Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Klub Sibuk Datangkan Pemain, PSSI Sibuk Matangkan Perangkat Pertandingan untuk Liga 1 2024/25
    Liga 1

    Klub Sibuk Datangkan Pemain, PSSI Sibuk Matangkan Perangkat Pertandingan untuk Liga 1 2024/25

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 5, 2024No Comments6 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Tidak hanya klub yang disibukkan untuk mempersiapkan Liga 1 2024/25, PSSI pun sama. Bedanya, jika klub sibuk mendatangkan pemain, PSSI tengah disibukkan dalam memantapkan perangkat pertandingan.

    Para perangkat pertandingan atau disebut juga wasit, tengah melangsungkan kursus untuk sebagai persiapan menjelang bergulirnya musim kompetisi Liga 1 2024/2025. Kegiatan tersebut berlangsung dari tanggal 29 Juni hingga 5 Juli 2024, di Depok.

    Materi kegiatan pun diberikan oleh sosok yang sangat luar biasa. Instruktur Wasit FIFA yakni Subkhiddin Mohd Salleh, Wakil Ketua Komite Wasit Yoshimi Ogawa, Toshiyuki Nagi dari JFA (Japan Football Association) dan Pratap Singh menjadi pemateri dalam kursus kali ini.

    “Kegiatan kita selama lima hari ini adalah untuk memperkuat perwasitan, apalagi mereka nanti di musim baru akan menggunakan VAR. Karena wasit akan memberikan keputusannya terlebih dahulu, seperti biasa, kita tak mau mengganggu kinerja wasit. Sebab apa saja keputusan yang ada di atas lapangan, wasit yang lebih dahulu memutuskan,” buka Subkhiddin.

    “Namun, karena menggunakan VAR, jadi VAR ini akan selalu mengecek keputusan wasit, yang berdasarkan protokol yang sudah diketahui. Seperti kartu merah, insiden di area penalti, sebelum gol mungkin ada kejadian berupa pelanggaran dan sebagainya.”

    “Jadi untuk mengenal pasti pelanggaran ini, maka setiap wasit harus memiliki konsistensi atau pemahaman yang sama,” sambungnya.

    Lebih lanjut, dia menjelaskan kalau di kursus ini dia memberikan penekanan di topik-topik Laws of the Game.

    “Wasit harus satu pemahaman, dan memperkecil perbedaan sudut pandang masing-masing. Karena manusia juga tak luput dari kesalahan. Supaya jelas, kartu merah, ya kartu merah. Kalau ada perbedaan satu atau dua persen, itu biasa di kalangan wasit seluruh dunia, terpenting adalah apa yang ada di Indonesia ini, perlu memastikan wasit tengah punya keputusan yang tepat,” jelasnya.

    Adapun untuk materi teori, dilaksanakan di Kinasih Resort Depok dan prakteknya dilakukan di Stadion Pakansari, dengan materi amandemen Law of the Game terbaru dan pelatihan VAR.

    THORIQ ALKATIRI

    Salah satu peserta kursus, Thoriq Alkatiri mengungkapkan mengenai kursus ini. “Dari hari pertama kita melakukan sosialisasi tentang peraturan permainan yang terbaru (Laws of the Game-LotG) sampai lima hari, sampai topik-topik yang berkaitan dengan LotG terbaru, seperti offside, handball, tactical foul, dan challenging, begitu seterus setiap hari,” katanya.

    Dia juga menyinggung soal adanya materi dengan menggunakan VAR. “Terutama VAR, ketika kita akan memulai memasuki musim kompetisi baru, karena kita akan menggunakan VAR. Otomatis kita juga akan refresh juga. Jadi kita dari pagi, sudah ada di stadion untuk praktek simulasi pertandingan dengan adanya VAR,” ungkap Thoriq.

    Dia menilai para wasit peserta ini sudah dalam tahap yang bagus, dan progres meningkat. “Namun ada juga wasit yang belum pernah bertugas di VAR, makanya kita melakukan ini, supaya mengulang, dan tidak lupa saat nanti bertugas,” sebutnya.

    Terakhir, dia menyampaikan harapannya di konpetisi musim depan nanti. “Saya berharap dengan adanya kursus ini, para wasit dan juga saya, bisa bekerja dengan baik, terutama kita akan memggunakan VAR, saya yakin akan lebih siap lagi daripada musim sebelumnya dan lebih baik,” tutupnya

    Sebagai informasi, bahwa kuota wasit liga 1 musim 2024/2025 adalah sebanyak 29 wasit dan 46 asisten wasit.

