Close Menu
JebreeetmediaJebreeetmedia
    What's Hot

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    Facebook X (Twitter) Instagram
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    • Home
    • Sepakbola Internasional
      • Liga Inggris
      • Liga Italia
      • Liga Spanyol
      • Liga Champion/Europa
      • Timnas Mancanegara
    • Sepakbola Nasional
      • Liga 1
      • Timnas
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
      • Jebreeet Talk
      • Jebreeet Tips
    • Tranmere Rovers
    • Merchandise
    JebreeetmediaJebreeetmedia
    Home ยป Indonesia vs Irak: Analisis Singkat Mengapa Gol Kedua Irak Ditetapkan Sebagai Gol Sah
    Liga 1

    Indonesia vs Irak: Analisis Singkat Mengapa Gol Kedua Irak Ditetapkan Sebagai Gol Sah

    Jebreeet MediaBy Jebreeet MediaJanuary 17, 2024Updated:January 17, 2024No Comments2 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Dalam kasus gol kontroversial Irak yang disahkan wasit, terdapat beberapa elemen yang perlu dianalisis:

      • Kronologi Gol Osamah Jabbar Rashid: Gol kedua Irak oleh Osamah Jabbar Rashid terjadi pada menit 45+6. Sebelum gol itu, pemain Irak berada dalam posisi offside saat bola memantul dari kiper Indonesia Ernando Ari. Meski dicek VAR, wasit tetap mengesahkan gol tersebut.
      • Penggunaan VAR dan Protokol: Protokol VAR mengikuti prinsip-prinsip Laws of the Game. Namun, VAR hanya berlaku untuk gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identitas pemain. Kejadian offside sebelum gol tidak termasuk, sehingga VAR tidak bisa mengoreksi keputusan wasit.
      • Celah dalam Protokol VAR: Analisis menunjukkan celah terkait penggunaan VAR hanya pada satu rangkaian serangan. Ini menciptakan ketidaksesuaian dalam menilai situasi di mana serangkaian kejadian mengarah pada gol, tetapi VAR hanya berlaku pada satu fase serangan.
      • Attacking Possession Phase: Laws of the Game menyatakan titik awal fase serangan baru terbatas pada fase yang terjadi secara langsung. Faktor lain yang dipertimbangkan adalah kemampuan pertahanan untuk reset dan momentum serangan.
      • Penerapan Laws of the Game: Wasit kemungkinan menganggap bahwa saat bola keluar dari kotak penalti setelah peluang offside yang mencurigakan, Irak memulai serangan baru. Meskipun offside, Laws of the Game tidak memungkinkan VAR mengoreksi keputusan jika sudah melewati satu fase serangan baru.

    Dengan demikian, terdapat celah dalam protokol VAR dan penerapan Laws of the Game yang membenarkan gol kedua Irak meski ada offside dalam fase serangan sebelumnya.

    AFC ASian cup 2023 Ernando Ari Indonesia Irak piala asia 2023
    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email

    Related Posts

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Editors Picks

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    Kata Timo Scheunemann Setelah Timnas Putri U-16 Indonesia Kalah dari Australia

    August 28, 2025

    China Taipei Menjadi Lawan Timnas Indonesia Menggantikan Kuwait di FIFA Matchday September

    August 27, 2025

    Profil Dua Pemain Baru Persib Bandung yang Punya Pengalaman Gak Kaleng-kaleng

    August 27, 2025

    Hadirkan 21 Kategori, Santini JMTV Awards 2025 Siap Digelar

    December 11, 2025

    ISFEX 2025 Platform Pertumbuhan Industri Olahraga, Terasa Lebih Besar dan Meriah

    November 8, 2025

    ISFEX 2025 Kembali Digelar, Siap Pacu Inovasi Fasilitas Olahraga Nasional

    October 24, 2025

    Duo Visioner di Balik Ladies On Court, Alvina Taslim dan Christine Ananta

    September 9, 2025
    Jebreeetmedia
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
    • Home
    • Sepakbola Internasional
    • Bulutangkis
    • Jebreeet
    © 2026 Jebreeetmedia. Maintained by kreasiMAYA. Hak cipta dilindungi oleh undang-undang.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.