Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Bahan Omongan Tiga Poin Arsenal, dari Kelengahan Palace sampai Kartu Kuning Tomiyasu
    Liga Inggris

    Bahan Omongan Tiga Poin Arsenal, dari Kelengahan Palace sampai Kartu Kuning Tomiyasu

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaAugust 22, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Martin Odegaard, tiga angka sulit dari Selhurst Park. (foto: twitter karthikadhaigal)
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Arsenal melanjutkan keberadaan mereka di jalur kemenangan dengan tiga angka kedua. Pada Senin (21/8), The Gunners menundukkan tuan rumah Crystal Palace dengan keunggulan tipis.

    Hanya satu gol yang tercipta, dari titik putih, tapi banyak hal yang layak diperbincangkan lebih lanjut.

     

    Elang Rapat

    Crystal Palace bertahan hampir sepanjang laga. Secara keseluruhan, Arsenal mendominasi derbi ibu kota ini. Si Gudang Peluru mencatat 62 persen penguasaan bola.

    Taktik yang dibuat Roy Hodgson itu mendapat ganjaran dari sebuah kelengahan yang dimanfaatkan Gabriel Martinelli. Sayap asal Brasil itu mengambil tendangan bebas dengan cepat dan mengirim bola kepada Eddie Nketiah. Penyerang Arsenal itu kemudian dijatuhkan kiper Sam Johnstone.

     

    Penalti pertama dalam empat tahun

    Eksekusi kapten Martin Odegaard bisa mengecoh Johnstone. Penalti ini merupakan yang pertama diambil gelandang asal Norwegia itu di Premier League. Penalti terakhir Odegaard adalah untuk Vitesse pada 2019.

     

    Tekanan Palace di akhir

    Meski mendominasi, pasukan Mikel Arteta hanya membuat tiga tembakan ke gawang, satu buah lebih banyak dari yang dihasilkan Palace.

    Pasukan Roy Hodgson menekan terutama pada bagian akhir duel di Selhurst Park. Enam dari 14 peluang klub London Selatan ini muncul di lima menit terakhir derbi ini. Tembakan Odsonne Edouard bisa ditepis Aaron Ramsdale dan upaya lanjutan Tyrick Mitchell melambung.

     

    Kartu kuning Tomiyasu

    Keunggulan Arsenal mendapat ancaman setelah kartu merah yang didapat Takehiro Tomiyasu pada menit ke-67. Yang mengundang kontroversi adalah kartu kuning pertama yang dikeluarkan wasit David Coote pada menit ke-60.

    Sang pengadil mengeluarkan kartu untuk Tomiyasu karena dianggap mengulur waktu saat mengambil lemparan ke dalam. Sang bek dianggap terlalu lama memegang bola sebelum melakukan throw in. Padahal, Kai Havertz yang sebelumnya mencoba melakukan lemparan ke dalam yang lebih lama memegang bola, sekitar 15 detik, sebelum diberikan kepada Tomiyasu. Kedua pemain total memegang bola selama 23 detik.

    Coote mengeluarkan kartu kuning kedua untuk bek asal Jepang itu setelah pelanggaran yang tampak ringan dan jauh dari kotak penalti tujuh menit berselang. Kartu merah Tomiyasu itu sendiri yang pertama buat Arsenal sejak 2021/22.

    Tak mengherankan bila klub London Utara itu menyorot keputusan wasit terutama untuk kartu kuning pertama Tomiyasu. “Kita mungkin harus bermain dengan stopwatch,” ucap Arteta seperti dikutip BBC. Beruntung Arsenal menang sehingga sang bos berkata bahwa ia puas dengan laga ini.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

     

    Havertz masih belum nyetel

    Rekrutan termahal Gunners, Declan Rice, kembali menampilkan permainan solid di tengah. Eks gelandang West Ham ini tampak sudah padu dengan permainan Arsenal.

    Hal serupa tidak terlihat pada Havertz. Pemain yang direkrut dari Chelsea itu tampak belum menemukan peran yang pas di dalam skuad Si Gudang Peluru.

     

    Krisis bek sayap

    Absensi Tomiyasu akan memberikan masalah buat The Gunners di pekan-pekan mendatang. Cedera parah Justin Timber di pertandingan pertama sudah memaksa Arteta memutar otak.

    Tomiyasu, sejatinya bek kanan, dimainkan di posisi bek kiri saat meladeni Palace. Thomas Partey, gelandang bertahan, ditempatkan sebagai bek kanan. Oleksandr Zinchenko baru pulih dari cedeera betis

    arsenal arteta Crystal Palace havertz odegaard palace vs arsenal 0-1 premier league rice tomiyasu
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Pelatih FC Twente Sudah Enggan Mainkan Mees Hilgers, Rumor ke Crystal Palace Semakin Kencang

    August 16, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Pelatih FC Twente Sudah Enggan Mainkan Mees Hilgers, Rumor ke Crystal Palace Semakin Kencang

    August 16, 2025

    Peter Cklamovski Mengaku Kesal dengan Suporter Indonesia karena Polemik Naturalisasi Pemain

    July 25, 2025

    Man. City Terus Tebar Ancaman, Banyak Banget Hal Mantap selain Setengah Lusin Gol ke Gawang Al-Ain

    June 23, 2025

    Kemenangan Pertama Real Madrid bersama Xabi Alonso, Ujian Pertahanan Terbantu Ketangguhan Pemain Satu Ini Mirip Kayak di Final Liga Champion 2022

    June 23, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.