Nama Million Manhoef kembali mencuat di tengah perbincangan hangat mengenai kesempatannya bermain untuk Timnas Indonesia. Meskipun ia kini tengah cemerlang bersama Timnas Belanda U-21 dan klubnya, Stoke City, pertanyaan seputar kemungkinannya membela skuad Garuda tetap menjadi topik menarik di kalangan penggemar sepak bola Tanah Air.
Winger berusia 23 tahun itu sedang menikmati performa puncaknya di kompetisi kasta kedua Liga Inggris bersama Stoke City. Kepindahannya ke Stoke City pada Februari lalu dari Vitesse, terbukti menjadi langkah yang tepat.
Selama empat tahun di Vitesse, Manhoef telah menunjukkan peningkatan signifikan, tampil dalam 77 pertandingan di berbagai ajang dengan torehan 15 gol. Di Stoke City, ia tak butuh waktu lama untuk beradaptasi.
Terbukti Manhoef langsung menunjukkan tajinya dengan mencetak lima gol dan empat assist dalam 35 pertandingan di musim 2024/2025. Performa impresifnya ini tidak luput dari perhatian, terutama setelah ia tampil gemilang bersama Timnas U-21 Belanda.
Dilema Garis Keturunan dan Pilihan Hati
Diketahui bahwa Million Manhoef memiliki darah campuran Belanda, Indonesia, dan Suriname, sebuah fakta yang memicu spekulasi mengenai potensinya untuk dinaturalisasi. Dalam sebuah wawancara dengan Voetbal Primeur baru-baru ini, yang diterjemahkan oleh pesepak bola Indonesia Yussa Nugraha lewat kanal Youtube-nya, Manhoef mengungkapkan perasaannya tentang masa depan karier internasionalnya.
Wawancara ini dilakukan setelah ia tampil cemerlang dengan satu gol dan satu assist dalam kemenangan 4-0 Timnas Belanda U-21 atas Pantai Gading pada 6 Juni 2025. “Dia bilang lahir di Belanda dan menjadi suatu kehormatan bisa membela Timnas Belanda. Semenjak dari kecil juga sudah bermain untuk tim U-16, U-17 Belanda. Dia sangat bangga bisa membela Timnas Belanda,” jelasnya.
BACA JUGA: Piala Presiden 2025 Digelar Bulan Juli, Port FC dan Oxford United Siap Meramaikan
Pernyataan Manhoef ini seakan memberikan arah yang jelas dalam membela negara kelahirannya sejak usia dini. Namun, ia juga menyiratkan bahwa kemungkinan bermain untuk tim nasional lain masih terbuka. “Million Manhoef bilang bahwa tidak ada yang tahu di masa depan. Tapi ia berharap bisa bermain untuk Timnas Belanda,” lanjut Yussa Nugraha.
Harapan dan Realita Pilihan Timnas
Meskipun peluang Manhoef berseragam Timnas Indonesia saat ini terkesan kecil, pernyataan seakan membuka celah untuk spekulasi lebih lanjut. Sinyal ini mirip dengan situasi beberapa pemain diaspora lain seperti Ole Romeny, Dean James, atau Jay Idzes yang akhirnya memilih untuk membela Indonesia. Yussa Nugraha juga memberikan pandangannya tentang situasi ini.
“Apakah dia bisa membela timnas Indonesia? Jawabannya adalah bisa, karena dia bilang kita enggak tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Tapi dia juga bilang kalau saat ini mimpinya adalah untuk bermain di timnas senior Belanda,” beber Yussa Nugraha.
“Jadi ya saat ini dia fokusnya masuk timnas senior Belanda dan bermain di timnas Indonesia kesempatannya adalah kecil karena ya dia inginnya saat ini bermain di timnas senior Belanda,” terang eks jebolan akademi Feyenoord.
Tak Menutup Kemungkinan
Dilansir dari Transfermarkt, Manhoef saat ini memiliki 20 caps di Timnas Belanda U-21. Jumlah tersebut membuatnya memang punya kans besar untuk naik kelas. Terlebih ia masih bermimpi untuk bisa tampil dengan De Oranje beberapa tahun ke depan. “Kesempatan dia bisa naik ke senior itu tentunya lebih besar dari pada dia join bersama Timnas Indonesia. Itu adalah pilihan dia sendiri yang punya hak untuk memilih mau bermain di mana saja.”
“Dia lahir di Belanda, dibesarkan di sana, main bola ya di negaranya. Jadi tentunya juga suatu mimpi buat dia bermain untuk Timnas Belanda senior. Kita juga harus respek atas jawaban dan keputusannya, support lagi jika dia ingin membela Indonesia. Kita doakan yang terbaik untuk Million Manhoef,” tandas Yussa Nugraha.
Meskipun pintu Timnas Indonesia tidak sepenuhnya tertutup, fokus Manhoef saat ini jelas pada ambisinya untuk menembus tim senior Belanda. Penggemar sepak bola Indonesia bisa terus memantau perkembangannya, sembari menghormati pilihannya, dan siapa tahu, di masa depan, garis keturunan Indonesia akan memanggilnya untuk berbaju Merah-Putih.
View this post on Instagram


