Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Erick Thohir Janji Bakal Kurangi Pemain Keturunan di Tim Junior, Ungkap Alasan Timnas Indonesia Jarang Away
    Sepakbola Nasional

    Erick Thohir Janji Bakal Kurangi Pemain Keturunan di Tim Junior, Ungkap Alasan Timnas Indonesia Jarang Away

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 3, 2025Updated:August 3, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Ketua PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak akan selamanya mengandalkan naturalisasi, khususnya di level junior.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Ketua PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa Timnas Indonesia tidak akan selamanya mengandalkan pemain keturunan, khususnya di level junior. Alasannya karena hal itu bisa mematikan pembinaan pemain lokal. Namun, ia tidak menutup kemungkinan bagi pemain keturunan di tim senior.

    Erick Thohir berpendapat bahwa pemain keturunan di tim senior merupakan langkah cepat (quick win) yang bisa diambil. “Untuk timnas senior, kita quick win? Kenapa? Ya kebetulan momentumnya dapat. Iya kan? Momentumnya dapat, gitu,” ujarnya. Ia melanjutkan, “Tapi, apakah terus ini dibangun pakai naturalisasi? Timnas U-17 naturalisasi? Timnas U-20 naturalisasi? Ya tidak dong. Pembinaan di bawahnya mati dong.”

    Erick juga meluruskan kesalahpahaman tentang beberapa pemain diaspora di tim usia muda yang sering dianggap hasil naturalisasi. Ia mencontohkan Mathew Baker dan Welber Jardim yang ternyata sudah berpaspor Indonesia sejak awal.

    “Kadang-kadang lupa, dibilang Mathew Baker naturalisasi. Bukan, Baker berpaspor Indonesia dan kita bangga. Bangga dia bermain di tim senior klubnya,” ucap Erick. Ia menambahkan, “Di timnas U-20, Jardim, bapaknya dulu bermain di Indonesia. Ibunya orang Indonesia. Jadi mempunyai paspor Indonesia.” Mengenai pemain lain, Erick Thohir berkata, “Jens Raven, ya kebetulan dia mau, ya kan?”

    Perbandingan

    Erick juga membandingkan dengan negara lain yang masif melakukan naturalisasi di level senior seperti Uni Emirat Arab dan Qatar. “Jadi kembali, kalau senior ya memang gimana? UEA mempunyai delapan pemain Brasil. Coba cek. Qatar, memang orang Qatar? Maroko…,” tuturnya, sambil menekankan, “Tapi, tanpa membunuh regenerasi talent pool.”

    BACA JUGA: Persib Bandung Sukses Taklukkan Juara Liga Champions Asia 2014, Bojan Hodak Sumringah

    Alasan Jarang Away

    Selama menjadi Ketua PSSI, Erick Thohir mengatakan bahwa Timnas Indonesia lebih sering bermain di kandang selama periode FIFA Matchday. Timnas pernah menjamu Burundi, Palestina, Argentina, dan Turkmenistan.

    Erick menjelaskan, alasan Timnas lebih sering bermain di Indonesia adalah karena banyaknya tim yang tertarik untuk merasakan atmosfer pertandingan. “Pilihan saja. Timnas putri sering bermain di luar negeri. Memang kebetulan pada tertarik bermain di sini. Mungkin gara-gara kita mengundang Argentina, jadi pengin coba di sini,” jelasnya.

    Berdampak Positif untuk Ekonomi

    Menurutnya, hal ini berdampak positif bagi ekonomi sepak bola nasional. “Banyak tim-tim itu juga ingin merasakan atmosfer Indonesia. Lihat saja bagaimana banyaknya YouTuber, influencer, orang asing, kalau Timnas Indonesia, pada datang bikin konten sekarang,” ujarnya.

    Ia menambahkan, “Nah, ini kan bagus, ya, ketika kita membangun sepak bola ini, ekonomi sepak bola nasional juga dibangun, loh. Coba kalau kita ngomong bola sekarang, oh, ratingnya tinggi. Coba ngomong yang lain. Artinya kan apa? Ini ekonomi yang bagus,” tutupnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by Pundit Bulutangkis Indonesia (@pb_ina)

    Erick Thohir PSSI timnas indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.