Sebuah kabar buruk tengah meliputi AS Roma. Di tengah persiapan menjamu lawan berat, Inter Milan, Senin (21/10), striker andalan mereka, Artem Dovbyk, sedang masuk pemantuan tim medis.
Hal itu lantaran Dovbyk membawa pulang oleh-oleh cedera ringan di bagian lutut usai tampil dua kali membela negaranya, Ukraina, di jeda internasional.
Menurut Sky Sports Italia, Dovbyk sudah merasakan sakit di bagian lututnya kala tampil menghadapi Georgia, Jumat (11/10). Laga itu dimenangkan oleh Ukraina dengan skor 1-0 lewat gol tunggal bomber Chelse, Mykhailo Mudryk. Nah, Dovbyk bermain selama 75 menit di laga tersebut.
Meski kondisi sang striker kurang fit 100%,, pelatih Ukraina yang dulunya merupakan tandem sehati Andriy Shevchenko, Serhiy Rebrov, tetap memainkan Dovbyk sejak menit awal di laga berikutnya kontra Republik Ceko, (15/10).
Beruntung bagi Dovbyk, meski kondisinya tak terlalu fit, ia masih sanggup mencetak gol tunggal Ukraina ke gawang Ceko lewat titik putih di menit ke-52. Apalagi, gol tersebut juga merupakan gol penyeimbang kedudukan lantaran Ceko sempat lebih dulu memimpin berkat gol pembuka Luka Erv.
Barulah sekitar 22 menit setelah namanya masuk dalam scorehsheets (menit 80), Dovbyk ditarik keluar. Ia digantikan Roman Yaremchuk.
Begitu kelar tugas negara dan kembali ke AS Roma, Rabu (16/10), Dovbyk langsung melaporkan rasa sakitnya ke tim dokter AS Roma. Menurut laporan Football Italia, sang striker dipersilhkan absen di markas latihan Roma, Trigoria. Namun di sesi latihan Kamis, Dovbyk sudah kembali muncul meski menjalani latihan terpisah.
Dilansir Sky Sports Italia, tim dokter Roma bakal mengobservasi cedera lutut Dovbyk sebelum memutuskn sang striker layak bermain kontra Inter atau tidak. Jika nantinya Dovbyk diputuskan belum siap tampil kontra Inter, maka hal itu bakal menjadi keputusan berat bagi skuat Giallorossi.
Pasalnya, Dovbyk sudah langsung menjelma menjadi striker andalan di Roma. Ia sudah mengemas empat gol dari sembilan penampilan semua ajang. Koleksi empat golnya tersebut juga menjadikan Dovbyk sebagai pengoleksi gol terbanyak Roma sejauh ini.
Apalagi, Roma bisa dibilang belum memiliki goal-getter lain selain Dovbyk musim ini. Hal itu sesuai dengan fakta bahwa hanya Dovbyk-lah satu-satunya pemain Roma yang sudah mengoleksi lebih dari satu gol musim ini. Sisanya, ada lima rekannya yang baru mengoleksi satu gol, yakni Bryan Cristante, Eldor Shomurodov, Tommaso Baldanzi, Niccolo Pisillo, dan Paulo Dybala.
Sebagai catatan, Roma tak pernah kalah setiap kali Dovbyk mencetak gol, yakni imbang 1-1 vs Monza, imbang 1-1 vs Bilbao, menang 3-0 vs Udinese, dan imbang 1-1 vs Genoa.
Skuat asuhan Ivan Juric juga baru menelan satu kekalahan di Serie A musim ini. Hanya memang, di enam laga lainnya, Dovbyk dkk. cuma mampu meraih dua kemenangan dan sisa empat laga lainnya berakhir imbang.
Rangkaian hasil tersebut membuat Roma saat ini cuma menempati peringkat ke-9. Sementara itu, Inter Milan berada di peringkat runner-up lantaran berselisih dua poin dari tim pemuncak klasemen, Napoli.
View this post on Instagram


