Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Tujuh Kali Ambil Bagian dan Empat Kali Angkat Gelar Piala Presiden, Bukti Dominasi Serigala Asal Malang Bernama Johan Alfarizi
    Liga 1

    Tujuh Kali Ambil Bagian dan Empat Kali Angkat Gelar Piala Presiden, Bukti Dominasi Serigala Asal Malang Bernama Johan Alfarizi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 15, 2025Updated:July 15, 2025No Comments5 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Jika berbicara Arema FC mungkin identik dengan Singa yang sudah menjadi ikon sejak lama dari klub tersebut.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Jika berbicara Arema FC mungkin identik dengan Singa yang sudah menjadi ikon sejak lama dari klub tersebut. Akan tetapi, jika berbicara soal pemain, ada yang menggambarkan dirinya layaknya Serigala.

    Di Roma sana mungkin ada Serigala bernama Francesco Totti, atau di Milan ada seorang bernama Paolo Maldini. Di Inggris ada Steven Gerrad atau juga Ryan Giggs. Namun soal Arema FC, ada Serigala bernama Johan Alfarizi.

    Tidak hanya karena perannya di atas lapangan yang cukup kuat, tetapi kesetiaannya kepada Arema FC sudah tidak bisa dilego oleh apa pun. Layaknya Serigala yang merupakan hewan monogami atau yang setia kepada pasangannya, Johan Alfarizi menggambarkan hal tersebut.

    Selama berkarier sebagai pesepakbola, ia setia kepada Arema dari mulai usianya muda sampai tak lagi muda. Tercatat sudah 11 tahun sang pemain membela Arema di persepak bolaan Indonesia.

    BACA JUGA: Gerald Vanenburg Akui Buta Kekuatan Brunei Darussalam, Ungkap Alasan Tak Bawa Struick dan Marselino

    Selama itu juga ia menorehkan rekor yang sulit diikuti oleh pemain lain. Rekor tersebut terkait dengan Piala Presiden, turnamen pramusim yang selalu mendapatkan atensi yang sangat besar dari publik.

    Keikutsertaan Ketujuh

    Piala Presiden 2025 merupakan keikutsertaannya yang ketujuh sepanjang kariernya. Selama itu juga ia sudah memenangkan gelar selama empat kali. Luar biasanya dalam tiga edisi sebelumnya, Arema keluar sebagai juara secara berturut-turut.

    Selama empat kali juara, mungkin Arema meraih gelar dengan pelatih yang berbeda-beda, namun soal kapten, Johan Alfarizi tak tergantikan. Kesetiaannya kepada Arema tak bisa digambarkan oleh apapun. Bukan tanpa alasan, pasalnya kesetiaan merupakan hal yang sangat mahal di dunia ini.

    Seorang legenda klub macam Alessandro Del Piero di Juventus atau Bambang Pamungkas di Persija Jakarta saja pernah berbaju selain klubnya. Walaupun Johan Alfarizi juga pernah terpaksa dipinjamkan ke Persija Jakarta selama setengah musim, setelahnya ia memilih untuk terus setia di Arema FC.

    Kala itu ia dipinjamkan karena usianya yang masih muda dan memerlukan menit bermain yang banyak. Berkat peminjaman tersebut ia membuktikan kualitasnya dan terus menjadi pilihan utama pelatih.

    Piala Presiden 2017

    Turnamen ini menjadi yang pertama untuk seorang Johan Alfarizi meraih gelar juara bersama Arema FC. Ia memulai Piala Presiden 2017 dengan berada di grup 2 bersama Bhayangkara FC, Persija Jakarta dan PS TNI.

    Selama fase grup, Johan Alfarizi membawa Arema menang dua kali dan imbang satu kali melawan Persija. Setelah lolos ke perempat final, Arema sukses membenamkan Sriwijaya dengan menang 1-0.

    Lanjut di semifinal ada Semen Padang yang sempat membuat gebrakan dengan mengalahkan Arema di leg pertama. Namun di leg kedua amukan Cristian Gonzales yang mencetak lima gol membawa Arema lolos ke final.

    Pada laga pamungkas, Arema Kembali mengamuk dengan mencetak lima gol lagi dan membuat Borneo FC kalah 1-5.

    Piala Presiden 2019

    Pada edisi ini lebih menarik lagi karena di final Arema bertemu dengan rival beratnya, Persebaya Surabaya. Johan Alfarizi juga sukses memimpin rekan setimnya bermain superior selama edisi ini.

