Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Alejandro Garnacho Bikin Ulah (Lagi) Gegara Kzl Cuma Main Sebentar di Final, Ruben Amorim Sudah Pegang Alasan
    Liga Champion/Europa

    Alejandro Garnacho Bikin Ulah (Lagi) Gegara Kzl Cuma Main Sebentar di Final, Ruben Amorim Sudah Pegang Alasan

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaMay 22, 2025No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Alejandro Garnacho, merasa sudah mengangkat United sampai final. (foto: twitter fabrizioromano)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Alejandro Garnacho berulah dan berpotensi membuat dirinya pergi dari Man. United. Pasalnya, sang sayap rada terang-terangan mempertanyakan keputusan Ruben Amorim memainkannya hanya 20 menit di final Liga Europa pada Rabu (21/5) di San Mames.

    Kekalahan dari sesama klub papan tengah menuju bawah Premier League, Tottenham Hotspur, sudah membuat United tersudut hingga diistilahkan akan masuk gua entah untuk berapa lama. Gol tunggal Brennan Johnson tak hanya menuntaskan paceklik gelar Spurs selama 17 tahun, tapi menambah tekanan buat The Red Devils. United bakal absen di kompetisi Eropa musim depan.

    Drama setelah laga puncak di Bilbao berlanjut di kubu United. Garnacho berkicau keras mengenai keputusan Amorim membangkucadangkan dirinya dan lebih memilih Mason Mount. Garnacho baru masuk menggantikan Mount ketika waktu normal tersisa 19 menit.

    “Menuju final, saya tampil di setiap ronde untuk mengangkat tim. Hari ini saya bermain 20 menit. Entahlah,” begitu kata Garnacho. “Final akan memengaruhi keputusan, juga musim keseluruhan dan situasi klub. Saya akan menikmati musim panas dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya,” lanjut pemain berusia 20 tahun itu.

    Setelah mendapati dirinya akan berada di bangku cadangan sekitar enam jam sebelum sepak mula di San Mames, Garnacho sudah mengisyaratkan kegusarannya di media sosial. Ia menayangkan gambar perayaannya setelah final Piala FA 2024 dan Community Shield.

    Seperti menyiram minyak ke api menyala, kakaknya, Roberto, ikut menyuarakan kekesalan. Alejandro telah “dilemparkan ke bawah bus”, ungkapan yang kira-kira mendapat perlakukan tidak adil, diabaikan, atau bahkan dipersalahkan.

    “Berlatih lebih keras, membantu di setiap ronde, mencetak dua gol di dua final terakhir, hanya untuk bermain selama 19 menit dan dilemparkan ke bawah bus,” tulis Roberto Garnacho.

    Ungkapan kegeraman itu tak luput dari perhatian. Setelah final, Amorim menyatakan bahwa dirinya memiliki alasan untuk menepikan Garnacho, yakni momen di leg 2 semifinal kontra Athletic Bilbao kala pemain Argentina itu menyia-nyiakan peluang di babak pertama.

    “Berapa kali kita membicarakan ini, dan apakah berbeda kali ini? Pemain tampil, seperti Mason Mount, menghadapi Bilbao dan mengubah permainan. Gampang saja. Siapa yang meluputkan kesempatan besar di babak pertama kontra Bilbao? Yah, begitulah. Tentu mudah sekarang untuk membicarakan sekian banyak sudut pandang,” tukar Amorim dikutip BBC.

    Amorim dihadapkan kepada keharusan merombak tim agar bisa bangkit dari keterpurukan untuk musim depan. Hanya, tidak lantas jelas apakah pelatih Portugis ini cukup berani melepas Garnacho yang bisa dikatakan salah satu pemain terbaik yang dimiliki United saat ini.

    Bukan kali pertama Garnacho cari gara-gara dengan Amorim. Sang bos anyar sudah pernah mencoret sang sayap dan Marcus Rashford dari tim yang akan bertandang ke rumah tetangga, Man. City, pada Desember lalu. Alasannya adalah performa saat latihan, pertandingan, dan interaksi dengan rekan setim.

    Dua bulan berselang, Amorim mengatakan bahwa Garnacho telah meminta maaf kepada rekan-rekannya. Permohonan maaf itu karena ia telah ngeloyor ke lorong kamar ganti setelah ditarik keluar ketika menghadapi Ipswich Town.

    Amorim bukan pelatih United pertama yang mesti berurusan dengan tingkah antik Garnacho. Pemain yang didatangkan United dari Atletico Madrid itu meminta maaf kepada Erik ten Hag karena telah mengkritik pendahulu Amorim itu menyusul kekalahan dari Bournemouth musim lalu.

    Menarik menanti bagaimana pendapat para fan United. Dipertahankan atau dijual saja, nih, pemain kayak gitu?

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Alejandro Garnacho amorim final liga europa garnacho Mason Mount rashford roberto garnacho san mames ten hag tottenham man united 1-0
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Berapa Pendapatan Klub Partisipan Piala Dunia Antarklub? 

    June 22, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.