Jika proses transfer Jude Bellingham dari Borussia Dortmund rampung, lini tengah Real Madrid bakal dihuni tujuh gelandang kelas dunia. Namun, belum tampak tanda-tanda kebingungan dari Carlo Ancelotti terkait melimpahnya stok lini tengahnya tersebut.
Kabar soal bakal merapatnya Bellingham ke Madrid menjadi salah satu bahan pemberitaan hangat media-media Inggris dan Spanyol di sepanjang tengah pekan ini.
Madrid kabarnya sudah bersedia menggelontorkan uang sebesar 88,5 juta poundsterling berikut tambahan add-ons sekitar 20%. Jika ditotal, Los Blancos berarti bakal mengucurkan dana sekitar 103 juta pound (sekitar 1,9 triliun rupiah).
Dalam beberapa hari ke depan, Bellingham bakal melakukan tes medis di Madrid seraya menunggu seluruh berkas dokumen transfernya lengkap.
Jika seluruh prosesnya rampung, Bellingham bakal menjadi pemain Inggris termahal di dunia. Kerennya lagi, ia menyabet gelar tersebut kala usianya baru menginjak 19 tahun! (*Lihat Boks Data).
Namun, apakah Madrid benar-benar memerlukan Bellingham? Apalagi jika mengacu pada fakta bahwa lini tengah mereka masih bertabur bintang.
Saat ini, Madrid sudah memiliki Toni Kross, Luka Modric, Aurelien Tchouameni, Federico Valverde, Dani Ceballos, dan Eduardo Camavinga.
Nama yang disebut terakhir memang belakangan lebih kerap diplot sebagai bek sayap kiri. Namun, posisi asli Camavinga sebenarnya gelandang.
Komposisi enam pemain tengah tersebut bakal tambah gemerlap jika proses transfer Bellingham terealisasi. Dengan kata lain, Madrid bakal punya tujuh gelandang kelas dunia!
Sekilas, jumlah tujuh gelandang terdengar melimpah, bahkan terkesan berlebih. Namun, bukan berarti pelatih Carlo Ancelotti bakal kebingungan sendiri dalam menentukan formasi idealnya.
Sebagai pelatih, Don Carletto tentu sudah tahu persis kedalaman skuatnya, termasuk jika Bellingham jadi merapat ke Madrid. Ia bahkan tak berencana melepas salah satu gelandang lamanya hanya demi mengakomodir kedatangan Bellingham.
Tchouameni (23 tahun), Camavinga (20 tahun), dan Valverde (24) masih memasuki masa-masa emas. Begitu juga Ceballos, yang meski sudah lebih berumur (26), namun masih menjadi salah satu pemain kesayangan Ancelotti. Jadi, kecil kemungkinan keempatnya bakal hijrah.
Lalu, dua gelandang uzur yang kebetulan kontraknya habis bulan Juni ini, Madrid (37 tahun) dan Kross (33 tahun), disebut-sebut juga bakal mendapat perpanjangan kontrak. Presenter LaLigaTV, Semra Hunter, mengungkapkan bahwa manajemen Madrid sudah berencana melakukannya dalam beberapa hari mendatang.
“Ada tujuh pemain yang bakal disodori perpanjangan kontrak pada musim panas ini, termasuk Modric, Kross, dan Ceballos. Ketiganya bakal dikontrak satu hingga dua musim ke depan,” ujar Hunter dilansir Sky Sports.
Dalam sebuah kesempatan, Ancelotti pernah berujar bahwa dirinya masih benar-benar menggantungkan harapan kepada Modric dan Kross selaku pilar kunci di lini tengah.
“Orang-orang mungkin mengira mereka tidak punya energi seperti pemain-pemain muda. Namun, cara mereka mengatur kondisi di setiap laga terbilang unik, tak ternilai, dan tak bisa Anda temukan di bursa transfer,” ujar Ancelotti.
“Mereka punya segudang pengalaman untuk membantu Anda. Benar bahwa ada beberapa kemampuan kita yang menghilang seiring bertambahnya usia. Namun, di sisi lain, ada pula hal-hal positif lain yang datang,” lanjut Ancelotti.
Jadi, besar kemungkinan Ancelotti sudah punya gambaran sendiri terkait bagaimana ia merotasi lini tengah seandainya Bellingham jadi merapat.
Di salah satu artikelnya, Sky Sports mengulas bahwa ada beberapa kekurangan dan kelebihan Bellingham yang bakal menjadi pertimbangan Ancelotti. Ulasan itu mengacu pada data statistik.
Enam gelandang Madrid di luar Bellingham, punya catatan statistik lebih baik dalam hal jumlah umpan dan mengkreasi peluang. Itu tak lepas dari fakta bahwa Madrid punya catatan penguasaan bola lebih lama dibanding Dortmund.
Namun, bukan berarti Bellingham tak punya nilai lebih dalam hal ofensif. Ia justru mengoleksi jumlah through balls dan tembakan yang lebih banyak dibanding gelandang-gelandang Madrid.
Layaknya Sky Sports, Hunter juga punya pengamatan sendiri. Ia meyakini bahwa ini merupakan momen yang tepat bagi Bellingham jika ingin bergabung ke Madrid, meski hal itu tak lantas menggaransi sang pemain untuk bisa langsung menjadi pemain reguler.
“Jelas bahwa Ancelotti bakal melakukan rotasi. Justru dengan begitu, kemampuan Bellingham bakal lebih meningkat. Bagus untuk jangka panjangnya. Jadi, ia benar-benar cocok sebagai pemain yang kerap diidamkan Madrid, yakni pemain yang punya kemampuan bagus di usia 18,19, dan 20 tahun, untuk kemudian mengembangkan potensinya hingga jangka panjang dan memilikinya untuk 10 hingga 15 tahun ke depan,” ujar Hunter.
Meski kabarnya begitu santer bakal ke Madrid, Bellingham juga masih dikait-kaitkan dengan bêberapa tim besar Inggris. Harga dan kariernya mungkin juga bakal melonjak jika ia berbelok arah ke Premier League.
Namun setidaknya, Bellingham sudah membuktikan di beberapa tahun terakhir bahwa ia belum terlalu butuh kembali ke negeri asalnya hanya demi meningkatkan harganya pasaran. Lagi pula, siapa yang mau menolak tawaran dari tim sebesar Madrid? Kita tunggu dalam beberapa hari ke depan.
===
BOKS DATA
Daftar 4 Besar Pemain Termahal Inggris (*Jika Bellingham jadi ke Madrid)
- Jude Bellingham – 115 juta pound – dari Dortmund ke Madrid (tahun 2023)
- Jack Grealish – 100 juta pound – dari Aston Villa ke Man. City (2021)
- Harry Maguire – 80 juta pound – dari Leicester ke Man. United (2019)
- Jadon Sancho – 73 juta pound – dari Dortmund ke Man. United (2021)
===


