Saat lagi butuh-butuhnya tambahan tiga poin demi mengejar Barcelona di puncak klasemen, Real Madrid hampir kecele. Skuat Carlo Ancelotti lengah lantaran sempat unggul 3-0 lebih dahulu kala menjamu Celta Vigo, (4/5).
Tiga gol Madrid dicetak Arda Guler (menit 33’) dan dua gol sumbangsih Kylian Mbappe (39’ dan 48’).
Namun, sebelum mengulas upaya comeback Celta, ada baiknya kita urai dulu soal makna spesial dibalik gol Guler dan Mbbape.
Menurut Opta, Guler selalu berhasil mencetak gol di dua kali penampilannya melawan Celta (di ajang La Liga), semenjak pemain muda berusia 20 tahun itu berseragam Madrid.
Dengan begitu, Celta menjadi salah satu dari dua tim yang sudah pernah dua kali dibobol Guler selain Villarreal.
Selain itu, ini juga kali pertama Guler sukses mencetak gol back-to-back untuk Madrid di La Liga. Pada pekan sebelumnya (pekan ke-33), Guler sukses mencetak gol tunggal kemenangan Los Blancos di markas Getafe (24 April).
Bagaimana dengan Mbappe? Ia tak kalah keren. Berkat sumbangsih dua golnya ke gawang Celta, Mbappe berarti sudah mengemas 24 gol di 30 laga La Liga.
Menurut Opta, cuma Cristiano Ronaldo di musim 2009/10 (cetak 26 gol) dan Ruud van Nistelrooy di musim 2006/07 (25 gol), yang mampu mengemas gol lebih banyak dari Mbappe pada musim perdana mereka berseragam Madrid.
Mbappe berarti butuh tambahan tiga gol lagi jika ingin melampaui Ronaldo dan Nistelrooy. Peluang itu cukup terbuka lantaran La Liga musim ini masih menyisakan empat pekan.
Apalagi, dua dari empat tim yang bakal dihadapi Madrid di jadwal tersisa, yakni Mallorca dan Real Sociedad, sudah pernah dibobol Mbappe di putaran pertama.
*Hampir seri, untung ada Courtois
Kembali ke tajuk awal. Madrid justru lengah kala sudah unggul tiga gol dari Celta. Apalagi, tim tamu tengah berupaya bertahan di tujuh besar agar bisa lolos ke Eropa musim depan.
Sorak sorai publik Santiago Bernabue sempat agak teredam begitu Celta berhasil mencetak dua gol hanya dalam rentang tujuh menit, yakni lewat gol Javier Rodriguez (69’) dan Williot Swedberg (76’).
Untung saja kiper Madrid, Thibaut Courtois, lagi on-fire di laga ini. Kalau tidak, Celta bisa saja menyamakan kedudukan menjadi 3-3 di menit ke-79’. Beruntung bagi Madrid, peluang itu bisa dimentahkan Courtois lewat gerakan refleks impresif.
Hasrat Celta untuk bisa membawa pulang poin juga tercermin dari data statistik laga. Dilansir Flashscore, Iago Aspas dkk. memang mampu menyaingi Madrid dalam hal jumlah peluang (17 berbanding 14).
Selain itu, Celta juga mencatatkan tujuh tembakan on-target. Jumlah itu lebih banyak dibanding catatan Madrid yang cuma bikin enam tembakan on-target.
Dari tujuh peluang on-target Celta, sebanyak lima di antaranya gagal menjadi gol karena penyelamatan gemilang Courtois.
Raihan tiga poin ini membuat Carlo Ancelotti dan pasukannya bisa tetap menempel Barcelona di puncak klasemen dengan selisih empat poin. Apalagi, kedua tim masih harus saling berhadapan di laga El Clasico pekan depan.
===
View this post on Instagram


