Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) secara resmi menunjuk salah satu mantan personil ganda putra terbaik Indonesia, Ricky Soebagdja, sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rabu (21/2).
Ricky bakal mengisi jabatan yang sebelumnya dipegang Rionny Mainaky. Rionny merupakan saudara kandung dari tandem Ricky yang kini menjabat sebagai Direktur Kepelatihan Academy Badminton Malaysia, Rexy Mainaky.
Kepercayaan dan tanggung jawab besar yang dilimpahkan PBSI ke Ricky tak lepas dari pengalaman panjang sosok berusia 32 tahun tersebut, baik sebagai mantan atlet maupun sebagai pengurus teras PBSI. Pada tahun 2013, Ricky pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Pelatnas.
“Ricky aktif di kepengurusan sejak lama dan pernah menjadi Kasubid Pelatnas, tentunya tak asing dengan posisi ini. Secara manajerial juga cukup kuat. Selain itu, visi dan misi yang ia sampaikan juga selaras dengan program PP PBSI,” ujar Ketua Harian PP PBSI, Alex Tirta.
Alex melanjutkan bahwa PBSI tetap memberikan tanggung jawab besar kepada Rionny meski posisi digantikan Ricky. Ia ditunjuk sebagai pelatih kepala Tim Olimpiade Paris 2024.
“Setelah melihat kiprahnya, Rionny sangat cocok mendampingi pemain-pemain kita di tengah lapangan. Pengalamannya di kepelatihan dibutuhkan saat-saat pertandingan. Dari bagaimana beliau mengatur kedisplinan, strategi, dan bahkan tidak segan untuk turun ke lapangan menemani pemanasan,” ujar Alex Tirta.
Pergantian posisi ini diharapkan mempermulus jalan Indonesia untuk menuju Olimpiade 2024, begitu pula untuk mendukung program-program jangka panjang. Apalagi, hubungan Ricky dan Rionny selama ini berjalan cukup harmonis. Keduanya diyakini bisa berkolaborasi dengan baik.
“Semoga perubahan ini membawa angin segar dan hal positif untuk pengembangan bulutangkis Indonesia di tahun ini dan tahun-tahun ke depan. Dan karena Rionny dan Ricky sudah berteman sejak lama, semoga transisi pekerjaan berjalan mulus dan lancar. Saya yakin mereka berdua akan mudah bekerja sama,” lanjut Alex Tirta.
Dilansir dari situs Olympics dan BWF, Qualification Timeline untuk bisa merebut tiket lolos Olimpiade Paris 2024 berlangsung sejak 1 Mei 2023 hingga 28 April 2024. Periode ini disebut sebagai Race to Paris Ranking List.
Lalu, pada 30 April, Race to Paris Ranking List itu akan secara resmi diumumkan ke publik.


