Senang Bisa Menang
Enam gol Oxford United dicetak oleh brace Mark Harris pada menit ke-4 dan ke-30, Michal Helik ke-45, Tom Bradshaw ke-53, Przemyslaw Placheta ke-56, dan Brian De Keersmaecker ke-68. Sementara itu, Liga Indonesia All-Star memberikan perlawanan sengit dengan tiga gol balasan dari Riko Simanjuntak pada menit ke-14, Rizky Dwi Febrianto ke-75, dan Eksel Runtukahu ke-81.
BACA JUGA: Persebaya Surabaya Pasrah Tak Bisa Ikut ACC 2025/26, Kini Fokus Tur Pramusim di Australia
“Tapi, saya juga pikir Liga Indonesia All-Star berkontribusi dengan baik dalam pertandingan dan menunjukkan momen-momen bagus dengan tiga gol mereka,” ungkap Rowett.
“Jadi ya, senang bisa memenangkannya, tapi saya rasa ini adalah malam yang baik secara keseluruhan bagi kami,” imbuh mantan manajer Birmingham City dan Stoke City itu.
Masa Depan Marselino Ferdinan
Salah satu topik hangat yang muncul setelah pertandingan adalah masa depan Marselino Ferdinan. Pemain muda Timnas Indonesia ini mendapat kesempatan bermain sebagai pemain pengganti di babak kedua melawan Liga Indonesia All-Star.
Musim lalu, Marselino jarang mendapatkan waktu bermain reguler di tim utama Rowett, lebih sering tampil bersama tim muda. Ia tercatat hanya dua kali tampil di tim senior Oxford United sepanjang musim 2024/2025, dengan total 14 menit bermain.
Gary Rowett menekankan pentingnya waktu bermain bagi perkembangan setiap pemain muda. Ia berencana untuk mengevaluasi Marselino selama pramusim, termasuk melalui penampilannya di Piala Presiden 2025, sebelum memutuskan langkah selanjutnya untuk kariernya.
“Saya pikir setiap pemain muda perlu waktu bermain untuk berkembang. Mereka harus ada di lapangan untuk belajar dan menjadi lebih baik. Jadi saya kira rencana tahun ini untuk Marselino adalah mari kita lihat posisinya saat pramusim,” ujar Rowett.