    Bagaimana tidak, Arema sukses mencatatkan 23 gol dari delapan laga yang mereka mainkan. Di babak perempat final mereka melibas Bhayangkara FC empat gol tanpa balas.

    Lalu di semifinal menang agregat enam gol tanpa balas melawan Kalteng Putra dan di final mereka mencetak gol dengan agregat empat gol berbalas dua. Gelar juara ini pun menjadi yang kedua untuk Johan Alfarizi.

    Piala Presiden 2022

    Berbeda dengan edisi sebelumnya yang tampil cukup superior dengan mencetak banyak gol. Pada edisi ini Arema tidak terlalu banyak mencetak gol.

    Terbukti dari delapan laga yang dijalani, Arema hanya bisa menggetarkan gawang lawan sebanyak tujuh kali saja. Berbanding jauh dengan edisi sebelumnya yang ada di angka 23 gol.

    Adapun pada edisi ini Arema sukses mengalahkan Borneo FC di final dengan agregat 1-0 saja.

    Piala Presiden 2024

    Berbeda dengan edisi sebelumnya, di Piala Presiden 2024, klub yang ambil bagian lebih sedikit. Hanya ada delapan tim saja yang ambil bagian.

    Meski begitu, superior Arema tetap tidak berkurang sedikit pun. Satu grup dengan Persija, Madura United dan Bali United, Arema menjadi pemuncak di grup B tanpa terkalahkan.

    Di semifinal, Persis Solo masih belum bisa menghentikan Arema FC usai mereka kalah dua gol tanpa balas. Selanjutnya di final lawan yang banyak mereka lawan, Borneo FC cukup memberikan perlawanan yang menyulitkan Arema.

    Hanya mental Arema yang sudah terbangun sangat kuat di Piala Presiden membawa mereka kembali menjadi juara. Bermain 1-1 di waktu normal, Arema menang lewat adu penalty dengan skor 4-5.

    Gagal Angkat Gelar Kelima Kalinya

    Sayangnya pada Piala Presiden 2025, dominasi Johan Alfarizi bersama Arema harus hancur karena Singa asal Thailand, Port FC. Keiktsertaan klub luar negeri membuat Arema kesulitan untuk bisa mendominasi.

    Kehebatan Oxford United, tim asal Inggris terlalu superior untuk Arema. Kekalahan Singo Edan dari banteng asal Inggris empat gol tanpa balas membuat mereka gagal lolos dari fase grup.

    Sang Serigala pun gagal mendominasi Piala Presiden edisi terbaru. Baginya, keterlibatan tim luar memang merusak dominasi Arema di Piala Presiden.

    “Mungkin kegagalan ini kan tau sendiri lawannya, bukan alasan, ya. Ya, pengalaman yang baik buat tim kita sendiri, mendapat pengalaman yang berharga buat perjalanan kita untuk bisa lebih bersatu dan kompak,” kata Johan Alfarizi kepada Jebreeetmedia.

    Tetap Bersykur Menjadi Pemain Tersukses

    Kendati gagal kembali mengangkat gelar kelima kalinya, Johan Alfarizi sangat bersyukur bisa menjadi pemain tersukses di Piala Presiden. Ia mengangkat empat gelar dan memiliki caps lebih dari 20 laga.

    “Pertama saya bersyukur dan ini mungkin pengalaman dan bagus buat tim kita untuk mengarungi kompetisi ke depan. Tentu saja bersyukur bisa juara empat kali di Piala Presiden. Merasa terhormat juga bisa mempunyai banyak caps di turnamen pramusim ini,” katanya.

    Juara Berkat Kompak di Lapangan

    Adapun rahasia Arema dapat menjadi juara sebanyak empat kali di Piala Presiden. Menurut Johan Alfarizi kekompakan menjadi faktor Utama Arema bisa keluar sebagai juara beberapa kali.

    Johan juga menilai kalua Piala Presiden sangat penting untuk Arema. Dengan mengikuti Piala Presiden, timnya bisa semakin siap mengarungi kompetitifnya kompetisi di Indonesia.

    “Ya karena kita di Arema kan kekompakan kita selalu terjaga, kekeluargaan kita juga selalu terjaga. Ya bagus untuk pramusium itu. Tetapi, mungkin lebih bagusnya lagi lebih banyak tim dari Indonesia yang bisa ikut,” tutupnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JMTV (@jmtv_id)

    Arema FC Johan Alfarizi Piala Presiden
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.