Pengumuman Saddil Ramdani sebagai rekrutan pertama Persib Bandung musim ini menjadi sorotan utama. Pemain berusia 26 tahun ini menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun, sebuah komitmen jangka panjang yang menunjukkan kepercayaan Persib pada kemampuannya.
Saddil sendiri mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Maung Bandung tak lepas dari restu sang ibu dan kebesaran nama Persib di kancah sepak bola Indonesia.
“Semua karena restu dari ibu saya. Ibu langsung memberikan keputusan saya untuk bergabung dengan Persib. Apalagi ibu juga sudah senang dengan Persib sebelumnya. Sebab Persib memang tim yang sangat besar di Indonesia. Jadi keputusan saya sangat bulat untuk berada di sini,” ungkap Saddil Ramdani.
Pemain kelahiran Raha, Sulawesi Tenggara, 2 Januari 1999 ini merasa sangat terhormat mendapatkan tawaran dari Persib dan tak perlu berpikir panjang setelah kontraknya dengan Sabah FC berakhir.
“Dulu, saya dan teman-teman di kampung halaman melihat Persib itu tim yang sangat besar. Kami hanya melihat pemain-pemain besar seperti Bang Atep yang bermain di Persib lewat tayangan Liga Indonesia di TV. Jadi, satu kebanggaan untuk saya bisa berada di Persib sekarang,” pungkasnya.
Menyambut Hangat
Deputi CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyambut hangat kedatangan Saddil. Ia menyebutkan bahwa Saddil merupakan rekomendasi langsung dari pelatih kepala Bojan Hodak yang sudah lama memantau performa sang pemain.
“Selamat datang dan selamat menjadi bagian dari keluarga besar Persib. Kami percaya Saddil dapat memberikan kontribusi maksimal untuk tim ini. Wilujeng sumping, Saddil,โ kata Adhitia Putra Herawan.
“Saddil Ramdani diharapkan bisa menjadi salah satu motor penggerak lini serang Maung Bandung. Selamat datang di rumah besar penuh sejarah dan harapan,” tambahnya.
BACA JUGA: Evaluasi Timnas Indonesia Pasca Kekalahan dari Jepang
Strategi Pengumuman Inovatif via Videotron
Selain transfer Saddil, Persib juga menciptakan sensasi dengan metode pengumuman pemain baru yang tak biasa. Alih-alih hanya melalui media sosial, Persib memilih menayangkan cuplikan video pendek di videotron di Jalan Dago, Kota Bandung. Perkenalan ini sebagai bagian dari strategi komunikasi klub yang inovatif.
Head of Communications PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhi Pratama, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi untuk menghadirkan pengalaman yang lebih kreatif bagi para pendukung.
“Kemarin baru teaser. Itu bagian dari strategi komunikasi saja. Kami ingin mencoba hal yang baru di musim ini, mencoba hal yang unik,โ kata Adhi Pratama.
Dalam video teaser tersebut, terlihat gelandang Adam Alis duduk sendirian di tribun Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Setelahnya muncul sosok misterius yang menepuk pundaknya, memberikan isyarat kedatangan pemain baru.
“Mungkin Persib satu-satunya klub yang mencoba menyajikan bursa transfer lewat videotron. Ke depannya pun kami akan terus menghadirkan komunikasi yang berbeda dari sebelumnya,” kata Adhi.

“Hari ini (11/6/2025) ada kejutan. Bobotoh bisa pantau media sosial dan videotron yang ada di Bandung. Siapa tahu nanti siang, sore, atau malam akan ada gebrakan terkait bursa transfer,” kata dia.
Adhi menegaskan bahwa Persib melihat dirinya tidak hanya sebagai klub sepak bola, tetapi juga sebagai entitas bisnis modern yang menyajikan sportainment menarik.
“Ini adalah cara baru kami menyampaikan kepada seluruh Bobotoh. Persib bukan hanya sebuah klub, tapi sebuah entitas bisnis yang menyajikan sportainment yang menarik,โ katanya.
Dengan perpaduan antara perekrutan pemain berkualitas seperti Saddil Ramdani dan strategi komunikasi yang segar, Persib Bandung tampaknya siap untuk membuat gebrakan di Liga 1 musim ini.
View this post on Instagram


