Saddil Ramdani resmi bergabung dengan Persib Bandung untuk musim 2025/2026. Pemain asal Sulawesi Tenggara ini mengungkapkan motivasi utamanya kembali ke Indonesia dan memilih Persib sebagai pelabuhan baru dalam kariernya: untuk menjadi juara.
Dalam wawancara resmi yang dirilis klub, Saddil menyebut bahwa ketertarikannya bergabung dengan Persib tak lepas dari nama besar klub dan keinginan kuatnya meraih trofi.
“Saya benar-benar menginginkan trofi seperti yang dirasakan pemain-pemain Persib saat ini. Saya ingin menjadi bagian dari tim ini saat juara,” ujar Saddil.
Pemain yang sebelumnya memperkuat Sabah FC di Liga Super Malaysia itu juga menyinggung soal atmosfer klub dan suporter. Menurutnya, aura besar Persib sudah dirasakannya sejak lama. Kini ia merasa bahagia bisa menjadi bagian dari “lautan biru”.
“Dulu saya melihat Persib sebagai tim besar dengan suporter yang luar biasa, Bobotoh yang sangat fanatik. Sekarang saya sangat gembira bisa berada di tengah mereka,” katanya.
Menariknya, Saddil juga mengungkap alasan di balik pemilihan nomor punggungnya. Ia menyebut dua nomor yang memiliki makna khusus dalam karier dan kehidupannya: 48 dan 67.
Nomor 48 pernah ia gunakan saat memperjuangkan timnya di Liga Malaysia untuk lolos dari degradasi. Sementara nomor 67 ia pakai sebagai bentuk penghormatan kepada ibunya, yang lahir pada tahun tersebut.
“Nomor 67 itu permintaan dari orang tua saya. Itu tahun kelahiran mama saya, dan dengan nomor itu saya bisa punya banyak kenangan indah di Malaysia,” jelas Saddil.
Setelah lebih dari empat tahun berkiprah di Malaysia, Saddil kini siap membuka lembaran baru bersama Persib. Ia berharap bisa membawa klub asal Bandung itu meraih prestasi lebih tinggi di musim-musim mendatang.


