Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Pelatih Filipina Beri Selamat untuk Timnas Indonesia, Komentari Kondisi Rumput GBK dengan Bijak
    Sepakbola Nasional

    Pelatih Filipina Beri Selamat untuk Timnas Indonesia, Komentari Kondisi Rumput GBK dengan Bijak

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 12, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pelatih timnas Filipina, Tom Saintfiet.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Pelatih timnas Filipina Tom Saintfiet mengucapkan selamat kepada timnas Indonesia yang berhasil melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Raihan tersebut didapat usai timnas Indonesia mengalahkan Filipina.

    Laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6) berakhir dengan skor 2-0. Gol timnas Indonesia dicetak oleh Thom Haye (32′) dan Rizky Ridho (56′).

    Tidak hanya itu saja, berkat kemenangan itu, timnas Indonesia juga dipastikan lolos secara otomatis ke Piala Asia 2027. Raihan itulah yang akhirnya diapresiasi oleh Tom Saintfiet.

    “Saya ingin ucapkan selamat untuk Indonesia, PSSI, dan juga masyarakat Indonesia karena sudah menang dan lolos Piala Asia 2027 dan ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia,” kata Saintfiet selepas laga.

    Tom Saintfiet yang baru saja menangani Filipina pada Februari lalu, menjadi kali pertamanya bertandang ke Stadion Gelora Bung Karno. Ia pun takjub dengan atsmosfer yang ada.

    “Atmosfer juga luar biasa di stadion ini, dalam masa kepelatihan 27 tahun saya, saya tidak pernah merasakan atmosfer seperti ini.

    “Saya sudah pernah melatih beberap tim nasional, tetapi tidak pernah merasakan atmosfer Seperti ini. Atmosfer yang sangat luar biasa.

    “Terima kasih atas atmosfer yang sudah mereka hadirkan, banner, dan bendera yang ada di stadion,” ucap Saintfiet menambahkan.

    BANGGA

    Meskipun kalah dari timnas Indonesia, namun ada sebuah kebanggan yang dirasakan oleh Tom Saintfiet. Ia bangga dengan kerja keras anak asuhnya yang bahkan sempat memberikan perlawanan kepada timnas Indonesia.

    Ia tak menampik timnya harus kalah karena kesalahan yang dilakukan oleh anak asuhnya. Alhasil kesalahan tersebut berhasil dimanfaatkan oleh tim asuhan dari Shin Tae-yong itu.

    “Tapi saya pelatih Filipina, saya bangga dengan tim saya. Di awal-awal laga Indonesia memang mengontrol laga dan tak memberi peluang bagi kami mengembangkan permainan.

    “Lalu ada beberapa kesalahan kecil kami yang mampu dimanfaatkan oleh Timnas Indonesia. Ada beberapa ruang di sayap yang dimanfaatkan mereka, juga di tengah, dan kami gagal menahan mereka 0-0 di babak pertama,” ucap Saintfiet.

    Permainan sempat berbalik kala Filipna berhasil mendominasi jalannya pertandingan. Akan tetapi, lagi-lagi kesalahan dilakukan dan harus dibayar mahal dengan gol untuk timnas Indonesia.

    “Di babak kedua kami mulai mengontrol laga di beberapa bagian, melakukan beberapa kombinasi, dan sirkulasi umpan kami membaik. Tetapi memang ada situasi sepakan bebas yang berujung gol Rizky Ridho.

    “Kami gagal menekan balik Indonesia. Kami gagal menahan mereka 1-0 hingga menit 70 laga,” kata Saintfiet menambahkan.

    PUAS

    Tom Saintfiet sendiri tahu kalau laga melawan timnas Indonesia tidaklah udah. Kini ia dan anak asuhnya harus segera bangkit agar tak terpuruk berkepanjangan.

    Tom Saintfiet pun mengalihkan fokusnya dan menatap Kualifikasi Piala Asia 2027. Ia berharap dapat membawa Filipina lolos ke Piala Asia 2027.

    “Intinya saya puas akan tim saya, meski menang harus diakui Indonesia kuat, dan sekarang kami akan bersiap untuk Piala Asia,” ucap Saintfiet.

    RUMPUT

    Soal rumput lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Tom Saintfiet bersuara sedikit. Ia tak bisa berbohong kalau rumput GBK tidak dalam kondisi yang baik.

    Akan tetapi ia tidak ingin mengomentari hal tersebut karena terkesan mencari alasan di kala timnya kalah. Ia justru memaklumi kalau rumput GBK tidak dalam kondisi baik.

    “Intinya sudah, lapangan oke ya, maklum saja. Karena SUGBK ini bukan San Siro,” ujar Saintfiet.

    “Saya tidak ingin cari-cari alasan, dan soal kualitas lapangan. Ya, kami mengalami laga di lapangan ini.

    “Para pemain saya juga jatuh dan berlari di lapangan ini. Intinya lapangan sudah oke,” ujar Saintfiet.

    POSISI TERAKHIR

    Dengan hasil ini membuat timnas Filipina menutup perjalanan mereka di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menempati posisi empat atau terakhir di Grup F. Dari enam laga yang dimainkan, Filipina tidak sekalipun meraih kemenangan.

    Raihan yang didapat Filipina ialah imbang sekali dan kalah lima kali. Satu-satunya hasil imbang yang diraih oleh Filipina adalah kala menghadapi timnas Indonesia.

    Saat itu pertandingan yang digelar di Rizal Memorial Stadium, 21 November 2023 lalu berakhir dengan skor 1-1. Gol masing-masing tim dicetak oleh Patrick Reichelt (Filipina, 23′) dan Saddil Ramdani (Indonesia, 70′).

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Filipina Kualifikasi Piala Dunia 2026 timnas indonesia Tom Saintfiet
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.