Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Timnas U-17 Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto Justru Mengaku Malu Karena Hal Ini
    Sepakbola Nasional

    Timnas U-17 Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2025, Nova Arianto Justru Mengaku Malu Karena Hal Ini

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaOctober 28, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Timnas U-17 Indonesia akhirnya memastikan diri lolos ke Piala Asia U-17 2025. Kepastian tersebut didapat setelah timnas U-17 Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Australia.

    Hasil ini membuat timnas U-17 Indonesia menempati peringkat kedua di Grup G dengan 7 poin. Poin tersebut cukup membawa timnas U-17 Indonesia ke putaran final melalui jalur peringkat kedua terbaik.

    Laga yang berlangsung di Stadon Abdullah Alkhalifa, Minggu (27/10/2024) malam WIB bukanlah laga yang mudah. Bahkan Garuda Muda dalam tekanan di awal laga.

    Pada awal pertandingan, Australia tampil agresif dengan langsung mengambil inisiatif serangan. Sementara itu, Tim Garuda Muda memilih bermain lebih bertahan dan berhati-hati.

    Serangan bertubi-tubi Australia di awal babak pertama berhasil diantisipasi oleh lini pertahanan Indonesia. Peluang emas pertama untuk Garuda Muda lahir di menit ke-12 ketika Zahaby Gholy melepaskan tendangan keras dari kaki kanan.

    Hanya tembakan Zahaby Gholy dapat ditepis oleh penjaga gawang Australia. Dua menit berselang, kesempatan lain kembali hadir.

    Umpan dari Mierza Firjatullah berhasil disambut oleh Gholy dengan first time shot, tetapi bola yang kemudian disambar Evandra Florasta melambung tipis di atas mistar.

    The Socceroos muda berulang kali mencoba menekan pertahanan Indonesia dengan tak kurang dari lima tembakan yang diarahkan ke gawang Dafa Al Gasemi. Namun, kokohnya pertahanan yang digalang anak asuhan Nova Arianto mampu menghalau serangan-serangan tersebut.

    Di menit ke-31, Australia hampir mencetak gol ketika Anthony Didulica lepas dari pengawalan di dalam kotak penalti Indonesia, namun tendangan mendatarnya berhasil dihalau dengan sigap oleh Dafa. Hingga akhir babak pertama, skor tetap 0-0.

    Memasuki babak kedua, kedua tim bermain dengan tempo sedang. Tim Garuda Muda mendapatkan peluang di menit ke-61 melalui skema serangan balik.

    Namun umpan crossing dari Mierza gagal dituntaskan dengan sempurna oleh Daniel Alfredo. Alhasil, bola hanya melambung di atas mistar.

    Setelah peluang didapat Indonesia, Australia langsung bermain aman. Bukan tanpa alasan, jika laga berakhir imbang, maka keduanya akan dinyatakan lolos ke Piala Asia U-17 2025.

    Sadar akan hal itu, Australia hanya memainkan bola di daerah pertahanannya. Indonesia sendiri tidak berusaha untuk mencuri bola dari pemain Australia.

    Sejak saat itu, pertandingan sudah tidak dapat dinikmati kembali. Pasalnya sampai akhir laga, Australia hanya memainkan passing pendek antara empat pemain di daerah pertahanan. Begitu juga dengan Indonesia yang tanpa melakukan usaha untuk mencuri bola.

    Selepas pertandingan, Pelatih timnas U-17 Indonesia, Nova Arianto mengatakan kalau dirinya sangat dengan hasil yang didapat. Ia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang menjadi bagian dari timnas U-17 Indonesia.

    “Yang pasti saya apresiasi kepada semua komponen tim, dari pemain, staf, ini yang kita tunggu-tunggu. Kita bisa melihat tim senior kita bisa lolos ke Piala Asia, kita juga bisa lolos. Itu semua jadi motivasi kami,” kata Nova Arianto selepas laga.

    Kendati begitu, ia tak menampik kalau timnya masih memiliki catatan yang harus diperbaiki. Ke depannya, ia akan melakukan evaluasi demi memperbaiki kekurangan yang ada.

    “Bersyukur kita akhirnya bisa lolos, banyak yang harus kita perbaiki, tetapi kita bisa rasakan, kita bangga bisa lolos,” sambungnya.

    Nova Arianto juga sempat mengomentari jalannya pertandingan yang berlangsung sangat membosankan sejak pertengahan babak kedua sampai ke akhir. Menurutnya, ia terpaksa mengikuti cara bermain Australia demi bisa menjaga asa ke Piala Asia U-17 2025.

    “Jujur secara permainan saya pribadi malu sebagai pelatih, tetapi sekali lagi ini yang harus kita terima dan jalani. Situasinya memang di setengah pertandingan saya mendengar kabar kalau kita seri saja lolos, akhirnya kita membuat secara taktikal pun sama, kita buat defend di daerah sendiri dan ketika dapat bola kita lakukan counter attacking,” kata Nova lagi.

    “Kita bisa melihat Australia pun sama, saat punya bola mereka tidak mau menyerang kita. Itu menjadi suatu pertandingan yang jujur saya tidak begitu suka, tetapi apapun jalannya pertandingan hari ini saya bersyukur kita bisa lolos,” ungkapnya.

    Terakhir, Nova menjelaskan bahwa keberhasilan timnya tak lepas dari persiapan tim yang matang. Rangkaian turnamen yang cukup padat, yang berlangsung sejak Februari menjadi bagian dari cerita sukses tim Garuda Muda lolos ke Piala Asia U-17 2025.

    “Kita persiapan dari Februari, dari awal seleksi, TC di Jogja, ada AFF, TC di Bali dan Spanyol.

    “Jadi saya sangat apresiasi para pemain karena ini enggak mudah, mereka harus meninggalkan sekolah cukup lama juga, ini terbayar dengan akhirnya kita bisa lolos,” tutupnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Australia Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 Nova Arianto Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.