Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Indra Sjafri Sukses Hapuskan Rekor Buruk Menghadapi Malaysia, Siap Kembali Meraih Kesuksesan Kedua di Jawa Timur
    Sepakbola Nasional

    Indra Sjafri Sukses Hapuskan Rekor Buruk Menghadapi Malaysia, Siap Kembali Meraih Kesuksesan Kedua di Jawa Timur

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 28, 2024No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Timnas U-19 Indonesia akhirnya sukses melaju sampai laga final ASEAN U-19 Boys Championship 2024. Melajunya timnas U-19 Indonesia ke final berkat kemenangan 1-0 atas Malaysia di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Sabtu (27/7).

    Gol tunggal kemenangan Indonesia dicetak oleh Alfharezzi Buffon pada menit ke-78′. Pada laga final, Indonesia akan melawan Thailand hari Senin (29/7) mendatang.

    Untuk Thailand sendiri, mereka mendapatkan tempat di final setelah mengalahkan Australia 1-0. Hasil itu pun, membuat Australia akan bertemu dengan Malaysia di perebutan tempat ketiga.

    Laga antara Australia melawan Malaysia akan berlangsung sebelum Indonesia melawan Thailand. Jika Indonesia melawan Thailand berlangsung pada pukul 19.30 WIB, Australia kontra Malaysia akan berlaga pada pukul 15.00, Senin (29/7) mendatang.

    Timnas U-19 Indonesia menjalani laga dengan cukup kesulitan. Arkhan Kaka dan Jens Raven yang berada di lini depan kesulitan bisa menjebol pertahanan Malaysia.

    Tidak hanya Indonesia, Malaysia juga mengalami kesulitan yang sama. Alhasil di 45 menit pertama, tidak ada satu gol yang bisa tercipta.

    Pada babak kedua, pelatih Indra Sjafri memasukkan Riski Afrisal dan Arlyansyah Abdulmanan dan menarik keluar Arkhan Kaka dan Figo Dennis. Serangan Indonesia pun semakin gencar dan bervariasi.

    Indonesia akhirnya unggul 1-0 pada menit ke-78 lewat gol Alfharezzi Buffon dan skor tersebut bertahan hingga laga selesainya pertandingan.

    Selepas pertandingan, Indra Sjafri mengatakan kalua hasil ini berkat kerja keras anak asuhnya. Bermain tanpa lelah, akhirnya timnas U-19 Indonesia bisa menjebol gawang Malaysia mendekati akhir pertandingan.

    “Kerja keras dari menit pertama sampai 90 yang dilakukan pemain sangat berarti. Karena pemain bekerja keras dan bermain dengan komitmen kami sebelum pertandingan. Selain itu ada hal-hal yang harus mereka ikuti,” kata Indra Sjafri seusai laga melawan Malaysia.

    “Di babak pertama kami melakukan formasi dengan 3-5-2. Setelah itu kita lihat situasi dan kami merubah dan perubahan itu yang membuat Malaysia ketinggalan 1-0.”

    “Respon kami terhadap apa yang dilakukan Malaysia alhamdulilah berjalan baik,” lanjutnya.

    Indra berharap tuah juara kembali didapatkan saat melawan Thailand. Sebelumnya, dia sukses membawa timnas U-19 Indonesia juara pada tahun 2013 lalu.

    “Kemarin bahwa ini berarti final kedua buat saya di Jawa Timur. Mudah-mudahan Jawa Timur menjadi kota yang baik untuk saya,” tutupnya.

    Sementara itu, pelatih Malaysia, Juan Torres Garrido mengakui keunggulan Tim Garuda Muda. Meski demikian, ia tetap mengapresiasi anak asuhnya.

    “Baik saya pikir ini laga semifinal yang ketat, kita sudah sesuai gameplan. Saya pikir kita sudah berusaha untuk mengontrol Indonesia.”

    “Kita punya banyak peluang tapi mereka juga sangat baik di pertahanan akhir,” katanya.

    “Laga seperti ini dimana tim pertama yang mencetak gol akan diuntungkan. Dan hal itu terjadi.

    “Kami mencoba mengatur peluang yang kami punya hingga akhir laga (tapi tetap gagal). Meski begitu, saya tetap bangga dengan kerja keras tim,” ujar Juan Torres.

    Adapun faktor yang membuat timnya kalah karena permainan anak asuhnya yang sudah mulai menurun. Alhasil, timnya harus tampil di perebutan tempat ketiga.

    “Saya pikir kami kebobolan di babak kedua dalam periode 10 menit akhir ketika mengalami penurunan performa,” ujarnya.

    “Para pemain sudah sangat lelah setelah 50-60 menit, banyak pemain kram, ini normal karena waktu istirahat kita yang minim. Ya, kami tidak punya energi lagi di akhir babak kedua,” pungkasnya.

    HAPUS REKOR BURUK

    Dengan hasil ini, Indra Sjafri sukses meraih kemenangan pertamanya kala bertemu dengan Malaysia. Sebelumnya Indra Sjafri belum pernah meraih kemenangan saat menghadapi Malaysia.

    Dari lima kali pertemuannya dengan Malaysia, tak sekali pun ia meraih kemenangan. Hasil pertandingan sendiri selalu berakhir imbang atau kalah.

    Dari lima laga tersebut, tim Indra Sjafri kalah dua kali dan imbang tiga kali. Pertemuan terakhirnya dengan Malaysia terjadi di Piala AFF U-22 2019. Kala itu, Timnas U-22 Indonesia bermain imbang 2-2 atas Malaysia.

    Rekor Indra Sjafri Vs Malaysia

    Piala AFF U-19 2013: Indonesia 1-1 Malaysia
    Hassanal Bolkiah Trophy 2014: Indonesia U-19 0-0 Malaysia U-23
    Kualifikasi Piala Asia U-19 2018: Indonesia 1-4 Malaysia
    Piala AFF U-19 2018: Indonesia 1-1 (2-3) Malaysia (Semifinal)
    Piala AFF U-22 2019: Indonesia 2-2 Malaysia
    ASEAN U-19 Boys Championship 2024: Indonesia 1-0 Malaysia

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    ASEAN U-19 Boys Championship 2024 Indra Sjafri Juan Torres Garrido Malaysia Timnas U-19 Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.