Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Meniti Karier dari Lapangan ke Pinggir Lapangan: Perjalanan Nova Arianto
    Sepakbola Nasional

    Meniti Karier dari Lapangan ke Pinggir Lapangan: Perjalanan Nova Arianto

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 14, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Nova Arianto Sartono lahir pada 4 November 1979 di Semarang, Jawa Tengah. Ia merupakan mantan pemain bertahan dengan tinggi badan 1,83 meter. Nova adalah putra dari pelatih senior Sartono Anwar.

    Karier Sebagai Pemain

    Nova Arianto mengawali karier profesionalnya bersama Arseto Solo pada musim 1997โ€“1998. Ia kemudian memperkuat PSIS Semarang, Persebaya Surabaya, PSS Sleman, Persib Bandung, Sriwijaya FC, dan terakhir Pelita Bandung Raya. Total, Nova mencatatkan 293 penampilan di level klub dan mencetak 15 gol sepanjang kariernya.

    Nova sempat memperkuat tim nasional Indonesia U-18 pada tahun 1996 dan kemudian mencatatkan 12 penampilan bersama tim nasional senior Indonesia antara tahun 2008 hingga 2010, dengan torehan 1 gol.

    Awal Karier Kepelatihan: Pemain dan Asisten Pelatih

    Setelah hendak pensiun sebagai pemain di Pelita Bandung Raya, Nova langsung memulai karier kepelatihannya di klub yang sama. Pada periode 2014โ€“2015, ia menjabat sebagai asisten pelatih di bawah kepemimpinan Dejan Antonic. Saat itu, Nova menjalani peran ganda sebagai pemain sekaligus asisten pelatih.

    Setelahnya, ia sempat melatih Madiun Putra dan tim muda Bhayangkara FC serta menjadi manajer dan direktur olahraga di Lampung Sakti.

    Asisten Pelatih Tim Nasional di Era Shin Tae-yong

    Nova mulai bergabung dengan struktur kepelatihan tim nasional Indonesia pada Januari 2020 sebagai asisten pelatih di berbagai kelompok umur, termasuk tim U-20, U-23, dan senior. Ia menjadi asisten pelatih utama Shin Tae-yong dalam lebih dari 50 pertandingan bersama tim nasional Indonesia, serta turut mendampingi Shin dalam 18 pertandingan bersama tim U-19 dan 13 pertandingan di level U-23.

    Selama masa tersebut, Nova berperan dalam program pemusatan latihan serta mendampingi tim nasional di berbagai ajang internasional, termasuk Kualifikasi Piala Dunia, SEA Games, dan turnamen persahabatan.

    Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17

    Nova Arianto resmi menjabat sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia U-17 pada 14 Februari 2024. Sejak menjabat, ia telah memimpin 12 pertandingan bersama tim U-17 dengan catatan 6 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Tim mengumpulkan total 19 poin dari 12 laga dengan rata-rata 1,58 poin per pertandingan.

    Dalam ajang Piala Asia U-17 2025, Nova membawa Indonesia meraih 3 kemenangan dari 3 laga di fase grup, menghasilkan 9 poin dengan rata-rata sempurna 3 poin per pertandingan. Sebelumnya, dalam laga uji coba internasional, tim U-17 mencatat 3 kemenangan, 1 hasil imbang, dan 5 kekalahan dari 9 pertandingan.

    Latar Belakang Keluarga Sepakbola

    Nova merupakan anak dari Sartono Anwar, salah satu pelatih legendaris Indonesia yang membawa PSIS Semarang menjuarai Divisi Utama 1987. Sartono juga pernah melatih berbagai klub seperti UMS Jakarta, BPD Jateng, Assyabaab Salim Group, Petrokimia Putra, Arseto Solo, Putra Samarinda, Persibo Bojonegoro, dan Persisam Samarinda. Sartono Anwar juga merupakan bagian dari tim pelatih tim nasional Indonesia pada era 1980-an hingga awal 1990-an.

    Nova Arianto Persib Bandung Shin Tae-yong timnas indonesia Timnas Indonesia U-17
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.