Nomor yang Cukup Asing
Uniknya bek berpengalaman ini memilih nomor punggung yang cukup tak lazim baginya, yakni 21. Padahal, sepanjang karier profesionalnya, Jordi lebih sering terlihat dengan nomor punggung 2 saat membela Swansea City, atau nomor 5 ketika memperkuat Real Betis, Johor Darul Ta’zim, dan KAS Eupen. Bahkan di Timnas Indonesia, ia identik dengan nomor 4, sampai-sampai Jay Idzes pun rela mengalah.
Pilihan nomor punggung 21 ini ternyata menyimpan kisah personal. Jordi Amat mengungkapkan bahwa nomor tersebut adalah salah satu favoritnya sejak masa kanak-kanak. Meski tak sering ia kenakan, kesempatan untuk memakainya di Persija adalah hal yang istimewa baginya.
“Di sini saya akan menggunakan nomor punggung 21. Karena memang itu adalah nomor favorit saya sejak kecil. Tapi saya tidak sering menggunakannya karena lebih sering menggunakan nomor 5 atau 4.” katanya.
Lebih dari sekadar preferensi pribadi, pemilihan nomor 21 juga merupakan cara Jordi untuk membedakan identitasnya di level klub dan tim nasional. Baginya, angka hanyalah sebuah simbol, namun yang terpenting adalah lambang yang terpampang di dada.
“Tapi, di sini saya bisa menggunakannya jadi itu sangat bagus untuk saya. Saya memang membedakan nomor saat di Timnas dan saat membela klub. Itu saja alasannya, karena itu hanyalah angka buat saya. Karena pada akhirnya yang terpenting adalah logo Persija yang kami pakai,” jelas Amat.


