Piala Menpora 2025, sebagai ajang kompetisi sepak bola amputasi tingkat nasional, bertujuan utama mencari bibit-bibit unggul dari seluruh penjuru Indonesia. Atlet muda berbakat ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal Tim Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia di masa depan.
Kompetisi ini juga berupaya menciptakan iklim persaingan sehat antar klub, mendorong program pembinaan atlet, dan meningkatkan popularitas sepak bola amputasi di Indonesia. Dengan demikian, diharapkan muncul lebih banyak atlet dan klub baru di berbagai daerah.
Lebih dari itu, Piala Menpora 2025 diharapkan dapat menginspirasi dan memotivasi masyarakat melalui semangat juang para pemainnya.
Kompetisi nasional antarklub sepak bola amputasi tahun 2025 (Musim 4) dengan tajuk “Piala Menpora 2025” mengusung tema “Positivity, Respect and Growth“. Tema ini menekankan pembentukan lingkungan yang positif, di mana setiap individu merasa dihargai, dihormati, dan didukung untuk berkembang secara pribadi maupun profesional.
Lingkungan ini diharapkan memancarkan optimisme, merayakan setiap pencapaian, dan membuka peluang untuk pengembangan serta pembelajaran.
BACA JUGA: FAM Resmi Melaporkan Aksi Suporter Indonesia kepada AFF dan AFC
Tema Piala Menpora 2025
Positif (positivity): “Aspek ini mendorong fokus pada sisi positif, ketahanan, dan pandangan penuh harapan terhadap kehidupan dan tantangan. Ini melibatkan apresiasi aspek positif dari suatu situasi dan pencarian solusi daripada berkutat pada hal-hal negatif.”
Menghormati (respect): “Rasa hormat sangat penting untuk membangun hubungan yang kuat dan menumbuhkan lingkungan yang positif. Rasa hormat melibatkan menghargai individu atas perbedaan mereka, mendengarkan pendapat mereka, dan memperlakukan mereka dengan kebaikan dan pengertian.”
Pertumbuhan (growth): “Aspek ini berfokus pada pengembangan pribadi dan profesional, yang mendorong pembelajaran dan peningkatan berkelanjutan. Aspek ini melibatkan pemberian kesempatan bagi individu untuk mengembangkan keterampilan dan pengetahuan mereka, serta menantang diri mereka sendiri dengan cara yang positif dan produktif.”
View this post on Instagram


