Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Yunus Nusi: Sebaiknya Aturan Royalti Segera Dihapus karena Berisik
    Sepakbola Nasional

    Yunus Nusi: Sebaiknya Aturan Royalti Segera Dihapus karena Berisik

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 15, 2025No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    PSSI secara tegas menanggapi isu yang menyebut Timnas Indonesia harus membayar royalti untuk lagu-lagu nasional yang diputar di stadion.
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    PSSI secara tegas menanggapi isu yang menyebut Timnas Indonesia harus membayar royalti untuk lagu-lagu nasional yang diputar di stadion. Pernyataan ini muncul sebagai respons atas polemik yang sempat memanas, terkait Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

    Sebelumnya LMKN melontarkan klaim bahwa lagu kebangsaan Tanah Airku dalam konteks komersial tetap dikenai royalti. Meskipun demikian, Komisioner LMKN, Yessi Kurniawan, belakangan mengklarifikasi bahwa lagu tersebut kini berstatus public domain dan bebas dari hak cipta.

    Pemersatu Bangsa

    Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menyatakan bahwa lagu-lagu nasional berfungsi sebagai pemersatu bangsa dan pemicu semangat patriotisme, sehingga sangat tidak pantas jika harus dikomersialkan. Dalam keterangan resmi yang dirilis Rabu (13/8), Yunus Nusi mengungkapkan bingung dengan pernyataan LMKN.

    “Lagu-lagu kebangsaan ini menjadi perekat dan pembangkit nasionalisme, sekaligus memicu rasa patriotisme bagi anak bangsa ketika menyanyikannya. Menggema di Stadion GBK dengan puluhan ribu suporter menyanyikan lagu ini, ada yang merinding bahkan ada yang menangis. Itulah nilai-nilai yang terkandung dalam lagu kebangsaan ini.”

    BACA JUGA: Patrick Kluivert Dipastikan Bermain di Clash of Legends, Buka Peluang Lawan Luis Milla

    Tak Pikirkan Finansial

    Yunus Nusi melanjutkan, ia yakin para pencipta lagu-lagu nasional, seperti “Indonesia Pusaka” dan “Tanah Airku” yang sering dinyanyikan para suporter, tidak pernah memiliki niat untuk mendapatkan keuntungan finansial dari karya mereka. “Sang pencipta lagu ini dengan ikhlas mempersembahkan dan menciptakannya di tengah perjuangan bangsa untuk memerdekakan diri dari belenggu penjajah.

    “Kami yakin tidak pernah terbersit di benak sang pencipta bahwa lagu ini kelak harus dibayar bila setiap individu atau elemen mana pun menyanyikannya,” ucapnya. Ia menambahkan, “Mereka menciptakan lagu ini dengan tulus, sebagai lagu perjuangan yang ditujukan untuk anak bangsa, tanpa mengharapkan imbalan.”

    Hapus Aturan Royalti

    Untuk meredam polemik yang terus bergulir, PSSI berharap regulasi terkait royalti lagu nasional dapat segera dicabut. Yunus Nusi menilai aturan tersebut hanya menimbulkan kegaduhan. “Sebaiknya aturan [royalti] ini segera dihapus karena berisik, membuat gaduh, dan tidak produktif,” pungkasnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JMTV (@jmtv_id)

    PSSI timnas indonesia Yunus Nusi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.