Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Dikalahkan Persib Bandung 3-0, Rahmat Basuki: Tetap Optimis, meski Berat untuk Mengejar
    Liga 1

    Dikalahkan Persib Bandung 3-0, Rahmat Basuki: Tetap Optimis, meski Berat untuk Mengejar

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 27, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Caretaker Madura United Rahmat Basuki saat konferensi pers selepas pertandingan antara Persib Bandung melawan Madura United di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (26/5). (Foto: Rinaldy Azka/Jebreeetmedia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Madura United secara mengejutkan tumbang dari Persib Bandung di leg pertama babak final Championship Series Liga 1 2023/24. Madura United tumbang di kandang Persib Bandung di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (26/5) dengan skor telak 3-0.

    Tiga gol Persib Bandung dicetak oleh Ciro Alves pada menit ke-70 serta dua gol dari David da Silva di menit 90+4 dan 90+12. Kekalahan tersebut tentunya membuat Madura United tertekan di leg kedua nanti.

    Bagaimana tidak, Madura United wajib menang dengan selisih empat gol dari Persib Bandung di leg kedua nanti. Pekerjaan yang tidak mudah tentunya untuk tim berjulukkan Sappe Kerab tersebut.

    Caretaker Madura United, Rahmat Basuki mengakui kalau timnya sebetulnya bermain cukup baik di babak pertama. Terbukti mereka dapat menahan permainan dari Persib Bandung.

    Namun, jalannya pertandingan mulai berubah di babak kedua. Persib Bandung yang berlaku sebagai tuan rumah berhasil bermain lebih baik sehingga membuat Madura United keteteran.

    Hal tersebut pada akhirnya membuat Madura United harus kebobolan. Yang lebih menyakitkan lagi, dua gol Persib Bandung tercipta di penghujung pertandingan.

    “Tentunya bukan hasil yang kami inginkan, tapi pemain sudah berusaha dengan sangat baik. Kami mendominasi permainan di babak pertama, kami kehilangan momentum, hingga akhirnya di babak kedua Persib bisa keluar dari tekanan,” kata Basuki.

    “Mereka melakukan sepak bola yang sangat efektif dan kami gagal mengantisipasi itu. Jadi, ya kami harus mengakui bahwa malam ini memang Persib bermain dengan sangat baik,” sambungnya.

    Menurut Rahmat Basuki, dua gol terakhir dari Persib Bandung tercipta dari kelalaian para pemainnya. Ia tak menampik kalau para pemainnya kehilangan fokus sehingga dihukum oleh Persib Bandung dengan dua gol.

    “Jadi fokus itu yang hilang dari pemain. Faktor kedua, kepercayaan diri yang berkurang. Awal kami bisa mendikte permainan, tapi kami kehilangan momentum,” ungkap Rakhmad Basuki setelah laga.

    Meskipun Madura United kalah besar di leg pertama, Rahmat Basuki enggan untuk menyerah. Ia justru tetap optimistis bisa membalikkan kedudukan, walaupun bukan hal yang mudah.

    “Yang jelas rasa optimis harus ada, meskipun itu berat mengejar ketertinggalan dari tim sekelas Persib, bukan perkara mudah. Kami pun harus persiapkan dengan benar-benar serius karena ini tidak ada lagi gol tandang ya.

    “Jadi saya harap bahwa apa yang kami persiapkan nanti bisa berguna dan memberikan hasil yang baik di leg kedua,” paparnya.

    Basuki juga menyinggung soal ditariknya motor permainan Madura United, Hugo Gomes atau biasa dipanggil Jaja. Baginya, pergantian yang dilakukannya memang d iluar strateginya.

    Ia terpaksa harus mengganti Jaja karena sang pemain sudah tidak mampu melanjutkan pertandingan karena mengalami cedera. Jaja sendiri sempat memaksakan main, sampai pada akhirnya ia terkapar kesakitan dan pada akhirnya digantikan.

    “Saya harus mengganti Jaja karena saya melihat dia sudah cedera, saya khawatir di leg kedua kalau dipaksakan tidak akan bisa turun. Makanya memang tidak ada skenario untuk mengganti Jaja, tapi saya pikir siapapun yang menjadi pengganti Jaja di lapangan dia harus tampil lebih baik lagi,” tutup Basuki.

    Sementara itu, penjaga gawang Madura United, Lucas Frigeri mengungkapkan hal yang sama. Ia tak menampik kalau Persib Bandung memiliki kualitas yang baik.

    “Mungkin hasil akhir tidak bisa berbicara banyak. Tapi kita tahu bagaimana kekuatan dan kualitas Persib,” kata Lucas Frigeri.

    Faktor lain, tambahnya, dukungan luar biasa suporter Persib Bandung di laga ini menjadi ancaman tersendiri bagi pemain lawan. Ia pun ingin memanfaatkan momen saat bermain di kandang sendiri di mana bagian timnya yang didukung oleh suporternya.

    “Tapi kami bicara di ruang ganti, kami harus tegakkan kepala tatap ke depan. [Kami] akan main di kandang sendiri dengan dukungan maksimal dari penonton kami,” pungkasnya.

    Selanjutnya Madura United akan berlaku sebagai tuan rumah di leg kedua babak final Championship Series Liga 1 2023/24. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Gelora Bangkalan, Madura, Jumat (31/5) mendatang.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Championship Series Liga 1 2023/24 Ciro Alves David da SIlva Madura United Persib Bandung Rahmat Basuki
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.