpisahan itu akhirnya tak terelakkan. Pelatih Bologna, Thiago Motta, berpamitan usai timnya takluk 0-2 di kandang Genoa, Sabtu (25/7).

    Laga tersebut merupakan laga pamungkas bagi kedua klub musim ini. Dua gol kemenangan Genoa dicetak gelandang timnas Ukraina, Ruslan Malinovsky (menit 13’) dan striker Portugal yang dipinjam dari Marseille, Vitinha (59’).

    Bagi Bologa, kekalahan ini tak begitu berarti lantaran mereka sudah dipastikan finis di empat besar dan berhak lolos ke Liga Champions musim depan.

    Kalaupun ada sedikit penyesalan, itu lebih karena laga ini menjadi laga terakhir bagi sang pelatih, Thiago Motta. Ia gagal menghadirkan tiga poin sebagai kado perpisahan.

    Padahal, selaku nahkoda tim, peran Motta terbilang besar dalam meracik permainan impresif Bologna di sepanjang musim ini.

    Di bawah kendali Motta, Alexis Saelemaekers dkk. cuma menelan enam kekalahan di Serie A musim ini. Sisanya, Bologna meraup 18 kemenangan dan 14 hasil imbang.

    Sebagai gambaran, hanya ada dua tim lain yang jumlah kalahnya lebih sedikit dibanding Bologna musim ini, yakni Juventus (baru 5 kali kalah) dan Inter selaku peraih scudetto (2 kali kalah).

    Kontrak Motta di Bologna berakhir 30 Juni. Manajemen Bologna sudah berupaya melakukan negosisasi perpanjangan kontrak sejak beberapa bulan terakhir.

    Hanya saja, Motta sudah bulat dengan keputusannya untuk mundur di pengujung musim.

    Namun, ia tetap tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Matanya tampak berkaca-kaca ketika diwawancari Sky Sports Italia seusai laga versus Genoa.

    “Ini merupakan akhir dari sebuah era indah. Kami menjalani banyak hal yang menguras emosi sekaligus rasa kekompakan di tim, tentu saja tanpa melupakan orang-orang yang terlibat di sepanjang musim ini, termasuk para suporter yang terus mendukung. TIm ini berhasil mencetak sejarah,  ujar Motta dilansir Sky Sports.

    Lantas, hal apa saja yang bakal dirindukan Motta dari Bologna?

    “Saya harus tinggalkan rasa cinta, hasrat, dan ambisi, terutama juga rasa respek ke seluruh pemain, masing-masing pemain. Itu yang saya tinggalkan untuk Bologna. Semoga sukses di masa mendatang,” lanjut Motta.

    Belakangan ini, media-media Italia menghembuskan rumor bahwa Motta bakal dipinang Juventus. Isu itu makin santer terdengar lantaran skuat Si Nyonya Tua baru saja memecat pelatih mereka, Max Allegri.

    Namun, setidaknya hingga tulisan ini dibuat, memang belum ada kabar resmi dari Juventus terkait upaya merekrut Motta.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    bologna hasil liga italia kalah 0-2 genoa motta ke Juventus pelatih ruslan malinovsky serie a thiago motta mundur vintinha
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.