Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong membeberkan kalau timnya dipastikan tidak akan menggelar training camp dalam Waktu dekat. Jadwal yang padat dan liga yang akan Kembali bergulir menjadi alasan dirinya tak mengadakan training camp.
Shin Tae-yong pun mempercayakan kondisi para pemainnya kepada klub masing-masing. Sebagai gantinya, ia meminta para pemain untuk menjaga kondisi agar tetap dalam performa yang baik.
Seperti diketahui timnas Indonesia akan tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan tergabung di grup C. Dalam grup tersebut timnas Indonesia akan melawan Jepang, Australia, Arab Saudi, Bahrain, dan China.
Laga perdana timnas Indonesia akan betandang ke Arab Saudi Jumat (6/9). Beberapa hari berselang akan bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Selasa (10/9) mendatang.
Melihat jadwal tersebut, Shin Tae-yong pun sudah menetapkan tanggal para pemain berkumpul. Nantinya mereka akan berkumpul terlebih dahulu di Jakarta sebelum ke Arab Saudi.
“Ya seperti kita tahu ya, maksudnya, kita tidak bisa kumpul atau kita bisa mengadakan TC selain FIFA matchday,” ucap Shin Tae-yong, Kamis (25/7/2024).
“Jadi pastinya kita akan berkumpul tanggal 2 September, itu FIFA Matchday. Saat ini para pemain sedang latihan di tim masing-masing juga,” ujar Shin Tae-yong.
KEMAJUAN
Sebelumnya Shin Tae-yong mengatakan di sebuah kanal Youtube di Korea Selatan, bahwa saat ini timnas Indonesia sudah mengalami kemajuan yang cukup baik. Ia pun menebarkan ancaman kepada lawan.
Meskipun ia tahu betul bahwa lawan yang akan dihadapi sangat berat, namun harapan teta ada. Bahkan ia menargetkan bisa lolos ke Piala Dunia 2026 melalui putaran keempat.
Dengan kata lain, Shin Tae-yong menargetkan bisa menempati peringkat tiga atau empat. Pasalnya untuk peringkat satu dan dua sangatlah sulit karena ada Jepang dan Australia yang merupakan negara langganan Piala Dunia.
“Peluang lolos langsung ke Piala Dunia 2026 memang berat, tapi kita menargetkan di putaran ke keempat,” kata Shin Tae-yong di kanal YouTube @katakan Lee Kyung-gyu.
“Menurut saya tidak masalah karena kami tidak menargetkan posisi 1 atau 2. Kami lebih baik melawan tim yang lebih kuat seperti tim peringkat 1 atau 2. Jika ada situasi saling mengalahkan, itu akan bagus,” sambungnya.
“Jujur di grup ini memang berat, Jepang dan Australia mempunya kans jukup besar untuk lolos langsung ke Piala Dunia 2026,” lanjut Shin Tae-yong.
“Ini realitis, kita hanya menargetkan mencapai posisi 3 dan 4 untuk putaran keempat dan mendapatkan tiket lolos disana. Jika tidak, kami akan bermain di playoff dengan tiket 0.5. Jadi tim peringkat 1 atau 2, siapa pun itu, tidak masalah bagi kami,” jelasnya.
BUKAN TARGET
Meskipun Shin Tae-yong menargetkan bisa lolos ke putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dan lolos ke Piala Dunia 2026melalui jalur tersebut, nyatanya PSSI sendiri tidak menargetkan dirinya bisa bawa timnas Indonesia ke ajang tersebut. Target PSSI justru bukan lolos Piala Dunia 2026, melainkan masuk 100 besar dunia.
Pernyataan tersebut dikatakan oleh Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga selepas pihaknya memperpanjang kontrak Shin Tae-yong. Dalam kesepakatannya, Shin Tae-yong diwajibkan bawa timnas Indonesia berada di 100 besar dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.
“Enggak ada [target lolos Piala Dunia]. Begini, kalau target kan kita untuk pelatih sendiri kan kita berharap mencapai 100 [ranking FIFA] lah gitu,” ucap Arya beberapa waktu lalu.
“Kalau yang ini ya [Piala Dunia], ya kita pasti berharap masuk lah ya. Apakah target itu kan itu enggak masuk dalam kontrak kita gitu, tapi kalau kita ingin lewat round 3 atau lewat pilihan dunia ya, ini yang kita sih berharap jangan sampai playoff gitu,” lanjutnya.
Arya mengatakan kalau lolos Piala Dunia 2026 melalui putaran ketiga tentulah sangat sulit. Terlebih lagi ada tiga tim yang satu grup dengan Indonesia yang biasa lolos ke Piala Dunia.
Meski di luar target, tetapi ada keinginan untuk bisa lolos ke Piala Dunia. Kesempatan yang cukup realistis adalah di putaran keempat. Oleh karena itu, meskipun tidak ditargetkan, tetapi usaha habis-habisan menjadi hal yang wajib.
“Ya berharapnya ketika round 4. Memang 3-4 ya. Tiga lawan di grup itu adalah kemarin langganan Piala Dunia gitu. Tiga nih [Jepang, Australia, Arab Saudi].”
“Sementara yang lolos [langsung ke Piala Dunia] di round tiga berapa? Dua. Berarti mereka saja yang langganan itu bisa enggak lewat [lolos] di round tiga. Satu pasti enggak lewat. Enggak mungkin enggak. Pasti tuh.
“Jadi ya sudah tahu dia berat banget nih grup. Tapi kan kita kan nothing to lose tuh. Jangan jadi beban berat. Realistis, tapi kita berjuang habis-habisan,” ungkap Arya.
View this post on Instagram


