Stand up comedy merupakan pertunjukan seni komedi yang dilakukan oleh seorang penampil secara langsung di panggung. Dalam bahasa Indonesia, stand up comedy disebut sebagai lawakan tunggal.
Perkembangannya di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal tersebut membuktikan kalau stand up comedy dapat diterima dengan baik oleh masyarakat luas di Indonesia.
Tidak aneh juga jika pada akhirnya bermunculan komunitas stand up comedy di Indonesia. Bahkan keberadaannya menjamur ke setiap kota.
Salah satunya komunitas dari Tangerang yakni Stand Up Indo Tangerang Selatan. Komunitas yang berdiri sejak 2012 itu ternyata awal mulanya bukan bernama Stand Up Indo Tangsel, melainkan Stand Up Indo Pamulang.
Barulah pada tahun 2020 Stand Up Indo Pamulang berganti nama menjadi Stand Up Indo Tangsel. Nama itu pun bertahan hingga saat ini.
“Tangsel tuh kalau berdiri mulai tahun 2012, kita itu ada dua fase. Pertama dulu namanya Stand Up Indo Pamulang, terus berubah nama di tahun 2020 jadi Stand Up Indo Tangsel. Pendirinya ada Kabil dan teman-temannya ada 4 atau 5 orang waktu itu,” ucap Dhipa, anggota Stand Up Indo Tangsel.
Dhipa menyebutkan komunitas Stand Up Indo Tangsel kerap kumpul antaranggota di satu tempat yang biasa menjadi basecamp mereka. Kumpul tersebut biasa dilakukan sebagai sharing dan juga menguji kebolehan dalam open mic atau tampil dalam lawak tunggal.
“Kita biasa ada open mic dan sharing materi, kadang juga nongkrong-nongkrong beda materi kalau ada pembukaan anggota baru kita juga ada.
“Biasanya perminggu, kalau open mic hari Selasa dan kalau mau Sharing bebas pengen hari apa aja. Tempatnya di Happines Tangerang dekat kantor Walikota Tangsel, itu basecamp kita,” ungkapnya.
Stand Up Indo Tangsel juga sangat terbuka bagi siapa pun yang ingin bergabung. Syaratnya adalah datang dan open mic sebanyak tiga kali. Barulah setelah itu akan menjadi bagian dari Stand Up Indo Tangsel.
“Member ada sekitar 88 orang, cukup banyak. Kalau mau gabung tinggal dateng aja ke komunitas, open mic dulu tiga kali dan kalau sudah open mic tiga kali berturut-turut bisa bilang aja ke anak komunitas,” tuturnya.
Dhipa pun sangat mengapresiasi adanya Yuasa Stand Up Bolahraga League (YSUBL). Ia mengakui YSUBL musim ini memotivasi setiap komunitas untuk keluar menjadi yang terbaik.
Ini acara keren banget asli. Selain bikin erat tali silaturahmi komunitas indo, juga bikin memacu anak-anak komunitas makin berkembang dan makin ada daya saing tinggi.
“Acara ini juga menciptakan daya saing yang positif buat komunitas kita sendiri, buat umumnya pun bagus banget sih ini,” tutupnya.
View this post on Instagram


