Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Menelusuri Asas Kewarganegaraan dan Kriteria Pesepakbola Keturunan Indonesia
    Sepakbola Nasional

    Menelusuri Asas Kewarganegaraan dan Kriteria Pesepakbola Keturunan Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJune 26, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia mengatur asas kewarganegaraan yang berlaku di Indonesia. Beberapa asas penting yang diatur dalam UU ini meliputi:

    1. Asas Sanguinis (Jus Sanguinis): Kewarganegaraan berdasarkan kewarganegaraan orang tua.
    2. Asas Ius Soli: Kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran.
    3. Asas Kewarganegaraan Tunggal: Seseorang hanya diakui memiliki satu kewarganegaraan.
    4. Asas Kewarganegaraan Ganda Terbatas: Berlaku hingga usia 21 tahun, setelah itu harus memilih salah satu kewarganegaraan orang tua.

    Kriteria Pemain Sepak Bola Keturunan Indonesia:

    1. Lahir di Indonesia dari salah satu orang tua berkewarganegaraan Indonesia.
    2. Lahir di luar negeri dari orang tua yang berkewarganegaraan Indonesia atau telah menjadi warga negara asing.
    3. Lahir di Indonesia dari kedua orang tua berkewarganegaraan asing.
    4. Pemain di bawah 21 tahun dengan paspor kewarganegaraan ganda terbatas (affidavit).
    5. Pernah memiliki kewarganegaraan Indonesia kemudian menjadi warga negara asing.
    6. Warga negara asing dengan kakek nenek atau buyut berdarah Indonesia.
    7. Terlahir di Indonesia meski berkewarganegaraan asing.

    Kategori Pemain Keturunan:

    1. Kategori A: Pemain dengan paspor Indonesia atau sedang proses naturalisasi, termasuk pemegang affidavit yang pernah dipanggil timnas.
    2. Kategori B: Pemain keturunan non-Belanda dengan dasar informasi kuat, termasuk pemegang affidavit yang belum pernah dipanggil timnas.
    3. Kategori C: Pemain keturunan berpaspor Belanda dengan dasar informasi kuat.
    4. Kategori D: Pemain wanita keturunan.
    5. Kategori E: Pemain di bawah usia 22 tahun dengan informasi terbatas.
    6. Kategori F: Pemain nonaktif, career-break, pensiun, atau meninggal.
    7. Kategori G: Pemain dengan informasi tidak kuat, dikategorikan sebagai rumor atau hoaks.
    8. Kategori H: Pemain dengan nama keluarga khas Indonesia namun informasi belum kuat.

    Daftar Pemain Sepak Bola Indonesia dengan Kewarganegaraan Ganda Terbatas:

    Timnas U-16:

    1. Lucas Raphael Lee (Amerika Serikat)
    2. Eizar Jacob Tanjung (Australia)
    3. Matthew Alexander Dietrich Kohnke (Kanada)
    4. Matthew Sitorus Baker (Australia)

    Timnas U-17:

    1. Maouri Ananda Yves Ramli Simon (Prancis)
    2. Igor Arungbumi Sanders (Belanda)
    3. Aaron Liam Suitela (Australia)
    4. Amar Rayhan Brkić (Jerman)

    Timnas U-20:

    1. Meshaal Hamzah Bashier Osman (Sudan)
    2. Brandon Marsel Scheunemann (Jerman)
    3. Dillan Yabran Rinaldi (Jerman)
    4. Ji Da-bin (Rep. Korea)
    5. Welberlieskott “Welber” de Halim Jardim (Brasil)
    6. Ousmane Maiket Camara (Guinea)

    Pemain-pemain ini memiliki kewarganegaraan ganda terbatas (affidavit) dan merupakan bagian dari masa depan sepak bola Indonesia, dengan potensi besar untuk memperkuat tim nasional dalam berbagai turnamen internasional.

    Amar Brkic Brandon Scheunemann Ji da-bin Lucas Raphael Matthew Baker Meshaal Hamzah Basier Osman Pemain Keturunan Welber Halim Jardim
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.