PSIS Semarang mempertanyakan hasil sidang komite disiplin (komdis) PSSI yang menghukum dua pemainnya dengan larangan bermain. Kedua pemain yang mendapatkan hukuman tersebut adalah Boubakary Diarra dan Carlos Fortes.
Boubakary dihukum oleh komdis PSSI dilarang bermain di satu pertandingan. Sedangkan, untuk Carlos Fortes dilarang bermain sebanyak dua pertandingan.
Sebelumnya Carlos Fortes mendapat kartu merah saat PSIS bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah PSS Sleman pada pekan keempat Liga 1 2023/2024, pada 21 Juli. Pemain asal Portugal tersebut menendang pemain PSS setelah terprovokasi oleh Wahyudi Hamisi.
Dalam pernyataan resminya, PSIS Semarang sangat menyayangkan adanya larangan bermain untuk Carlos Fortes. Padahal mereka menilai jika kartu merah yang diberikan kepadanya sudah cukup untuk menghukum sang pemain.
Carlos Fortes yang mendapat kartu merah dianggap melanggar Pasal 49 ayat 1 huruf (d) dan ayat 2 kode disiplin PSSI. Selain dilarang bermain, Carlos Fortes juga dikenakan denda sebesar Rp 10 juta.
“Pertama kami sangat sayangkan. Terkait Fortes, kami rasa hukuman kartu merah sudah cukup, dalam kejadian, Fortes melakukan hal itu juga karena terprovikasi oleh pemain lawan dan tidak ada tingkah buruk lainnya yang membuat gaduh.”
“Sehingga tambahan hukuman dua pertandingan sangat disayangkan,” kata Wisnu Adi selaku manager operasional PSIS, dilansir dari laman resmi klub.
Lalu untuk Boubakary Diarra, mereka menilai jika seharusnya tidak ada larangan bermain untuk pemainnya. Seperti diketahui, Boubakary Diarra mendapat hukuman karena dinilai membahayakan pemain lawan.
Sang pemain dianggap melanggar Pasal 48A huruf (a) dan (f) Kode Disiplin PSSI Tahun 2023. Sama seoerti Carlos Fortes, Boubakary Diarra juga dikenakan denda sebesar Rp 10 juta.
“Kedua terkait Diarra, setelah kami pelajari rekaman video yang ada, posisi bertahan dan membuang bola Diarra sudah benar dan kepala pemain lawan yang mendekat ke bola. Tapi kenapa ada hukuman setelah itu.”
Tidak sampai situ, PSIS Semarang sangat menyayangkan tidak bisa melakukan banding usai Komdis PSSI mengeluarkan hukuman. Belum lagi pemberitahuan yang mendadak dinilai mereka sangat mengganggu persiapan tim.
“Terakhir kami menyayangkan karena keputusan dari Komdis tidak bisa dilakukan banding dan surat dari Komdis juga sangat mepet dengan pertandingan terdekat sehingga mengganggu persiapan tim. Ada apa dengan Komdis?,” ujarnya.
Untuk lebih jelasnya, berikut hasil sidang komdis PSSI:
1. Boubakary Diarra
Nama Kompetisi: Liga 1 2023/2024
Pertandingan: PSS Sleman vs PSIS Semarang
Tanggal Kejadian: 21 Juli 2023
Jenis Pelanggaran: melakukan tindakan pelanggaran serious foul play dan luput dari perhatian perangkat pertandingan
Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000
2. Carlos Manuel Dos Santos Fortes
Nama Kompetisi: BRI Liga 1 2023/2024
Pertandingan: PSS Sleman vs PSIS Semarang
Tanggal Kejadian: 21 Juli 2023
Jenis Pelanggaran: menendang pemain lawan serta mendapatkan kartu merah langsung
Hukuman: tambahan larangan bermain sebanyak 2 pertandingan sejak keputusan diterbitkan dan berlaku pada pertandingan terdekat; sanksi denda Rp10.000.000.


