Timnas Putri U-16 Indonesia berhasil mengamankan satu tempat di semifinal Piala AFF Wanita U-16 2025 usai menaklukkan Malaysia 3-1. Bermain di hadapan ribuan pendukung di Stadion Manahan, Surakarta, Minggu 24 Agustus 2025, skuad asuhan Timo Scheunemann tampil dominan sejak awal laga.
Hanya lima menit setelah peluit kick-off, Nasywa Salsabila membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Shifana Rizka. Tak lama berselang, di menit ke-15, sang kapten, Jazlyn Kayla, menggandakan skor lewat eksekusi penalti kaki kirinya.
Malaysia mencoba membalas, namun pertahanan Indonesia tampil disiplin. Menjelang turun minum, upaya Nafeeza Ayasha di kotak penalti berhasil digagalkan kiper Indonesia, membuat skor 2-0 bertahan hingga jeda.
Babak Kedua
Di babak kedua, Malaysia meningkatkan tekanan, terutama di lini tengah. Namun, Indonesia tetap berbahaya lewat serangan balik. Di menit ke-66, tendangan Shifana sempat mengancam, tetapi berhasil ditepis kiper Putri Aina.
Malaysia akhirnya memperkecil ketertinggalan di menit ke-81 melalui tendangan bebas Nur Laila Syamila. Namun, kegembiraan mereka tak bertahan lama. Satu menit kemudian, kombinasi Nasywa dan Vivi Vera diselesaikan dengan tendangan keras Vivi yang kembali menjauhkan jarak skor menjadi 3-1.
Malaysia hampir mencetak gol lagi di menit ke-83, tetapi tendangan bebas Nur Laila hanya membentur mistar gawang. Skor akhir 3-1 untuk kemenangan Indonesia. Kemenangan ini memastikan Timnas Putri U-16 Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A dengan enam poin dari dua kemenangan.
BACA JUGA: Tiga Fakta Menarik Setelah Borneo FC Kalahkan Persijap Jepara di Pekan Ketiga Super League 2025/26
Masih Banyak PR
Meski meraih kemenangan, Pelatih Timnas Putri U-16 Indonesia, Timo Scheunemann, menilai masih banyak yang harus diperbaiki dari penampilan anak asuhnya. Ia mengakui para pemainnya sedikit gugup akibat tekanan dari sekitar 7.000 penonton di stadion.
“Pertandingan berat kali ini, mereka (Malaysia) bermain berjuang, tapi untungnya tidak ada cedera,” ujar Timo. “Tim tidak terlalu lepas, karena baru kali ini mereka mendapatkan atensi besar dari penonton. Maka para pemain perlu mengatasi ke depannya. Hasil cukup baik bagi kita.”
Lawan Australia
Di babak semifinal, Indonesia akan berhadapan dengan Australia yang merupakan juara Grup C. Timo mewanti-wanti para pemainnya untuk tampil lebih baik lagi, mengingat Australia adalah tim tangguh dengan rekor dua kemenangan di fase grup.
“Kemarin sudah kita pantau, kita akan gas pol, wajib melakukan semua sistem permainan, dan tentu mengandalkan sedikit keberuntungan,” kata Timo.
Bermain Kolektif
Timo juga menekankan pentingnya bermain kolektif, tidak hanya mengandalkan individu. “Australia merupakan tim kuat, kita tidak bisa bermain satu lawan satu, seperti kebiasaan buruk saat tadi melawan Malaysia. Bola mesti dialirkan sebelum pemain lawan datang,” jelasnya.
“Kita lihat apakah tim ini bisa mengatasinya. Tapi saya yakin mereka bisa berjuang dengan penuh tenaga. Mohon didukung dengan apapun yang terjadi,” pungkasnya.
View this post on Instagram


