Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home » Rasa Syukur I Ketut Subagia Adi Usai Jadi Pemenang di Pertandingan Driver Ojol
    Jebreeet

    Rasa Syukur I Ketut Subagia Adi Usai Jadi Pemenang di Pertandingan Driver Ojol

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaDecember 18, 2023No Comments3 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Driver Ojek Online asal Bali, I Ketut Subagia Adi saat menerima sabuk tanda menjadi pemenang di HSS Series 4 di W Super Club, Bandung, Minggu (17/12).
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    “Saya dedikasikan kemenangan ini untuk bapak saya di Surga, yang sudah menggeluti dunia tinju. Sekarang anaknya bisa mendapatkan sabuk nasional, anggaplah nasional. Terima kasih HSS,” ucap seorang driver ojek online asal Bali, I Ketut Subagia Adi kepada Jebreeetmedia setelah menang angka dari lawannya.

    Pada series keempat Holywings Sports Show (HSS) memang mengadakan pertandingan yang berbeda dari sebelumnya. Pertandingan tersebut merupakan partai publik yang mempertemukan dua driver ojek online (ojol).

    Partai publik yang diwakili oleh Albert Zadrak dari Surabaya dan I Ketut Subagia Adi asal Bali tersebut merupakan komitmen HSS untuk mewujudkan gagasan “tinju untuk semua orang” tanpa memandang latar belakang dan profesi.

    Tidak salah jika pada akhirnya pertandingan ini menyita atensi dari para penonton. Ketika pertandingan dimulai pun sorak sorai dan riuh tepuk tangan penonton terdengar mulai dati sudut venue sampai menyebar ke seluruhnya.

    Para penonton terlihat excited dengan pertarungan keduanya. Pada pertandingan itu I Ketut Subagia Adi berada di sudut biru dan Albert Zadrak berada di sudut merah.

    Sejak bel dibunyikan terlihat adrenalin keduanya sama-sama meningkat. Pukulan dilayangkan dengan penuh semangat.

    Saking semangatnya, beberapa pukulan yang dilontarkan tak tepat sasaran. Tak jarang pula dorong mendorong dan saling peluk terjadi.

    Wasit yang bertugas pun tak jarang mengucap kata “Break” tanda para petinju harus melepaskan pelukan yang dilakukan.

    Seperti diketahui, dalam dunia tinju, pelukan terkadang dilakukan guna menahan sang lawan melepaskan serangannya. Saking banyaknya pelukan yang terjadi, ronde pertama seakan berjalan seimbang.

    Memasuki ronde kedua, tempo pertandingan berubah menjadi lebih cepat. Karena hal itu pula membuat kedua petinju sudah mulai kehabisan nafas.

    Maklum saja, keduanya bukan seorang atlet profesional. Tidak salah kalau pada akhirnya kedua petinju itu terlihat terengah-engah.

    Momen kehabisan nafas tersebut ternyata dimanfaatkan oleh I Ketut Subagia Adi. Meskipun ia merasakan hal yang sama, tetapi ia lebih bisa mengendalikannya.

    Sampailah kepada momen di mana I Ketut Subagia Adi berhasil mendapatkan poin lebih setelah membuat jatuh Albert Zadrak di penghujung ronde kedua. Hal serupa juga terjadi di penghujung ronde ketiga.

    Dua kali terjatuh, tentu saja membuat I Ketut Subagia Adi mendapatkan poin lebih. Terbukti dengan raihan poin yang didapatnya cukup telak.

    I Ketut Subagia Adi pun dinyatakan keluar sebagai pemenang. Kemenangan tersebut menjadi yang pertama dalam hidupnya.

    Ia mengaku sempat kewalahan dengan Albert Zadrak. Beruntung, dirinya berhasil bangkit dan sukses keluar sebagai pemenang.

    “Pertandingan sangat seru, walaupun saya dipush duluan, tapi bisa membalikkan keadaan di ronde dua dan tiga,” ungkapnya kepada Jebreeetmedia.

    “Persiapan sendiri selama dua bulan berlatih dengan keras bersama pelatih saya, Memet,” lanjutnya.

    Sementara itu, Fery yang merupakan salah satu bagian dari HSS menjelaskan kenapa pada akhirnya pihaknya mengadakan pertandingan yang mempertemukan dua driver ojol. Menurutnya, ia ingin tinju bisa dinikmati oleh banyak kalangan.

    “Ini bisa dibilang pertama kalinya acara boxing lengkap kategorinya dari amatir, profesional, selebriti dan publik,” ungkap Fery dari HSS.

    “Kenapa karena pengen mengadakan tinju dan untuk semuanya. Tinjunya maju dan daripada bertarung di jalan mending bertarung di ring,” sambungnya.

     

    View this post on Instagram

     

    A post shared by JEBREEETmedia (@jebreeetmedia)

    Albert Zadrak HSS Series 4 I Ketut Subagia Adi
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025

    Ladies On Court, Kala Wanita Berkompetisi di Atas Lapangan Lewat Irama dari Shuttlecock

    September 9, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.