Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Lika-liku Nova Arianto Ikutsertakan Pemain Diaspora Timnas U-17 Indonesia di Piala Kemerdekaan 2025
    Sepakbola Nasional

    Lika-liku Nova Arianto Ikutsertakan Pemain Diaspora Timnas U-17 Indonesia di Piala Kemerdekaan 2025

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 11, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Absennya sejumlah pemain diaspora dalam skuad Timnas U-17 Indonesia untuk Piala Kemerdekaan 2025, pelatih Nova Arianto memberikan penjelasan.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Absennya sejumlah pemain diaspora dalam skuad Timnas U-17 Indonesia untuk Piala Kemerdekaan 2025, pelatih Nova Arianto memberikan penjelasan. Banyak nama-nama yang tidak diikutsertakan oleh Nova Arianto di turnamen ini.

    Sebut saja seperti Mike Rajasa Hoppenbrouwers dari FC Utrecht, Nicholas Indra Mjosund dari Rosenborg BK, dan Lucas Raphael Lee dari Ballistic United. Mereka seharusnya menjadi bagian dari tim yang akan berkompetisi melawan Mali, Uzbekistan, dan Tajikistan. Laga ini akan dimainkan di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang, pada 12-18 Agustus 2025.

    Nova Arianto menyatakan bahwa dalam pemusatan latihan di Bali, pihaknya memang melakukan pencarian pemain secara intensif. “Memang agenda kami saat di Bali adalah mencoba melihat opsi-opsi pemain baru, termasuk pemain diaspora dan beberapa pemain yang hasil pantauan dari kompetisi di Elite Pro Academy, di Piala Soeratin, maupun di Liga Top Skor,” ujar Nova dalam konferensi pers di Medan, Senin (11/8/2025).

    Beberapa Kendala Muncul

    Meski awalnya diproyeksikan untuk Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada 3-27 November 2025, Nova menjelaskan bahwa ada beberapa kendala yang muncul. Salah satu masalah utama adalah status kewarganegaraan. “Sebenarnya menjadi opsi-opsi pemain baru untuk bisa tampil di Piala Dunia U-17 2025. Tetapi memang mengenai pemain diaspora ini, kami harus sedikit berhati-hati. Karena mereka masih berusia di bawah 17 tahun,” jelas Nova.

    Ia menambahkan, “Jadi setelah mereka datang, kami cek semuanya dari masalah dokumen, orang tua, hingga hal lainnya. Memang ada beberapa pemain yang rata-rata orang tuanya tidak mempunyai paspor Indonesia.”

    BACA JUGA: Hendri Susilo Sukses Jawab Keraguan Publik, Libas Dewa United dengan Skor Besar

    Situasi Berbeda

    Kondisi ini menghalangi proses naturalisasi. “Sehingga, dengan mereka tidak mempunyai paspor Indonesia, otomatis mereka tidak bisa dinaturalisasi karena masih di bawah 17 tahun,” ucapnya.

    Situasinya berbeda dengan Mathew Baker dan Lucas Lee.  “Berbeda dengan Baker dan Lucas yang secara orang tuanya sudah memiliki paspor, sehingga tidak ada masalah dengan dokumen-dokumennya dan Baker bisa bersama kami. Selain beberapa pemain yang memang kedua orang tuanya tidak memiliki paspor, kan tidak bisa kita bawa di Piala Kemerdekaan 2025.”

    Izin Klub

    Kendala lain datang dari izin klub. Beberapa pemain tidak mendapatkan restu untuk bergabung dengan timnas. “Yang kedua, masalah izin klub. Ada beberapa pemain yang saya harapkan bisa tampil di Piala Kemerdekaan 2025 tetapi tidak diizinkan klub. Mike Rajasa Hoppenbrouwers dari FC Utrecht misalnya. Ada juga Nicholas Indra Mjosund dan Lucas Lee yang memang tidak diizinkan karena ada sekolah di Amerika Serikat yang tidak memberi izin.”

    Alasan Lain

    Selain itu, Nova juga menyinggung masalah perbedaan usia yang signifikan. “Yang ketiga, ada beberapa pemain yang kelahirannya masih 2010. Jadi secara gap usia sangat berbeda dengan 2008. Tetapi mereka mempunyai potensi yang sangat baik dan bisa kita lihat nanti untuk digunakan di Piala Asia U-17 atau event selanjutnya,” terangnya.

    Dengan berbagai pertimbangan tersebut, hanya tiga pemain keturunan yang akhirnya bisa masuk dalam skuad Timnas U-17 Indonesia Piala Kemerdekaan 2025, yaitu Mathew Baker, Eizar Jacob, dan Noha Pohan. “Mungkin itu alasan kenapa kami tidak bisa membawa semua pemain yang ada di Bali dan hanya Baker, Noha, dan Eizar Jacob yang tampil di Piala Kemerdekaan 2025,” pungkas Nova.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JMTV (@jmtv_id)

    Nova Arianto Timnas U-17 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.