Persib Bandung meraih Lisensi Klub Profesional 2024/25 dengan status tanpa catatan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Club Licensing Committee PT Liga Indonesia Baru (LIB) nomor 009/CLC-LIB/V/2025 yang ditandatangani Ketua Komite, Essy Asiah, pada 6 Mei 2025.
Lisensi tersebut didapatkan setelah klub menjalani proses verifikasi menyeluruh terhadap lima aspek utama: Sporting, Infrastructure, Personnel and Administrative, Legal, dan Finance, yang dilakukan sejak 23 November 2024 hingga 30 April 2025. Proses ini mengacu pada regulasi bersama antara AFC dan PT LIB.
Pernyataan Manajemen Persib Bandung
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut baik pencapaian ini dan menyatakan bahwa hasil tersebut menunjukkan kesiapan klub dalam memenuhi standar profesional, baik di tingkat domestik maupun internasional.
“Mewakili jajaran manajemen PT Persib Bandung Bermartabat, kami bersyukur karena Persib Bandung berhasil lolos verifikasi sebagai klub profesional tanpa catatan, mulai dari aspek Sporting, Infrastructure, Personnel and Administrative, Legal, hingga Finance,” ujar Adhitia.
“Ini adalah sebuah prestasi yang membanggakan bagi kita semua. Tentunya, keberhasilan ini harus dijaga, bahkan ditingkatkan, demi kemajuan dan kualitas klub yang lebih baik di masa depan.”
LIB Umumkan Hasil Siklus Lisensi 2024/25
PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi mengumumkan hasil siklus lisensi klub 2024/25 melalui konferensi pers di Kantor LIB, Jakarta, Rabu (7/5) siang WIB. Direktur Utama LIB, Ferry Paulus, menyatakan bahwa seluruh klub Liga 1 berhasil lolos lisensi untuk pertama kalinya, dan enam klub dinyatakan granted tanpa catatan.
“Musim ini menjadi tonggak penting karena untuk pertama kalinya dalam sejarah, seluruh klub Liga 1 berhasil lolos lisensi, dengan enam klub berstatus granted penuh,” kata Ferry.
Enam klub tersebut adalah:
-
PSS Sleman
-
Borneo FC Samarinda
-
Persib Bandung
-
Persita Tangerang
-
Persik Kediri
-
Dewa United FC
12 klub lainnya dinyatakan lolos dengan status granted with sanction, terutama karena masih terdapat kekurangan dalam dokumen administratif dan lisensi pelatih.
Evaluasi dari Komite Lisensi
Ketua Komite Club Licensing 2024/25, Essy Asiah, menyebut proses lisensi kali ini berlangsung hampir lima bulan dan melibatkan pendampingan menyeluruh. Evaluasi dilakukan berdasarkan lima kriteria AFC.
“Semua aspek ini kami nilai secara ketat bersama tim ahli, dan hasilnya sangat menggembirakan. Terjadi lonjakan pemenuhan aspek yang luar biasa dibanding musim sebelumnya,” ujar Essy.
Rekapitulasi pemenuhan kriteria:
-
Sporting: 80%
-
Infrastructure: 100%
-
Personnel and Administration: 100%
-
Legal: 100%
-
Financial: 63%
Klub Liga 2 yang Lolos
Dari 26 klub Liga 2 yang dievaluasi, hanya empat klub dinyatakan lolos lisensi, yaitu:
-
PSIM Yogyakarta
-
Bhayangkara Presisi FC
-
Persijap Jepara
-
Deltras FC
Essy Asiah menambahkan bahwa hal ini akan menjadi fokus evaluasi dan pembinaan lebih lanjut ke depan.
“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi kami ke depan, agar semua klub di level ini bisa mengikuti jejak Liga 1,” katanya.
Hasil Lengkap Club Licensing 2024/25
AFC Champions League 2 — Granted Tanpa Catatan
-
PSS Sleman
-
Borneo FC Samarinda
-
Persib Bandung
-
Persita Tangerang
-
Persik Kediri
-
Dewa United FC
AFC Challenge League & Liga 1 — Granted
-
Semua klub di atas, ditambah:
-
Persebaya Surabaya
-
Malut United FC
-
Bali United FC
-
Persija Jakarta
-
PSBS Biak
-
Arema FC
-
PSM Makassar
-
Madura United FC
-
Persis Solo
-
Semen Padang FC
-
PS Barito Putera
-
PSIS Semarang
Liga 2 — Granted
-
PSIM Yogyakarta
-
Bhayangkara Presisi FC
-
Persijap Jepara
-
Deltras FC


