Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป 5 Pesepak Bola Kakak Beradik yang Membela Tim Nasional Berbeda, Satu dari Indonesia
    Sepakbola Nasional

    5 Pesepak Bola Kakak Beradik yang Membela Tim Nasional Berbeda, Satu dari Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaSeptember 20, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dalam dunia sepak bola tidak sedikit kakak beradik yang memiliki karier yang cukup cemerlang. Bahkan ada pula pemain kembar yang bermain di satu klub seperti halnya Gary Neville dan Phill Neville di Manchester United juga ada Lars dan Sven Bender di 1860 Munich.

    Namun siapa sangka, ada juga pemain kakak beradi yang justru bermain untuk negara yang berbeda. Berikut daftar kakak beradik yang memperkuat tim nasional berbeda:

    5. Granit Xhaka (Swiss) dan Taulant Xhaka (Albania)

    Siapa yang tidak tahu kakak beradik yang sempat mendapatkan sorotan ketika salah satunya bermain untuk Borussia Monchengladbach. Sebelunya keduanya merupakan pemain FC Basel, tim raksasa asal Swiss.

    Meskipun keduanya bermain untuk FC Basel, tetapi karier Granit Xhaka lebih tokcer dibandingkan Taulant Xhaka. Selama kariernya, Granit Xhaka bermain untuk Borussia Monchengladbach juga pernah bermain untuk Arsenal.

    Keduanya merupakan pemain kelahiran Swiss. Meski demikian, ternyata kedua orang tuanya merupakan orang Albania.

    Faktor itulah yang membuat akhirnya keduanya memutuskan untuk memperkuat tim nasional yang berbeda. Granit Xhaka bermain untuk Swiss, dan Taulant Xhaka bermain untuk tanah kelahiran orang tuanya.

    4. Jerome Boateng (Jerman) dan Kevin-Prince Boateng (Ghana)

    Kedua pemain ini merupakan saudara tiri yang memutuskan untuk membela dua tim nasional yang berbeda. Jerome Boateng bermain untuk Jerman dan Kevin-Prince Boateng bermain untuk Ghana.

    Ayah mereka merupakan pria kelahiran Ghana, yang berpindah ke Jerman. Sempat sama-sama bermain di Herta Berlin, namun karier keduanya seakan berbanding terbalik.

    Jerome Boateng lama menghabiskan kariernya di Jerman tepatnya di Bayern Munich, sedangkan Kevin-Prince Boateng banyak bermain di luar Jerman. Begitu juga di tim nasional. Jerome Boateng pernah membawa Jerman juara Piala Dunia 2010, sedangkan Kevin-Prince Boateng belum pernah mempersembahkan gelar untuk Ghana.

    3. Christian Vieri (Italia) dan Max Vieri (Australia)

    Siapa yang tidak kenal dengan legenda timnas Italia, Christian Vieri. Penyerang mematikan ini sudah melanglang buana di kancah sepak bola Eropa. Ia pernah bermain untuk Juventus, Atletico Madrid, Lazio, Inter Milan, AC Milan, sampai Atalanta.

    Namun, siapa sangka kalau sang pemain memiliki seorang adik yang bermain untuk timnas Australia. Sang adik Bernama Max Vieri.

    Diketahui kalua keduanya merupakan seorang kakak beradik yang memiliki tempat lahir yang berbeda. Christian lahir pada 1973 ketika sang ayah tengah bermain untuk Bologna, sementara Max lahir pada 1978 di Sydney, Australia

    2. Paul Pogba (Prancis), Mathias Pogba & Florentin Pogba (Ghana)

    Ketiga pesepak bola ini sepertinya tidak bisa untuk tidak dimasukkan ke dalam daftar pemain kakak beradik yang memperkuat timnas berbeda. Begitu juga dengan kariernya yang cukup timpang.

    Paul Pogba merupakan pemain yang paling terkenal dibandingkan dua lainnya. Paul Pogba selama kariernya bermain untuk dua tim besar Eropa, yakni Juventus dan Manchester United.

    Berbeda lagi dengan Mathias dan Florentin Pogba yang bermain untuk timnas Ghana. Dalam kariernya Mathias banyak bermain untuk tim divisi Bawah, tak berbeda jauh dengan Florentin yang banyak bermain untuk tim medioker.

    1. Tijjani Reijnders (Belanda) dan Eliano Reijnders (Indonesia)

    Kakak beradik yang satu ini mungkin yang terbaru. Sebelumnya baik Tijjani Reijnders dan Eliano Reijnders merupakan pemain berpaspor Belanda.

    Hanya Eliano Reijnders baru saja dinaturalisasi oleh timnas Indonesia, sehingga ia akan bermain untuk tim Merah Putih. Meski prosesnya sedang berjalan, namun kepastian dirinya menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sudah ditentukan.

    Eliano Reijnders dipastikan akan menjadi WNI pada 23 September 2024. Kementrian Hukum dan HAM sudah memastikan kalau sang pemain akan dilantik di tanggal tersebut.

    Sebelumnya Tijjani Reijnders sempat ditawarkan untuk berbaju timnas Indonesia, tetapi sang pemain menolak. Sampai akhirnya sang adiklah yang memutuskan untuk memperkuat timnas Indonesia.

    Diketahui kalau Tijjani Reijnders dan Eliano Reijnders memiliki darah Indonesia dari sang ibu yang merupakan wanita keturunan Ambon bernama Angelina Lekatompessy.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    christian vieri Eliano Reijnders granit xhaka Jerome Boateng Kevin-Prince Boateng Max Vieri Paul Pogba Taulant Xhaka Tijjani Reijnders
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.