    Nama wasit dan asisten wasit peserta kursus ini, adalah wasit dan asisten wasit yang berhasil memiliki performa yang baik dalam satu musim terakhir dan dapat dibuktikan, dengan penilaian yang objektif dari penilai wasit setiap pertandingan, penilaian tim evaluasi dan disetujui oleh komite wasit PSSI bersama dengan para ahli dari JFA.

    Daftar Nama Perserta Kursus

    Wasit:

    1. Nendi Rohaendi – Jawa Barat

    2. Asep Yandis – Jawa Barat

    3. Rio Putra Permana – Riau

    4. Yudi Nurcahya – Jawa Barat

    5. Thoriq Munir Alkatiri – Jawa Barat

    6. Heru Cahyono – DKI Jakarta

    7. Naufal Adya Fairuski – Jawa Barat

    8. Armyn Dwi Suryathin – Sumatera Selatan

    9. Aidil Azmi – Aceh

    10. Gedion Dapaherang – DKI Jakarta

    11. Candra – Sumatera Barat

    12. Ryan Nanda Saputra – Jawa Barat

    13. Tomi Manggopa – Sulawesi Utara

    14. Ginanjar Rahman Latief – Jawa Barat

    15. Sance Lawita – Sulawesi Utara

    16. M Erfan Efendi – Jawa Timur

    17. Aprisman Aranda – Sumatera Barat

    18. Muhammad Tri Santoso – D.I Yogyakarta

    19. Muhammad Iqballuddin – DKI Jakarta

    20. Irfan Wahyu Wijanarko – D.I Yogyakarta

    21. Agung Setiyawan – Jawa Timur

    22. Amri Nurhadi – Jambi

    23. Totok Fitrianto – Sulawesi Utara

    24. Steven Yubel Poli – Sulawesi Utara

    25. Pipin Indra Pratama – Jawa Timur

    26. Eko Saputra – Sumatera Barat

    27. Axel Febrian Sinaga – DKI Jakarta

    28. Fibay Rahmatullah – Banten

    29. Ridwan Pahala – Jawa Barat

    Asisten Wasit:

    1. Nurhadi – Jawa Timur

    2. Beni Andriko – Sumatera Barat

    3. Bangbang Syamsudar – Jawa Barat

    4. Eko Haryadi – DKI Jakarta

    5. M Akbar Jamaluddin – Sulawesi Selatan

    6. Azizul Alimuddin Hanafiah – D.I Yogyakarta

    7. Fajar Furqon – Jawa Timur

    8. Ruslan Waly – Sulawesi Utara

    9. Dadang Nofiandi Setyawan – D.I Yogyakarta

    10. Sulaiman Simatupang – Sumatera Utara

    11. Asri – Riau

    12. Arsyad Najamuddin – Kalimantan Timur

    13. Azwardin Lubis – Sumatera Utara

    14. Frengki Fredianto – Jawa Tengah

    15. Mochamad Fatlan – DKI Jakarta

    16. Mohammad Ansori – DKI Jakarta

    17. Pranoto – Jawa Tengah

    18. Adi Nanda – DKI Jakarta

    19. Edwardo Prima Satya – Jawa Timur

    20. Galuh Jamal Panuntun – DKI Jakarta

    21. Karnedi – Riau

    22. Agus Romadhon – D.I Yogyakarta

    23. Fuad Qohar – Jawa Timur

    24. I Gede Selamet Raharja – Bali

    25. Sriyanto – DKI Jakarta

    26. Fajar Sigit Prasetiyo – Jawa Tengah

    27. Nawan Apandi – Jawa Barat

    28. Sudarmono – DKI Jakarta

    29. Geofari Ade Reza Bilfaqih – Bali

    30. Dedi Saputra – Aceh

    31. Gilang Ade Mizwar – Maluku Utara

    32. Mardiyono – Jawa Barat

    33. Heru Triswanto – DKI Jakarta

    34. Dimas Tantowi Jauhari – Jawa Timur

    35. Umar – Jawa Tengah

    36. Jaka Prasetia – DKI Jakarta

    37. Anang Sutardi – Jawa Barat

    38. I Putu Agus Joni Arta – Bali

    39. Jursadat – Sulawesi Tengah

    40. Fuad Rifki Al Rasyid – Jawa Tengah

    41 Samsul Bahuri – Riau

    42. Hendra Cipta Nasution – Sumatera Utara

    43. Rozin Zuhairi Agil – D.I Yogyakarta

    44. Istamar – Riau

    45. Sandry Maga – Sulawesi Utara

    46. Romi Fadila – DKI Jakarta

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Pratap Singh PSSI Subkhiddin Mohd Salleh Thoriq Alkatiri Toshiyuki Nagi Yoshimi Ogawa
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.