Jika mengacu pada performa kedua tim di awal musim ini, laga menjamu Southampton di Etihad Stadium, Sabtu (26/10), harusnya bukan menjadi perkara yang sulit bagi Manchester City.
Selain mendominasi catatan head-to-head, performa City yang terus konsisten di papan atas, berbanding terbalik dengan kondisi Soton yang masih berkutat di posisi juru kunci.
Pada kenyataannya, The Citizens memang berhasil menaklukkan The Saints. Namun, raihan tiga poin itu cuma diraih lewat kemenangan tipis 1-0. Apalagi, gol penentu kemenangan yang dicetak Erling Haaland, sudah lahir saat laga baru berjalan lima menit.
Jika menilik dari data statistik, tetap ada yang bisa disyukuri kubu Manchester Biru meski cuma menang tipis satu gol. Berikut beberapa di antaranya
*Perpanjang tren bagus
Kemenangan atas Soton melanjutkan tren bagus yang tengah dijalani City. Skuat asuhan Pep Guardiola tersebut sudah memborong kemenangan di lima laga terakhir (semua ajang) sejak awal bulan ini.
Rinciannya berupa dua kemenangan di ajang Liga Champions (4-0 vs Slovan Bratislava & 5-0 vs Sparta Prague) serta tiga kemenangan di ajang Premier League (3-2 vs Fulham, 2-1 vs Wolverhampton, dan 1-0 vs Soton).
Selain itu, City juga memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di 32 laga terakhir semua ajang.
*Puncak klasemen
Meski cuma menang tipis 1-0, raihan tiga poin dari Soton juga sudah cukup untuk mengantar Pep Guardiola dan para pemainnya ke pemuncak klasemen.
Posisi itu bahkan bisa saja tetap mereka tempati di pengujung matchweek ke-9 ini lantaran pesaing utama mereka, Liverpool, bakal bersua lawan tangguh, Arsenal, Minggu (27/10).
Tim lain yang sebelumnya memempet City, Aston Villa, juga terganjal karena ditahan imbang 1-1 oleh tamunya, Bournemouth.
*Haaland buka keran gol lagi
Meski tetap berstatus sebagai top skor City sejauh ini, produktivitas Haaland sebenarnya sempat agar tersendat di ajang Premier League.
Gol ke gawang Soton menyudahi puasa gol Haaland di tiga laga sebelumnya kontra Newcastle (1-1), Fulham (3-2) dan Wolves (2-1). Meski memang di sela-sela tiga laga domestik tersebut, Haaland tetap gacor di Liga Champions lewat sumbangsih satu gol vs Slovan Bratislava, dan dua gol vs Sparta Prague.
Dilansir Squawka, tambahan satu gol ke gawang Soton menjadikan Haaland sudah mengoleksi 74 gol, khusus di ajang Premier League.
Jumlah tersebut sudah membuatnya unggul dari eks bomber City lainnya, Gabriel Jesus (73 gol). Catat pula bahwa Haaland menorehkannya di 143 laga lebih sedikit dibanding Jesus.
*Nunes The Next KDB?
Haaland memang mencetak gol kemenangan ke gawang Soton. Namun, jika berkaca pada data statistik, penampilan gelandang Matheus Nunes juga tak kalah bagus.
Dilansir dari Flashscore dan Whoscored, rating penampilan Nunes (7,6), bukan hanya lebih bagus dari Haaland (7,1), tapi juga cuma kalah dari Savinho (8) selaku man of the match.
Menurut Squawka, Nunes memang tampil bagus di dua laga terakhir. Ia mencatatkan 22 sentuhan di kotak penalti lawan, mengkreasi lima peluang, serta mencetak tiga assist dan satu gol.
Dalam salah satu ulasannya, Squawka bahkan mulai membanding-bandingkan Nunes dengan gelandang andalan City, Kevin De Bruyne.
*Clean sheet ke-150 Ederson
Ederson ikut menorehkan rekor baru di kariernya. Dengan tidak kebobolan oleh Soton, kiper asal Brasil itu berarti sudah tidak kebobolan di 150 laga bersama The Citizens.
Khusus di Premier League, jumlah cleansheets Ederson sudah mencapai 114 laga. Ia baru saja melewati pencapaian kiper legendaris City lainnya, Shay Given (113 laga).
Dilansir Opta, hanya ada 13 kiper lain yang mencatatkan jumlah cleansheets lebih banyak dibanding Ederson sepanjang sejarah Premier League.


