Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Minim Ombak Besar Buat Peselancar Indonesia Harus Tampil di Babak Penyisihan
    Jebreeet

    Minim Ombak Besar Buat Peselancar Indonesia Harus Tampil di Babak Penyisihan

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJuly 28, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Peselancar Indonesia yang tampil di Olimpiade 2024, Rio Waida. (Foto: IG Rio Waida)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Peselancar Indonesia Rio Waida harus melakoni babak kedua di Olimpiade 2024 cabang olahraga selancar yang merupakan babak eliminasi setelah ia menempati peringkat tiga di Heat 8. Pada babak awal Rio Waida harus bersaing bersama dua peselancar lain dari Jepang dan Italia.

    Rio mencatatkan dua ombak terbaiknya dengan total 5,74 poin, masing-masing 5,17 poin dan 0,57 poin. Untuk pesaingnya, Reo Inaba dari Jepang berhasil mendapatkan total nilai 12,76 dan menempati peringkat pertama.

    Lalu ada juga Leonardo Fioravanti yang mengumpulkan 8,87 poin. Peselancar asal Italia tersebut berhasil menempati peringkat kedua.

    Kepala pelatih tim nasional selancar ombak Indonesia Arya Subyakto mengatakan kalau Rio Waida hanya kurang beruntung saja di laga awal yang berlangsung di pantai Teahupo’o, Tahiti, Kepulauan Polinesia Prancis, Sabtu (27/7) waktu setempat atau Minggu (28/7) WIB. Hal tersebut membuat Rio Waida gagal memanfaatkan setiap momen yang ada sehingga harus berada di tempat ketiga .

    “Kalau dilihat berdasarkan ranking Reo Inaba peringkatnya di bawah dari Rio dan Leo. Tapi, semuanya punya skill yang sama, jadi faktor keberuntungan benar-benar berbicara.

    “Inilah uniknya olahraga surfing, bukan olahraga terukur yang kemenangannya sudah bisa dipastikan,” kata Arya dikutip dari Antara.

    Arya juga menyebutkan kalau ombak di heat 8 tidak sebesar di heat sebelumnya. Hanya sedikit ombak besar yang ada di heat 8, terlebih saat Rio beraksi.

    Ia menggambarkan ketika Reo Inaba melancarkan aksinya dan mendapatkan poin 7.33, ombak yang muncul justru cukup tinggi. Reo Inaba juga mengakui hal tersebut.

    Beruntungnya seorang Reo Inaba semakin terasa ketika ombak west bowl atau yang diketahui sebagai ombak besar khas Tahiti muncul sekali dan satu-satunya kala Reo Inaba tampil. Ditambah lagi Reo Inaba berhasil memaksimalkannya sehingga meraih poin besar.

    Pada babak selanjutnya, Arya berharap Rio bisa mendapatkan ombak yang besar sehingga dapat menguntungkannya. Ia pun meminta doa kepada rakyat Indonesia agar Rio bisa tampil maksimal.

    “Seorang surfer sudah biasa kalau tidak dapat ombak. Rio akan langsung fokus ke babak kedua, babak eliminasi, besok. Semoga semesta alam berpihak pada Rio,” ujar Arya.

    Pada babak selanjutnya di babak penyisihan, Rio akan berhadapan dengan peselancar asal Afrika Selatan, Jordy Smith. Keduanya akan beraksi di Heat 3, Senin (29/7).

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Indonesia Jordy Smith olimpiade 2024 Reo Inaba Rio Waida
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.