Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena Karena Dianggap Melakukan Pelanggaran Berat
    Liga 1

    Malut United Pecat Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena Karena Dianggap Melakukan Pelanggaran Berat

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 16, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Malut United secara resmi memutus hubungan kerja dengan pelatih Imran Nahumarury dan direktur teknik Yeyen Tumena. Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi klub pada Senin (16/6/2025).

    “Manajemen Malut United FC secara resmi telah memecat Imran Nahumarury dari posisi pelatih kepala dan Yeyen Tumena dari jabatan direktur teknik,” tegas Dirk Soplanit, Direktur Utama PT Malut Maju Sejahtera, induk perusahaan Malut United.

    Prestasi Tak Menjamin Kelanggengan Kerja Sama

    Keputusan pemecatan ini mengejutkan publik mengingat Malut United baru saja menutup musim 2024-2025 dengan hasil luar biasa. Sebagai tim promosi, Laskar Kie Raha sukses finis di peringkat ketiga Liga 1 dengan raihan 57 poin. Posisi mereka hanya terpaut empat angka dari runner-up Dewa United (61) dan 12 poin di bawah juara Persib Bandung (69).

    Namun, pencapaian tersebut ternyata tidak cukup untuk menyelamatkan posisi Imran dan Yeyen. Dirk Soplanit menegaskan bahwa keduanya terbukti melakukan pelanggaran serius yang bertentangan dengan nilai klub.

    BACA JUGA: Mees Hilgers Ingin Tinggalkan FC Twente Setelah 14 Tahun Mengabdi

    Pelanggaran Berat Jadi Alasan Utama

    “Surat pemecatan sudah kami kirimkan dan telah mereka terima,” jelas Dirk. “Keduanya terbukti melakukan pelanggaran berat yang tak bisa ditolerir karena bertentangan dengan filosofi, prinsip, dan tujuan klub.”

    Dia menambahkan, keputusan ini diambil demi menjaga masa depan klub. “Kami ingin menyelamatkan Malut United. Bagi kami, klub lebih besar dari segalanya,” ucap mantan Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru itu.

    Integritas Lebih Penting daripada Prestasi Instan

    Dirk menekankan bahwa Malut United tidak hanya mengejar hasil di lapangan, tetapi juga konsisten membangun budaya kejujuran dan profesionalisme. “Dua tahun terakhir, kami fokus membangun branding dan infrastruktur, bukan sekadar mencari keuntungan bisnis,” ungkapnya.

    “Setelah fondasi kuat terbentuk, barulah kami merencanakan pengembangan bisnis. Pelanggaran yang dilakukan Imran dan Yeyen merusak nilai-nilai ini,” tandas Dirk dalam pernyataan resmi klub.

    Pemecatan ini pun dinilai sebagai komitmen Malut United untuk menjaga reputasi jangka panjang, meski harus mengorbankan figur kunci di balik kesuksesan musim lalu. Pencarian pengganti keduanya dipastikan akan segera dilakukan untuk mempersiapkan musim depan.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JMTV (@jmtv_id)

    Imran Nahumarury Malut United Yeyen Tumena
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.