Eliano Reijnders, pemain Timnas Indonesia yang membela PEC Zwolle, baru saja mencetak gol spektakuler ke gawang Willem II dalam lanjutan Eredivisie. Gol tersebut ia dedikasikan untuk kakaknya, Tijjani Reijnders, yang saat ini membela AC Milan.
“Saya penasaran apa pendapat saudara saya [Tijjani] tentang gol saya. Tapi, sekarang dia sedang bermain saat Milan melawan Bologna. Kami telah sepakat, bahwa kami berdua akan mencetak gol, jadi sekarang giliran dia [yang harus mencetak gol],” ujar Eliano Reijnders dalam wawancara dengan NOS usai melawan Willem II.
Sayangnya, Tijjani gagal memenuhi janjinya karena Milan kalah 0-1 dari Bologna di final Coppa Italia. Sementara itu, gol Eliano justru menjadi penentu kemenangan PEC Zwolle dengan skor 2-1.
Gol tersebut tercipta pada menit ke-79 setelah ia menerima umpan dari Kaj de Rooij. Dengan gerakan meyakinkan, Eliano mengecoh bek Willem II sebelum melepaskan tembakan keras yang tak bisa dihalau kiper lawan.
“[Gol] itu momen yang penting. Kami tahu jika kami menang, kami punya peluang bagus untuk masuk playoffs [ke kompetisi Eropa]. Itu target kami sepanjang musim ini,” ucap Eliano.
Kemenangan ini membuka peluang PEC Zwolle untuk bersaing di babak playoff Eredivisie guna meraih tiket Liga Conference League musim depan. Saat ini, mereka berada di peringkat 13 klasemen dengan 38 poin, bersaing ketat dengan beberapa klub seperti Groningen, Sparta Rotterdam, dan NEC Nijmegen.
Selain kontribusi gol, performa Eliano sepanjang musim ini semakin solid. Ia telah tampil dalam 20 pertandingan Eredivisie, dengan 10 di antaranya sebagai starter, dan mengumpulkan total 1.108 menit bermain.
BACA JUGA: Jonatan Christie dan Chico Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI
TIMNAS INDONESIA
Konsistensinya tentu saja bisa menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Terlebih lagi timnas Indonesia akan menghadapi dua laga terakhir di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Tiongkok pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), sebelum bertanding melawan Jepang lima hari kemudian. Jika berhasil meraih kemenangan di Jakarta, peluang lolos ke babak berikutnya kian terbuka.
Meskipun laga melawan Jepang dianggap berat, situasi bisa berubah jika Jepang melakukan rotasi pemain. Persiapan Timnas pun harus maksimal, termasuk dalam pemilihan pemain dan strategi.
Rencananya, skuad Garuda akan menggelar training camp di Bali mulai 26 Mei mendatang. Dukungan suporter di SUGBK juga diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Eliano dan rekan-rekannya untuk meraih hasil terbaik.
Dengan momentum positifnya di Eredivisie, Eliano berpeluang besar memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga krusial tersebut. Performanya tidak hanya membanggakan bagi PEC Zwolle, tetapi juga menjadi harapan baru bagi masa depan sepak bola Indonesia di kancah internasional.
View this post on Instagram


