Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Barcelona 4-1 Bayern: Yang Spesial dari Torehan Hattrick Raphina dan Kemenangan Pertama dalam 9 Tahun
    Liga Champion/Europa

    Barcelona 4-1 Bayern: Yang Spesial dari Torehan Hattrick Raphina dan Kemenangan Pertama dalam 9 Tahun

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 24, 2024No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Selebrasi Raphina usai melengkapi torehan hattrick-nya ke gawang Bayern Munich.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Berkat torehan hattricknya, Raphina sukses menjadi bintang kemenangan 4-1 Barcelona kala menjamu Bayern Munich di ajang Liga Champions, Kamis (24/10).

    Apalagi, jika mengacu pada catatan head-to-head, Barca sebenarnya tak terlalu diunggulkan. Sebelum laga dini hari tadi, mereka selalu kalah dari Bayern di enam pertemuan terdahulu (Seluruhnya di ajang Liga Champions).

    Bahkan, sudah hampir 10 tahun berlalu sejak terakhir skuat Blaugrana berhasil mengalahkan The Bavarians, yakni di Liga Champions musim 2014/15. Kala itu, kedua tim bersua di semifinal. Barca menang 3-0 di leg kedua berkat dua gol Lionel Messi (menit 77’ dan 80’) dan gol Neymar (90+4’).

    Kemenangan itu sekaligus mengantar Barca ke final lantaran mereka selamat dari kekalahan 0-2 versus Bayern di leg pertama. Pada musim itu, Barca akhirnya keluar sebagai juara usai menaklukkan Juventus 3-1 di laga puncak.

    Kembali ke laga dini hari tadi. Raphina mempesona lewat torehan hattricknya. Ia sudah langsung mencuri perhatian lewat gol pembuka saat laga baru berjalan satu menit. Akan tetapi, Bayern bisa segera membalas dan menyamakan kedudukan lewat gol Harry Kane (18’).

    Beruntung, Barca bisa menambah dua gol di 10 menit sebelum jeda berkat aksi Robert Lewandowski (36’) dan gol kedua Rapinha (45’).

    Sekitar 11 menit setelah turun minum, Raphina menggenapi hattricknya guna mengantar Barca unggul 3-1. Skor itu bertahan hingga akhir laga.

    Berkat torehan hattricknya tersebut, Raphina sukses mencatatkan namanya di buku sejarah Liga Champions. Dilansir Squawka, ia kini resmi menjadi satu dari hanya empat pemain yang mampu mencetak tiga gol ke gawang Bayern di ajang Liga Champions.

    Para pendahulu Raphina adalah Roy Makaay (Deportivo La Coruna-2002), Sergio Aguero (Man. City-2014), dan Cristiano Ronaldo (Real Madrid-2017).

    Berkat tambahan tiga gol ini, Raphina berarti sudah mengoleksi delapan gol untuk Barca di semua ajang musim. Ia menjadi pemain terproduktif kedua di internal tim lantaran cuma kalah subur dari bomber utama, Robert Lewandowski (15 gol).

    Yang tak kalah keren dari hattrick Raphina adalah soal bagaimana ia begitu efektif mengoptimalkan peluang. Menurut data statistik Whoscored, winger asal Brasil itu cuma melepas tiga tembakan yang mana seluruhnya on-target dan berujung gol.

    Mengacu pada rating pemain, Raphina juga mendapat nilai tertinggi (9,5). Sebagai perbandingan, rekan setim yang rating penampilannya mendekati Raphinha hanyalah Lamine Yamal (8,5).

    Menyusul berikutnya adalah Fermin Lopez (7,6) yang berkontribusi dua assist. Menurut Opta, Lopez – yang baru berusia 21 tahun dan 165 hari – menjadi pemain termuda Barca yang mampu menorehkan dua assist dalam satu laga Liga Champions setelah Isaac Cuenca (vs BATE Borisov di tahun 2011).

    Kala itu, Cuenca baru berusia 20 tahun dan 223 hari. Saat ini, Cuenca tak lagi bergelut sebagai pemain. Kariernya mentok karena cedera lutut kanan yang cukup parah. Klub terakhir yang dibela Cuenca adalah Vegalta Sendai (Jepang).

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    barcelona Bayern Munich cetak 3 gol hasil pertandingan hattrick Liga Champions raphina roy maakay sergio aguero
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    August 15, 2025

    Carles Puyol Tak Sabar Beraksi di GBK, Waspadai Pemain Real Madrid Legends

    August 8, 2025

    El Clasico Clash of Legend Siap Gebrak Stadion GBK, Carles Puyol dan Luis Figo Dipastikan Bermain

    August 8, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.