Timnas Wanita Indonesia melangsungkan pemusatan latihan yang dilaksanakan di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Jumat (5/7). Dalam pemusatan Latihan tersebut terdapat beberapa pemain abroad yang turut bergabung.
Selain Estella Loupatty dan Noa Leatomu hadir dua pemain abroad anyar yakni Sydney Hopper dan Amira Dahl. Namun, Amira Dahl masih belum mengikuti sesi Latihan karena baru saja tiba di Indonesia.
Bagi yang tidak tahu, Sydney Hopper [17] merupakan pemain yang besar di Amerika Serikat [AS] dan akan bermain di Dallas Baptist University untuk tahun depan. Sedangkan untuk Amira Dahl [18] merupakan pemain abroad dari Jerman yang bermain untuk Werder Bremen di Liga Wanita Jerman. Amira Dahl juga sebelumnya telah mengantongi tujuh caps timnas Wanita Jerman U-17.
Pemusatan latihan tersebut dilakukan sebagai ajang persiapan untuk bertanding di laga uji coba. Untuk lawan yang akan dihadapi adalah China pada 11 dan 16 Juli 2024.
Pelatih timnas Wanita Indonesia, Satoru Mochizuki, mengatakan kalau persiapan terus dilakukan guna memantapkan permainan yang akan diterapkan. “Untuk ujicoba hari ini tidak ada hubungannya dengan kekuatan lawan.
“Jadi kami hanya uji tanding saja dan melihat pemain-pemain yang baru bergabung. Hari ini ada Sydney Hopper, Noa Leatomu dan Estella Loupatty,” kata Satoru Mochizuki.
Pelatih asal Jepang tersebut mengakui kalau timnya sudah mengalami perkembangan yang sangat baik. Bahkan semuanya sudah mulai padu satu sama lain.
“Saya rasa dengan latihan seperti ini sudah lumayan cukup. Kemudian kami masih ada dua kali latihan dan saya ingin memastikan lagi kombinasi antar pemain,” ucap Satoru Mochizuki.
Satoru Mochizuki juga mengapresiasi permainan dari Sydney Hopper. Bahkan sang pemain berhasil mencetak dua gol di laga latih tanding menghadapi PSF [Pancoran Soccer Field]. Pada laga itu timnas Wanita Indonesia menang dengan skor 4-0.
“Kalau kami lihat dari posturnya, dia tinggi dan badannya tegap. Hari ini dia lumayan bisa mencetak dua gol dan semoga saja dia bisa masuk ke timnas wanita Indonesia,” tutup Satoru Mochizuki.
BUTUH JAM TERBANG
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi mengungkapkan kalua Garuda Pertiwi masih membutuhkan jam terbang yang banyak. Dengan begitu diyakini kalau timnas Wanita Indonesia akan lebih berkembang lagi.
“Yang pasti timnas wanita senior ini butuh jam terbang yang banyak dan itu merupakan bagian dari road map yang disampaikan pelatih (Satoru Mochizuki) kepada Ketum PSSI (Erick Thohir),” kata Yunus Nusi.
Upaya PSSI pun terus dilakukan sesuai dengan permintaan dari Satoru Mochizuki. Ia mengatakan kalau sang pelatih ingin dibantu untuk mendapatkan lawan uji coba.
“Bahwa jam terbang yang sangat dia butuhkan untuk timnas ini dan kami pasti menyiapkan hal itu,” ujar Yunus Nusi.
KEMBALI KE PELATIH
Yunus Nusi sendiri memastikan bahwa PSSI akan terus berkomitmen untuk mendukung semua kegiatan pelatih dalam mengembangkan tim. Salah satunya dengan mewujudkan keinginan pelatih.
Untuk itu, PSSI akan menyerahkan semuanya kepada pelatih. “Kami tentu menyerahkan sepenuhnya kepada pelatih karena kami percaya,” kata Yunus Nusi.
Menurut dia, PSSI mendukung penuh semua program pengembangan yang ingin dilakukan pelatih asal Jepang tersebut. Mulai program latihan, uji coba, pemilihan pemain, dan lainnya tidak akan dicampuri oleh pengurus.
“Untuk sementara ini, dia (Satoru) masih meminta dibantu semua proses persiapan latihan. Terus, kami juga siapkan hotel, transportasi, dan semua kebutuhan yang lain,” ujar dia.
Yunus menilai Satoru pelatih yang berpengalaman dan sangat profesional. Oleh sebab itu, PSSI berusaha hal yang sama guna mendukung setiap aktivitas untuk mengembangkan timnas putri.
View this post on Instagram


