Gelandang muda berbakat kelahiran Belanda Djenna de Jong resmi mengumumkan keputusannya untuk mundur dari tim nasional Indonesia. Dalam pernyataannya di akun Instagram pribadinya, Djenna mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil setelah beberapa pengalaman yang menurutnya sangat tidak profesional selama bergabung dengan timnas.
Pernyataan Djenna di Instagram: “Sudah cukup lama saya tidak memberikan kabar, terutama terkait dengan tim nasional. Saya menerima banyak pesan yang menanyakan ‘bagaimana dan apa yang akan saya lakukan selanjutnya?’. Saya tahu banyak yang bertanya-tanya tentang situasi saya saat ini dan mengapa saya belum memberikan penjelasan.
Ada beberapa hal yang terjadi, yang saya miliki pendapat jelas tentangnya, hal-hal yang saya anggap sangat tidak profesional… namun saat ini saya tidak akan membahasnya lebih lanjut.
Keputusan ini membuat saya memutuskan untuk tidak lagi membela Indonesia. Saya tahu nilai diri saya, baik sebagai manusia maupun sebagai pemain, dan ini adalah pilihan yang sangat saya pertimbangkan. Meski saya merasa sangat sedih karena beberapa hal berakhir seperti ini, saya adalah seseorang yang selalu mengejar keadilan dan akan terus berdiri teguh untuk itu. Dunia sepakbola memang sangat tidak adil, dan saya kembali merasakannya sendiri!
Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar atas dukungan luar biasa yang saya terima. Terima kasih banyak! Dan ini PASTI bukan yang terakhir yang kalian dengar dari saya soal sepakbola…”
Perjalanan Karier Djenna de Jong
Djenna de Jong lahir di Belanda dari ayah berkebangsaan Maroko dan ibu asal Indonesia. Karier profesionalnya dimulai pada 2021 dengan SpVg Aurich di Liga Wanita Belanda U-17. Djenna kemudian bergabung dengan VfL Wolfsburg di Jerman untuk bermain di tim kedua mereka selama musim 2022/2023, sebelum akhirnya beralih ke NAC Breda pada 2024, yang bermain di Divisi Kedua Liga Wanita Belanda.
Kehadiran Djenna di Timnas Putri Indonesia
Djenna sebelumnya dipanggil oleh Garuda Pertiwi sejak Juni 2024, namun ia harus absen karena menjalani operasi amandel di Belanda. Setelah mengumumkan pensiun dini pada Desember 2024, Djenna akhirnya menerima undangan kembali dan bergabung dengan Timnas Putri Indonesia U-20 pada Februari 2025. Djenna diharapkan memberikan kontribusi besar di posisi gelandang serang (AMF), yang sangat dibutuhkan oleh Timnas Putri Indonesia.
Training Camp di Jepang dan Kompetisi Antar-Universitas
Pada Februari 2025, Djenna bergabung dengan skuad Timnas Putri Indonesia U-20 untuk mengikuti 25th University Women’s Soccer Regional Competition di Jepang, yang dimulai pada 25 Februari. Di ajang ini, Djenna bergabung bersama pemain-pemain lain seperti Claudia Scheunemann, Sydney Hopper, dan Felicia de Zeeuw. Sebelumnya, Timnas Putri Indonesia juga menggelar training camp panjang di Jepang usai laga tandang ke Arab Saudi.
Naturaliasi Pemain Baru
PSSI pada awal 2025 menyebutkan bahwa mereka tengah mengincar beberapa pemain baru, termasuk Djenna de Jong. Beberapa pemain ini sudah mengikuti training camp Garuda Pertiwi, seperti Bente Frieser, Iris de Rouw, Felicia de Zeeuw, dan Djenna de Jong.
Potensi Bermain untuk Maroko
Meskipun Djenna memutuskan untuk mundur dari Timnas Indonesia, ia masih memiliki peluang untuk bermain di level internasional. Djenna, yang lahir di Belanda dengan ayah berkebangsaan Maroko, berpotensi untuk memperkuat tim nasional Maroko. Berdasarkan regulasi FIFA, seorang pemain dengan kewarganegaraan ganda dan belum pernah bermain dalam pertandingan resmi senior dapat mengajukan permohonan untuk bergabung dengan negara lain, dalam hal ini, Maroko.
Saat ini, belum ada pengumuman resmi dari Djenna atau federasi sepakbola Maroko terkait hal tersebut, namun peluang ini tetap terbuka, dan masa depan Djenna di dunia sepakbola internasional masih sangat memungkinkan.


