Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Simon Tahamata Ungkap Kriteria Pemain Ideal untuk Timnas Indonesia
    Sepakbola Nasional

    Simon Tahamata Ungkap Kriteria Pemain Ideal untuk Timnas Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kepala Pemandu Bakat Timnas Indonesia, Simon Tahamata, membagikan pandangannya tentang sosok pemain yang ideal untuk memperkuat Skuad Garuda. Tugas utama Simon Tahamata adalah mengidentifikasi bakat-bakat baru, baik yang bermain di dalam negeri maupun di luar Indonesia.

    Simon menekankan bahwa pemain yang dicarinya harus memiliki kemampuan teknis yang mumpuni, termasuk penguasaan kedua kaki dengan baik. Selain itu, mentalitas sebagai pemenang juga menjadi faktor penting dalam seleksinya.

    “Saya ingin memilih pemain yang bisa menggunakan kedua kaki, teknik sangat bagus, mental, harus menjadi pemenang. Semuanya yang diperlukan oleh pemain profesional,” ujar Simon saat menghadiri latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Senin (2/6).

    Postur Bukan Penghalang untuk Menjadi Hebat

    Meski pemain Indonesia umumnya tidak memiliki postur setinggi pemain Eropa, Simon meyakini bahwa hal tersebut bukanlah penghalang. Ia mencontohkan pengalamannya sendiri saat bermain untuk Ajax dan timnas Belanda. Kala itu ia mampu bersaing dengan pemain bertubuh lebih besar. “Saya kecil, tapi setelah bermain dengan orang-orang yang tinggi-tinggi, saya harus pakai cara lain, harus pintar,” tuturnya.

    BACA JUGA: Indonesia Open 2025: Merah-Putih Turunkan 21 Wakil, Hanya 5 yang Masuk Daftar Pemain Unggulan dan Penantian 4 Tahun Setelah Minions

    Fokus pada Pemain Lokal

    Simon menegaskan bahwa prioritasnya adalah mencari pemain lokal dibandingkan mengandalkan pemain keturunan. Ia ingin memberikan kesempatan kepada anak-anak muda Indonesia untuk berkembang dan memperkuat timnas. “Mungkin kalau kita hanya memakai anak-anak dari luar Indonesia, tidak. Saya tidak mau,” tegas Simon.

    Kolaborasi dengan Pelatih dan Staf Timnas

    Sebagai bagian dari Divisi Teknis PSSI, Simon akan bekerja sama dengan pelatih seperti Patrick Kluivert, Gerald Vanenburg, dan Nova Arianto untuk memastikan perkembangan berkelanjutan bagi timnas. Ia menyatakan komitmennya untuk membantu sepak bola Indonesia, meski menyadari bahwa pembinaan usia dini di Tanah Air masih tertinggal dibanding negara-negara maju.

    “Saya senang saya ada di sini karena kami punya talent dan coach Patrick tanya saya ‘mungkin kali saya mau ikut dengan Patrick di sini’. Sebetulnya saya bisa saja kembali ke Ajax tetapi saya mau pulang kembali di sini. (saya mau) tolong Patrick dengan dia punya teman-teman di sini dan itu (alasan) kami ada di sini. Tolong Indonesia dan juga buat anak-anak muda,” kata Simon.

    Dukungan dari Jordi Cruyff

    Penunjukan Simon sebagai Kepala Pemandu Bakat mendapat apresiasi dari Jordi Cruyff. Menurutnya, pengalaman Simon sebagai pemain dan pelatih akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Timnas Indonesia, terutama dalam pencarian bakat baru.

    “Menurut saya, dia (Simon) adalah sosok yang punya banyak pengalaman, baik sebagai pemain di banyak klub, juga setelah pensiun,” kata Jordi.

    Cruyff juga mengungkapkan bahwa Simon memahami budaya sepak bola Indonesia dan internasional, sehingga dianggap sebagai figur yang tepat untuk mendukung kemajuan timnas. “Jadi mungkin dulu saya mengaguminya sejak kecil saat melihat dia latihan,” ungkapnya.

    Sebelum bergabung dengan PSSI, Simon pernah menjabat sebagai Pelatih Teknik Akademi Ajax Amsterdam, di mana ia juga bertugas mencari pemain muda berbakat. Pengalaman ini diharapkan dapat membawa dampak positif bagi proses regenerasi pemain Timnas Indonesia ke depan.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Simon Tahamata timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.