Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Perjalanan Karier Penuh Liku Shafira Ika, dari Lapangan Bulu Tangkis Sampai ke Kapten Timnas Putri Indonesia
    Sepakbola Nasional

    Perjalanan Karier Penuh Liku Shafira Ika, dari Lapangan Bulu Tangkis Sampai ke Kapten Timnas Putri Indonesia

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 22, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dari lapangan bulu tangkis ke lapangan hijau, perjalanan Shafira Ika Putri Kartini menuju kapten Timnas Putri Indonesia penuh lika-liku. Titik baliknya terjadi saat ia memimpin Garuda Pertiwi meraih gelar juara Piala AFF Putri 2024 di Laos. Tentu saja pencapaian yang membekas paling dalam di hati sang pemain.

    “Setelah mungkin sembilan tahun aku di Timnas, akhirnya bisa merasakan juara bareng Timnas di AFF 2024 kemarin, itu salah satu kebanggaan yang memorable banget di otak aku,” kenang Shafira dengan penuh emosi.

    Ujian Terberat Sebagai Atlet

    Sebelum mencium trofi kemenangan, Shafira Ika harus melewati momen paling menghancurkan dalam kariernya. Cedera patah tulang rahang nyaris memaksanya gantung sepatu. Namun, justru di titik terendah itulah karakter pejuangnya terbentuk.

    “Itu pas lawan Arab Saudi tahun 2020, karena itu pertama kali aku main lagi setelah cedera. Hampir setahun aku nggak bisa main bola, tapi akhirnya aku bisa lewati trauma itu dan balik main dengan rasa happy lagi,” tuturnya tentang momen comeback penuh makna.

    Dari Raket ke Si Kulit Bundar

    Asal-usul Shafira sebagai atlet bulu tangkis provinsi di Bangka Belitung berubah drastis setelah cedera pergelangan tangan. Ketertarikannya pada sepak bola muncul secara tak sengaja saat melihat adiknya berlatih di SSB, pilihan yang awalnya ditentang keras keluarganya.

    “Awalnya aku nggak direstuin sama ayah dan mama karena sepak bola itu keras dan identik sama cowok. Tapi aku yakinin mereka kalau aku nyaman dan bahagia main bola. Lama-lama mereka luluh, asal aku disiplin dan serius,” cerita Shafira tentang perjuangan meyakinkan orang tuanya.

    BACA JUGA: Alejandro Garnacho Bikin Ulah (Lagi) Gegara Kzl Cuma Main Sebentar di Final, Ruben Amorim Sudah Pegang Alasan

    Jejak Karier yang Menginspirasi

    Perjalanan profesional Shafira dimulai dari klub-klub lokal sebelum akhirnya menancapkan bendera di Arema Putri sebagai kapten. Prestasinya terus menanjak hingga menjadi tulang punggung Timnas Putri Indonesia di berbagai ajang internasional.

    Kini, sebagai bek tengah andalan, Shafira tak hanya diandalkan di lini pertahanan tapi juga menjadi sosok pemimpin yang menginspirasi generasi muda. Gelar juara Piala AFF 2024 menjadi pembuktian bahwa kerja keras dan konsistensinya membuahkan hasil.

    Menatap Tantangan Baru

    Bersama Timnas Putri Indonesia, Shafira kini bersiap menghadapi dua laga penting di FIFA Women’s Matchday akhir Mei 2025. Pertandingan melawan Yordania dan Bangladesh di King Abdullah Stadium akan menjadi ujian berikutnya untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Arab Saudi bukanlah kebetulan.

    Dengan semangat pantang menyerah yang terpupuk sejak masa sulitnya dulu, Shafira siap menorehkan babak baru dalam sejarah sepak bola perempuan Indonesia. Setiap langkahnya di lapangan hijau terus menjadi inspirasi bagi mereka yang berani bermimpi besar.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Shafira Ika Timnas putri Indonesia
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.