Salam perpisahan itu akhirnya tak terelakkan. Pelatih Bologna, Thiago Motta, berpamitan usai timnya takluk 0-2 di kandang Genoa, Sabtu (25/7).
Laga tersebut merupakan laga pamungkas bagi kedua klub musim ini. Dua gol kemenangan Genoa dicetak gelandang timnas Ukraina, Ruslan Malinovsky (menit 13’) dan striker Portugal yang dipinjam dari Marseille, Vitinha (59’).
Bagi Bologa, kekalahan ini tak begitu berarti lantaran mereka sudah dipastikan finis di empat besar dan berhak lolos ke Liga Champions musim depan.
Kalaupun ada sedikit penyesalan, itu lebih karena laga ini menjadi laga terakhir bagi sang pelatih, Thiago Motta. Ia gagal menghadirkan tiga poin sebagai kado perpisahan.
Padahal, selaku nahkoda tim, peran Motta terbilang besar dalam meracik permainan impresif Bologna di sepanjang musim ini.
Di bawah kendali Motta, Alexis Saelemaekers dkk. cuma menelan enam kekalahan di Serie A musim ini. Sisanya, Bologna meraup 18 kemenangan dan 14 hasil imbang.
Sebagai gambaran, hanya ada dua tim lain yang jumlah kalahnya lebih sedikit dibanding Bologna musim ini, yakni Juventus (baru 5 kali kalah) dan Inter selaku peraih scudetto (2 kali kalah).
Kontrak Motta di Bologna berakhir 30 Juni. Manajemen Bologna sudah berupaya melakukan negosisasi perpanjangan kontrak sejak beberapa bulan terakhir.
Hanya saja, Motta sudah bulat dengan keputusannya untuk mundur di pengujung musim.
Namun, ia tetap tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Matanya tampak berkaca-kaca ketika diwawancari Sky Sports Italia seusai laga versus Genoa.
“Ini merupakan akhir dari sebuah era indah. Kami menjalani banyak hal yang menguras emosi sekaligus rasa kekompakan di tim, tentu saja tanpa melupakan orang-orang yang terlibat di sepanjang musim ini, termasuk para suporter yang terus mendukung. TIm ini berhasil mencetak sejarah, ujar Motta dilansir Sky Sports.
Lantas, hal apa saja yang bakal dirindukan Motta dari Bologna?
“Saya harus tinggalkan rasa cinta, hasrat, dan ambisi, terutama juga rasa respek ke seluruh pemain, masing-masing pemain. Itu yang saya tinggalkan untuk Bologna. Semoga sukses di masa mendatang,” lanjut Motta.
Belakangan ini, media-media Italia menghembuskan rumor bahwa Motta bakal dipinang Juventus. Isu itu makin santer terdengar lantaran skuat Si Nyonya Tua baru saja memecat pelatih mereka, Max Allegri.
Namun, setidaknya hingga tulisan ini dibuat, memang belum ada kabar resmi dari Juventus terkait upaya merekrut Motta.
View this post on Instagram


