Juventus secara dramatis meraih jatah terakhir ke Liga Champion musim depan alias peringkat keempat Serie A pada Minggu (25/5). I Bianconeri mengalahkan klub papan bawah, Venezia, secara susah-payah.
Venezia, yang tidak diperkuat Jay Idzes karena sanksi akumulasi kartu, menyergap kegugupan Juventus di awal babak pertama dengan gol Daniel Fila (2′).
La Vecchia Signora berbalik unggul sebelum babak pertama berakhir lewat Kenan Yildiz (25′) dan Randal Kolo Muani (31′). Namun, Venezia, yang masih menyimpan harapan bisa selamat dari degradasi bila menang sementara Lecce kalah, menyamakan skor melalui Ridgeciano Haps (55′).
Kapten Manuel Locatelli memastikan peringkat keempat dari titik putih (73′). Di Liga Champion musim depan, Juve akan menemani peraih scudetto, Napoli, serta Inter Milan dan Atalanta.
“Saya senang dan merasa pantas mengambil tanggung jawab sebagai kapten. Setiap pemain memiliki andil. Kami melakukan banyak kesalahan, tapi mencapai Liga Champion merupakan salah satu target kami, dan kami mencapainya. Pelatih membantu kami dengan antusiasmenya,” tutur Locatelli kepada Sky Sports Italia dikutip Football Italia.
Nah, persoalan pelatih rada merusak catatan empat besar yang dibuat Juventus. Masa depan pelatih interim, Igor Tudor, tidak menentu. Eks bek itu juga telah mengutarakan penolakan mendampingi Juve di Club World Cup bulan depan jika klub memutuskan untuk merekrut pelatih permanen baru.
Kelolosan ke Liga Champion musim depan sebenarnya secara otomatis memperpanjang kontrak Tudor hingga Juni 2026. Namun, Juve bisa berpikir lain dengan kompensasi pembatalan kontrak yang hanya 1 juta euro.
Perkembangannya, Tudor akan tetap menangani Juve di Club World Cup yang akan dimulai pada 14 Juni. Agennya, Anthony Seric, mengonfirmasi situasi itu.
“Ia takkan menekan klub soal masa depannya karena ia jelas berharap tetap melatih Juventus musim depan dan akan menghormati waktu pemilihan klub,” ucap Seric dikutip Sportmediaset.
Namun, rumor Juventus mencari pelatih tetap berembus kencang. Antonio Conte ditengarai menjadi kandidat kuat arsitek anyar Juventus. Conte pernah membawa Si Nyonya Besar menjadi kampiun Serie A sebagai pemain (sebanyak lima kali) dan pelatih (hattrick 2012-14). Sosok yang baru membawa Napoli scudetto itu disebut tidak cocok pula dengan pemilik I Partenopei, Aurelio de Laurentiis.
Roma ke Europa.
Juve memenangi perebutan tiket Liga Champion atas AS Roma. I Lupi memenangi giornata terakhir atas tuan rumah Torino melalui penalti Leandro Paredes (18′) dan gol Alexis Saelemaekers (53′), tapi pada akhirnya tidak cukup untuk melewati Juve yang juga menang.
Roma akan berlaga di Liga Europa musim depan. Jatah ke Liga Europa Conference diraih klub ibu kota lainnya, Lazio, yang keok di tangan Lecce di pekan terakhir.
Yang menarik, Roma tengah mengalami persoalan pelatih pula. Pelatih kawakan, Claudio Ranieri, pensiun. I Giallorossi belum mendapatkan pengganti pelatih yang membawa Leicester juara Premier League itu.
View this post on Instagram


