Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Tidak Masuk Skema Pelatih, Djenna De Jong Dipastikan Gagal Perkuat Timnas Indonesia
    Sepakbola Nasional

    Tidak Masuk Skema Pelatih, Djenna De Jong Dipastikan Gagal Perkuat Timnas Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 30, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Proses naturalisasi pemain wanita, Djenna De Jong untuk memperkuat timnas putri Indonesia dipastikan batal terlaksana.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Proses naturalisasi pemain wanita, Djenna De Jong untuk memperkuat timnas putri Indonesia dipastikan batal terlaksana. Keputusan ini diumumkan menjelang persiapan tim Garuda Pertiwi menuju Kualifikasi Piala Asia 2026 yang akan digelar Juni 2025 mendatang.

    Djenna De Jong sebelumnya sempat diharapkan bisa menyusul jejak Estella Loupatty dan Noa Leatomu. Hanya, ia ternyata tak akan bergabung dengan skuad asuhan pelatih Satoru Mochizuki.

    Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan penjelasan terkait pembatalan ini. Menurutnya, setiap proses naturalisasi harus melalui pertimbangan pelatih dan tidak semua kandidat otomatis diterima meski telah memulai prosedur.

    “Untuk program naturalisasi, semua naturalisasi itu diproses secara transparan dan diputuskan oleh pelatihnya. Artinya banyak juga pemain naturalisasi di zaman sebelumnya, juga ada yang kami tidak lanjutkan prosesnya,” kata Erick.

    Djenna sebelumnya sempat berkomunikasi dengan PSSI dan bahkan hadir dalam pemusatan latihan timnas di Jepang, meski tidak ikut berlatih. Namun, PSSI akhirnya memutuskan untuk menghentikan proses naturalisasinya karena tidak sesuai dengan kebutuhan pelatih.

    “Ya karena tadi, tidak lain, ya tentu standar atau keinginan seorang pelatih ataupun kami di PSSI, membangun sebuah tim itu kan harus benar-benar transparan. Tidak ada pemain titipan dan standar yang ada dengan kualitas juga yang bisa kami sesuai dengan kriterianya. Jadi kami tanpa ada hidden agenda apapun,” tegas Erick.

    BACA JUGA: Jayden Oosterwolde Masih Impikan Bermain untuk Timnas Belanda, Pilih Tunda Bergabung ke Timnas Indonesia

    KECEWA

    Sebelumnya, Djenna sendiri telah mengungkapkan kekecewaannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya. Ia menyebut ada ketidakprofesionalan dalam proses yang dilaluinya, meski enggan merinci lebih jauh.

    “Saya menerima banyak pesan tentang ‘apa selanjutnya?’ Saya tahu banyak yang bertanya-tanya bagaimana sekarang dan mengapa saya sudah lama tidak memberi kabar,” tulis Djenna.

    “Ada beberapa hal yang bisa jelaskan tentang opini yang berkembang, hal yang saya alami sangat tidak profesional, tetapi saya tidak akan menjelaskan lebih rinci tentang situasi ini. Semua ini membuat saya memutuskan untuk tidak membela Indonesia,” tambahnya.

    Keputusan ini tentu menjadi tamparan bagi PSSI yang sedang gencar mencari pemain keturunan untuk memperkuat timnas putri. Namun, di sisi lain, kebijakan selektif dalam naturalisasi juga menunjukkan komitmen untuk memastikan setiap pemain yang direkrut benar-benar sesuai dengan visi tim.

    Saat ini, fokus timnas putri Indonesia adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk Kualifikasi Piala Asia 2026, dengan atau tanpa Djenna De Jong.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Djenna de Jong timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.