KRONOLOGI
Sebelumnya Sebelumnya PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan tidak mengirim Persib dan Dewa United, karena mereka bermain di kompetisi Asia. Padahal AFF menetapkan hanya juara dan runner-up grup liga yang berhak ambil bagian.
Akibat dari hal itu, AFF memutuskan untuk tidak memasukkan klub-klub Indonesia dalam gelaran ASEAN Club Championship (ACC) 2025/26. Hal ini terungkap saat undian fase grup di Bangkok, Jumat, 4 Juli 2025, yang menegaskan absennya wakil dari Tanah Air.
Alasan di balik penolakan tersebut adalah jadwal padat kedua klub di kompetisi Asia lainnya. Persib Bandung akan berlaga di Liga Champions Asia (LCA) Two, sementara Dewa United akan berkompetisi di AFC Challenge League. Awalnya, PSSI berencana mengirimkan Malut United dan Persebaya Surabaya, tim peringkat ketiga dan keempat Liga 1, sebagai pengganti. Namun, hal ini tidak mengubah keputusan AFF untuk mencoret Indonesia dari daftar peserta.
PESERTA
Komite Kompetisi AFF sendiri sebelumnya telah memperluas jumlah peserta fase grup menjadi 14 klub karena kesuksesan edisi perdana. Akan tetapi, absennya klub Indonesia membuat format tersebut kembali menjadi 12 klub. Kendati demikian, format baru yang direncanakan tetap dipertahankan dengan memasukkan juara bertahan Buriram United, sehingga Thailand kini memiliki tiga wakil.
Klub-klub yang otomatis lolos ke fase grup ACC 2025/26 meliputi: Buriram United, Bangkok United, dan BG Pathum United (Thailand); Thep Xanh Nam Dinh dan Chong An Ha Noi (Vietnam); Johor Darul Takzim dan Selangor FC (Malaysia); Lion City Sailors dan Tampine Rovers (Singapura); serta Svay Rieng (Kamboja). Sementara itu, empat tim yang akan menjalani babak play-off adalah Kasuka FC (Brunei Darussalam), Cebu FC (Filipina), Ezra FC (Laos), dan Shan United (Myanmar).
ACC 2025/26 dijadwalkan dimulai dengan pertandingan play-off pada 8 Agustus. Sementara fase grup akan berlangsung antara Agustus 2025 hingga Mei 2026. Absennya wakil Indonesia tentu menjadi kehilangan besar bagi turnamen ini, mengingat antusiasme dan kekuatan sepak bola Indonesia di tingkat regional.


