Pelatih Persija Jakarta, Thomas Doll sudah mempersiapkan beberapa strategi kala timnya bertemu Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2023/24 pekan ke-20. Salah satunya akan menurunkan penyerang anyarnya, Gustavo Almeida.
Gustavo Almeida merupakan pemain yang didatangakn dari Arema FC dengan status pinjaman. Tercatat sang pemain tengah menjadi top skorer sementara di Liga 1 2023/24 dengan torehan 14 gol.
Jika nantinya Gustavo Almeida diturunkan oleh Thomas Doll, maka akan menjadi debutnya untuk tim Ibu Kota tersebut. Untuk pertemuan antara Persija Jakarta dan Bhayangkara FC akan tersaji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (27/11).
“Ya, ada kemungkinan dia akan dijadikan pemain inti dalam pertandingan nanti. Tapi saya baru akan memutuskan satu jam sebelum pertandingan,” kata Thomas Doll.
PERTANDINGAN SULIT
Persija Jakarta sendiri diunggulkan pada laga nanti. Hal tersebut tak lepas karena posisi kedua tim yang sangat berbeda.
Bhayangkara FC menjadi tim juru kunci dengan hanya mengemas sembilan poin dari 19 laga. Berbeda dengan Persija Jakarta yang berada di posisi delapan dengan 26 poin.
Thomas Doll pun mengatakan kalau dirinya memprediksi jika pertandingan nanti akan berjalan ketat. Pasalnya Bhayangkara FC tengah berusaha untuk bangkit dan bisa menghindari zona degradasi.
“Saya yakin besok akan menjadi pertandingan yang sulit karena Bhayangkara FC berjuang untuk keluar dari zona degradasi.”
“Itu akan selalu menjadi bagian susah untuk melawan tim yang berada di zona degradasi,” ucap Thomas Doll.
TAK MEREMEHKAN
Thomas Doll memastikan kalau Persija Jakarta tidak akan memandang sebelah mata Bhayangkara. Apapun yang terjadi, Persija Jakarta akan berusaha keras untuk bisa meraih kemenangan.
Persija Jakarta sendiri saat ini tengah berusaha agar bisa merangsek masuk ke posisi empat. Seperti diketahui, Liga 1 2023/24 menerapkan sistem baru di mana empat tim teratas akan masuk ke championship season. Tentunya dengan masuk ke Championship season maka memiliki kesempatan untuk keluar sebagai juara.
“Karena kalau kami meremehkan, kami akan mendapat hasil yang sebaliknya. Saya pernah mengalami hal seperti itu selama karir saya.”
“Jadi kami harus tetap bekerja keras. Kami harus penuh konsentrasi dan tidak menganggap remeh,” jelas Thomas Doll.
TIDAK BAGUS
Selain mewaspadai Bhayangkara FC, Thomas Doll menyayangkan satu hal kala menghadapi Bhayangkara FC. Ia menyayangkan situasi pertandingan tanpa adanya penonton.
Sebagai pelaku di dunia sepakbola, penonton atau suporter sangatlah penting kehadirannya. Akan tetapi, pada laga nanti suporter dilarang hadir ke stadion. Dengan demikian, tidak akan ada hingar bingar dukungan dari para suporter.
“Hal seperti itu tidak bagus untuk liga, tidak bagus untuk pemain. Tapi, ya, situasinya seperti ini. Dan sekarang itu akan terasa seperti laga kandang,” kata Thomas Doll.
“Sebab mestinya Bhayangkara yang menjadi tuan rumah, namun kami juga merasa seperti bermain di kandang sendiri,” pungkas juru taktik berusia 57 tahun tersebut.
View this post on Instagram


