Timnas Putri Indonesia mengawali Piala AFF Wanita 2025 dengan kekalahan telak 0-7 dari Thailand di Stadion Lạch Tray, Vietnam. Meski sudah diperkirakan, penampilan Garuda Pertiwi jauh dari harapan. Secara statistik, Indonesia tak bisa melepaskan satu pun tembakan ke gawang Thailand. Penguasaan bola mereka pun hanya 31 persen.
Pelatih Timnas Putri Indonesia Joko Susilo mengakui kekecewaannya, meski ia memuji performa Thailand. Menurutnya, skor kekalahan seharusnya tidak sebesar itu. “Tentu sangat mengecewakan, meski kami tahu kekuatan Thailand cukup bagus,” kata Joko Susilo.
“Pertama selamat dulu buat tim Thailand dan mereka memang layak menang. Cuma memang kami sangat kecewa dengan kekalahan 0-7 di sini. Yang sebetulnya seharusnya tidak sampai segitu jika anak-anak lebih tenang lagi,” sambungnya.
Bermain Baik
Masuknya Helsya Maeisyaroh dan Aulia Mabruroh di babak kedua sempat memberikan harapan, namun hal itu tak bertahan lama. Indonesia kembali kebobolan dua gol, mengakhiri laga dengan skor memprihatinkan.
Saat ditanya tentang performa pemain naturalisasi, Joko Susilo menjelaskan bahwa mereka baru bergabung tiga hingga empat hari sebelum pertandingan, sehingga belum dalam kondisi optimal.
“Sebenarnya mereka bagus. Tapi mereka baru datang 3-4 hari sebelum pertandingan. Jadi untuk kondisi sedikit bermasalah,” kata Joko soal performa tiga naturalisasi yang main vs Thailand.
Evaluasi
Joko menekankan perlunya waktu dan proses untuk meningkatkan kekompakan tim, dan menjadikan kekalahan ini sebagai bahan evaluasi.
“Ke depan, kami perlu waktu dan proses lebih untuk membangun kekompakan tim. Kekalahan ini akan jadi bahan evaluasi agar kami bisa tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya,” imbuh Joko.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi tuan rumah Vietnam, yang memiliki rekor impresif dengan tiga gelar juara AFF. Pertandingan akan digelar di Stadion Lạch Tray pada Sabtu (9/8).
Jalannya Pertandingan
Thailand membuka keunggulan di menit ke-6 melalui sundulan Karnjanathat Phomsri. Meski sempat mengancam balik lewat serangan Reva Octaviani dan Isa Wahyu, lini pertahanan Indonesia kesulitan membendung tekanan lawan.
Madison Casteen menggandakan keunggulan lewat sepakan jarak jauh di menit ke-19, disusul penalti Phomsri (27’), dan dua gol beruntun dari Pichayatida Manowang (40’) serta Janista Jinantuya (41’), menutup babak pertama dengan skor 0-5.
Pelatih Joko Susilo melakukan pergantian di babak kedua dengan memasukkan Helsya Maeisyaroh dan Aulia Al Mabruroh. Namun, dominasi Thailand berlanjut dengan dua gol tambahan melalui sundulan Pinyaphat Klinklai (70’) dan Thawanrat P (71’). Estella Loupattij juga sempat masuk menggantikan Aulia di menit ke-72.
Timnas Putri berusaha mencari gol balasan di sisa waktu, namun pertahanan Thailand tampil solid dan pressing ketat membuat peluang-peluang Indonesia sulit berkembang. Upaya individu dari Reva dan Isa pun kerap dipatahkan.
View this post on Instagram


