Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Sadio Mane Kena Skorsing dan Denda, Leroy Sane Minta Klub Jangan Lebih Berat Lagi
    Liga Champion/Europa

    Sadio Mane Kena Skorsing dan Denda, Leroy Sane Minta Klub Jangan Lebih Berat Lagi

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaApril 14, 2023No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Leroy Sane dan Sadio Mane, sudah berlatih bersama tim dua hari setelah insiden. (foto: twitter PoojaMedia)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Kekalahan dari tuan rumah Manchester City di leg 1 perempat final tidak hanya membuat peluang Bayern Munchen lolos ke semifinal mengecil. Internal klub Bavaria itu semakin keropos menyusul insiden menghebohkan.

    Perkelahian antarsesama pemain Bayern terjadi di kamar ganti setelah pertandingan. Menurut Sky Germany, Sadio Mane disebut memukul wajah Leroy Sane hingga bibir eks pemain Manchester City itu berdarah.

    Perselisihan dua pemain tersebut berawal di lapangan. Sane terlihat mengomeli Mane. Mantan penyerang Liverpool itu, menurut Bild, terusik dengan cara bicara Sane. Kelanjutannya adalah adu mulut. Percekcokan berlanjut sampai ke kamar ganti. Pemain-pemain Die Roten disebut sampai harus melerai Mane dan Sane. Namun, jotosan Mane telanjur mendarat di muka Sane.

    Dirunut lebih awal lagi, kedua pemain sudah terlihat tidak akur di pertandingan sebelum lawatan ke Etihad Stadium. Menurut Givemesport, dalam sebuah serangan saat melawan Freiburg, Sane tampak kehilangan kesabaran terhadap Mane.

    Sekembali dari Manchester, kedua pemain terlihat keluar dari pintu yang berbeda di bandara Munich. Sane terekam kamera menyembunyikan bibirnya yang pecah.

    “Sadio Mane, 31, tidak akan disertakan dalam skuad FC Bayern untuk laga kandang pada Sabtu ini menghadapi 1899 Hoffenheim. Hal ini karena perilaku buruknya setelah pertandingan Liga Champion di Manchester City. Mane juga akan dikenakan denda,” demikian pernyataan resmi klub Bavaria itu.

    Selain skorsing dan denda, klub juga menanti permintaan maaf dari pemain Senegal itu. Efek terparahnya, Mane akan dilepas pada musim panas nanti.

    Isu-isu yang beredar di media sosial mengindikasikan sebaliknya. Masa depan Mane di Allianz Arena tidak terancam. Konon tindakan eks pemain Southampton itu dipicu ujaran Sane yang menyebut rekannya itu dengan “kotoran hitam” yang terdengar rasis.

    Setelah insiden pemukulan, Sane dikabarkan menyesali ujarannya. Mane disebut juga telah meminta maaf kepada rekan-rekannya. Walau kebenaran kisah sesungguhnya masih perlu dinanti, kedua pemain sudah terlihat berlatih bersama tim pada Kamis. Hanya, keduanya nyaris tidak berpapasan secara langsung dan tidak saling berbicara.

    Perkembangan terakhir, menurut Sport1 yang dikutip Mirror, Sane telah berbicara dengan para petinggi klub. Alih-alih mendesak untuk memberi ganjaran setimpal untuk bibirnya yang pecah, Sane meminta agar klub tidak memberi hukuman yang lebih berat kepada Mane agar perselisihan tidak berlarut-larut. Selain masih harus bangkit secara kuat di leg 2 perempat final, Die Roten masih harus menjaga posisi puncak klasemen Bundesliga. Jarak mereka dengan Dortmund di peringkat kedua hanya dua poin.

    Mirror juga menyebut bahwa Mane masih berduka saat Bayern menghadapi City atas kematian bibinya di Senegal pekan lalu. Mane dikenal sebagai sosok penjaga keluarga bahkan lingkungan asalnya dengan kucuran dana yang menaikkan kesejahteraan mereka.

    Secara keseluruhan, Mane dapat dikatakan menurun sejak pindah dari Liverpool pada musim panas silam dengan transfer 35 juta euro. Ia hanya mencetak enam gol di Bundesliga dari 20 laga (15 starter), tiga gol di Liga Champion, plus sebuah di DFB Pokal. Musimnya juga diganggu cedera kaki, yang membuatnya absen membela Senegal di Piala Dunia 2022.

    Masa berat Mane di Allianz Arena diwarnai perselisihan dengan Julian Nagelsmann karena minimnya kesempatan bermain yang diberikan sang pelatih. Hadirnya Thomas Tuchel menggantikan Nagelsmann boleh jadi menaikkan harapan Mane. Sayang asa itu terusik aksi emosionalnya.

    Kendati Sane cenderung ingin melupakan insiden, isu Mane masuk daftar jual akan tetap deras. Kembalinya Mane ke Premier League disebut menjadi kemungkinan terbesar.

    Liverpool segera dikaitkan sebagai kandidat penampung Mane. Publik Anfield memuja penyerang ulet tersebut. Apalagi, Mane juga terang-terangan menunjukkan perhatiannya kepada The Reds walau sudah berganti seragam.

    Jurgen Klopp menjadi faktor penting, baik dalam menerima kembali maupun menolak. Bos asal Jerman itu jarang merekrut kembali pemain yang memilih pergi, ditambah usia Mane sudah 31 tahun. Sejarah bahwa Klopp pernah menjadi sosok yang membuat eks penyerang RB Salzburg itu berpaling dari Manchester United, konon sudah berbentuk prakontrak, susah terulang.

    Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Man. United disebut pula sebagai calon kuat kubu penadah, tak masalah Mane pernah menampik mereka. Pengalaman akan menjadi segi signifikan yang dipertimbangkan United. The Red Devils juga butuh penyerang untuk mengurangi ketergantungan kepada Marcus Rashford.

    bayern muenchen bayern munchen Bayern Munich Julian Nagelsmann leroy sane liverpool Manchester City manchester united Sadio Mane thomas tuchel
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Impian Terbesar Tijjani Reijnders, Bisa Lawan Indonesia di Piala Dunia

    August 18, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.