Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Stefano Beltrame Akui Lebih Berkesan Juara Bersama Persib Bandung Dibandingkan Juventus
    Liga 1

    Stefano Beltrame Akui Lebih Berkesan Juara Bersama Persib Bandung Dibandingkan Juventus

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 19, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Pemain Persib Bandung, Stefano Beltrame saat mengikuti parade juara di jalanan Kota Bandung. (Foto: Persib Bandung)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Gelandang Persib Bandung Stefano Beltrame merupakan pemain jebolan Serie A Italia. Stefano Beltrame sebelumnya pernah merumput bersama tim raksasa Italia Juventus.

    Juventus sendiri merupakan klub tempat di mana ia mengembangkan pengetahuan sepakbolanya. Sebelum ke Juventus pada 2011/12, ia juga pernah menimba ilmu di Akademi Novara Calcio.

    Luar biasanya, tidak perlu waktu lama untuk Stefano Beltrame bisa naik ke tim utama. Cukup satu musim berada di tim akademi, Stefano Beltrame langsung dimasukkan ke dalam skuad Juventus musim 2012/13.

    Kala itu pelatih Juventus, Antonio Conte tertarik dengan permainan Stefano Beltrame. Akhirnya, setelah menunggu hingga setengah musim, Stefano Beltrame mendapatkan kesempatan untuk mencicipi Serie A Italia.

    Debutnya tercipta saat Juventus bertemu dengan Genoa pada 26 Januari 2013. Saat itu ia dimasukkan di menit 82 untuk menggantikan Claudio Marchisio.

    Antonio Conte memasukkannya dengan maksud untuk mencari kemenangan dan bisa lebih menggedor pertahanan Genoa. Pasalnya pertandingan yang masih tersisa delapan menit itu kedua tim masih bermain sama kuat 1-1.

    Betul saja, masuknya Stefano Beltrame membuat serangan Juventus lebih hidup. Bahkan ia hampir saja mencetak gol ke gawang Genoa.

    Sayangnya, kiper Genoa kala itu Sebastian Frey mampu membuat penyelamatan penting. Akhirnya skor pun tak berubah masih 1-1 sampai akhir.

    Momen tersebut ternyata menjadi yang terakhir untuk Stefano Beltrame merumput bersama Juventus di Serie A. Di sisa musim, ia menghabiskan waktu di tim muda Juventus.

    Meski hanya bermain di satu laga, ia tetap diberikan medali di akhir musim karena Juventus kala itu berhasil keluar sebagai juara Serie A. Stefano Beltarme pun tercatat sebagai pemain yang turut menjuarai Serie A 2012/13 bersama Juventus.

    Tidak sampai situ, di tim muda Juventus atau Juventus Primavera, Stefano Beltrame turut mendapatkan gelar. Ia membawa Juventus Primavera menjuarai Coppa Italia Primavera.

    Selepas itu, ia banyak dipinjamkan ke beberapa klub Italia dan Belanda sampai akhirnya kembali ke Juventus di musim 2019. Akan tetapi, ia justru ditempatkan di Juventus Next Gen atau tim satelit Juventus yang berkompetisi di Serie C.

    Bermain setengah musim di Juventus Next Gen, akhirnya Stefano Beltrame melanjutkan karier di CSKA Sofia, tim besar di Liga Bulgaria.

    Bermain satu setengah musim, akhirnya ia pindah ke Maritimo, tim yang berlaga di kasta tertinggi Liga Portugal. Di sana ia bermain dua setengah musim, sampai akhirnya pada 28 November 2023, ia berlabuh ke Persib Bandung.

    Di Persib Bandung ia menjadi pemain vital di lini tengah. Permainannya pun berbuah hasil karena di akhir musim Persib Bandung keluar sebagai juara Liga 1 2023/24.

    Gelar tersebut menjadi yang kedua di kasta tertinggi setelah yang pertama bersama Juventus. Meski begitu, Beltrame merasa punya emosi yang lebih saat juara bersama Persib Bandung.

    Itu tidak lain karena dirinya punya banyak kesempatan bermain dan terlibat langsung menyumbang banyak kemenangan untuk Persib terutama sejak putaran kedua dimulai. Tercatat, Stefano Beltrame bermain di 16 laga dan menyumbangkan empat gol serta dua assist.

    Berbeda kala bermain untuk Juventus. Stefano Beltrame hanya bermain satu laga dan mengemas kurang dari 15 menit.

    “Tahun 2012 saya ada di Juventus (juara), tapi saya hanya bermain dalam satu pertandingan. Emosi yang saya rasakan di Persib sangat berbeda. Rasanya lebih baik karena saya banyak bermain dan melihat banyak orang di Bandung yang luar biasa,” tutur Beltrame.

    Beltrame sendiri menjadi satu rekrutan mumpuni di era Bojan Hodak. Patut dinantikan apakah kebersamaan Beltrame berlanjut bersama Persib di musim baru Liga 1 2024/25.

    Saat ini Persib Bandung tengah menjalani libur. Para pemainnya pulang ke kampung halaman masing-masing. Diagendakan tim akan kembali berkumpul pada awal Juli untuk melihat perkembangan jadwal terbaru liga dan rencana turnamen pra musim.

    “Saya sedang berada di Italia. Saya akan banyak menghabiskan waktu bersama pacar dan keluarga. Semuanya merasa senang dengan trofi yang saya dapatkan, emosi yang luar biasa. Keluarga saya menangis atas kebahagiaan ini, semuanya,” papar Beltrame.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Italia juventus Persib Bandung serie a Stefano Beltrame
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.