Menjelang laga Jepang melawan Timnas Indonesia, Selasa (10/6/2025), pelatih tim nasional Jepang, Hajime Moriyasu, secara spesifik menyoroti kekuatan timnas Indonesia. Perhatian utamanya tertuju pada sosok Jay Idzes, kapten timnas Indonesia, yang dianggapnya sebagai jantung pertahanan Garuda.
“Pertama-tama, Indonesia adalah tim yang sangat solid, tapi menurut saya kapten Jay Idzes inti dari tim itu. Jay bermain baik di lini belakang,” kata Hajime Moriyasu pada jumpa pers sebelum pertandingan. Ini menggarisbawahi pengakuan Jepang terhadap peran sentral Idzes dalam menjaga stabilitas lini belakang Indonesia, sebuah aspek yang akan menjadi fokus utama bagi Jepang untuk dapat menembus pertahanan Garuda.
Hajime Moriyasu juga mengungkapkan harapannya agar para pemainnya bisa mengatasi rintangan ini. “Dan saya ingin para pemain fokus pada gol dan menerobos pertahanan,” imbuhnya. Hal ini seakan menunjukkan bahwa Jepang siap bermain menyerang di kandang sendiri.
Antisipasi Lini Depan Indonesia
Meskipun pada pertemuan sebelumnya Jepang berhasil mengalahkan Indonesia dengan skor telak 4-0, Moriyasu menolak untuk meremehkan potensi serangan Indonesia. Menurutnya saat ini lini depan timnas Indonesia sudah cukup berbeda.
“Menurut saya bukan hanya satu pemain, tetapi beberapa pemain yang memiliki kemampuan mencetak gol. Kami harus bertanggung jawab terhadap setiap pemain dan tetap terorganisasi sebagai satu tim untuk menghentikan bukan hanya satu pemain, tetapi seluruh tim,” tuturnya.
BACA JUGA: Indonesia Open 2025: Melahirkan 4 Juara Baru dan 3 Menang Comeback
Motivasi Berlipat Ganda Skuad Garuda
Moriyasu memahami bahwa motivasi skuad Indonesia akan mencapai puncaknya, terutama setelah mendapatkan dukungan moril dari pemimpin negeri. Kemenangan atas China yang disambut baik oleh Presiden Republik Indonesia menjadi dorongan tambahan bagi Rizky Ridho dan rekan-rekan.
“Saya kira semua pemain dan staf di Timnas Indonesia akan sangat termotivasi dan siap untuk menghadapi pertandingan,” kata Moriyasu. Ia juga menyadari momentum yang dimiliki Indonesia, yang akan membuat pertandingan ini menjadi sangat menantang bagi timnya. “Mereka adalah tim yang memiliki momentum dan kekuatan, jadi saya kira pertandingan besok akan menjadi pertandingan yang sangat sulit,” ucap pelatih berusia 56 tahun ini.
Ambisi Jepang di Rumah Sendiri
Berbeda dengan Indonesia yang meraih kemenangan, Jepang justru menelan kekalahan pada pertandingan sebelumnya yang berlangsung pada Kamis (5/6). Kala itu Jepang kalah dari Australia dengan skor 1-0. Namun begitu, Moriyasu meyakini bahwa hasil ini tidak akan meruntuhkan semangat anak asuhnya.
“Kami ingin menang di sana [Stadion Suita Football City] dan merasa bahwa kami telah berkembang,” kata Moriyasu mengenai susunan timnya yang banyak diisi pemain muda. Meskipun sudah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 dan mengunci posisi juara grup dengan 20 poin, Moriyasu tetap menekankan pentingnya meraih tiga poin penuh.
“Sayangnya, kami kalah di pertandingan terakhir. Kami ingin mengakhiri kualifikasi Piala Dunia ini dengan kemenangan dan berbagi kemenangan dengan para pendukung kami,” ujarnya.
Indonesia Sudah Level Dunia
Moriyasu mengakui perkembangan signifikan Timnas Indonesia, terutama dengan masuknya pemain diaspora baru seperti Ole Romeny, Joey Pelupessy, Dean James, dan Emil Audero. Keempatnya merupakan pemain yang baru bergabung selepas pertemuan pertama Indonesia melawan Jepang .
“Kebijakan mereka adalah meningkatkan jumlah pemain naturalisasi dan memperkuat tim. Mereka jelas telah meningkatkan level dan saya rasa mereka adalah tim yang sedang memegang momentum di Asia,” komentarnya.
Ia bahkan melihat potensi Indonesia untuk bersaing di level internasional. “Walaupun mereka [Timnas Indonesia] adalah tim Asia, banyak pemain mereka yang berlaga di Eropa, jadi saya pikir mereka adalah tim yang bisa bersaing di standar global,” ucap Moriyasu.
Sedikit Tertekan
Sementara itu, pemain Jepang, Wataru Endo tak memungkiri kalau timnya sedikit tertekan melawan Indonesia. Alasannya tak lain karena harus pulang dengan tangan kosong di laga terakhir mereka.
“Ini pertandingan terakhir, Saya ingin menyampaikan pesan bahwa tim kami paling kuat. sebagai tim kami akan menikmatinya. Banyak pemain baru dengan performa yang baik dan sangat positif. Kami akan menampilkan yang terbaik dengan beberapa pemain baru dengan berlatih.”
“Memang kami merasa tertekan besok melawan Indonesia usai kalah dari Australia. Namun, level kami akan terus meningkat,” jelasnya.
View this post on Instagram


