Setelah sempat tertunda selama satu tahun, akhirnya Yuasa Stand Up Bolahraga League Season 3 akan kembali menemani JebreeeTeam Semua. Kali ini akan semakin spesial karena Yuasa Stand Up Bolahraga League Season 3 akan berkolaborasi dengan Podcast Ancur.
Ya, Podcast Ancur, podcast yang beranggotakan Randhika Djamil, Patra Gumala dan Diaz Danar. Patra Gumala dan Randhika Djamil akan menjadi juri bersama dengan Oki Rengga dan Popon Kerok.
Adapun untuk Diaz Danar akan diplot sebagai host di Yuasa Stand Up Bolahraga League Season 3. Selain itu, ada yang berbeda juga dari season ini. Jika sebelumnya kontestan mengatasnamakan pribadi atau individu, kali ini kelompok.
Kelompok yang dimaksud di sini ialah Komunitas Stand Up Comedy di beberapa daerah. Sesuai dengan tagline Yuasa Stand Up Bolahraga musim ini, ‘Saatnya Komunitas Naik Kelas’. Nantinya setiap komunitas akan diwakili oleh lima komika.
Syaratnya tentu saja sang komika yang berpartisipasi harus betul-betul merupakan anggota dari komunitas yang bersangkutan. Tidak boleh mengambil komika dari komunitas lain.
Komunitas yang akan berpartisipasi pun bisa dibilang masih terbatas agar jarak dan transportasi tidak menyulitkan peserta. Terlebih lagi kompetisi ini tidak hanya berlangsung sehari atau dua hari saja, melainkan selama lima minggu.
Untuk saat ini, komunitas di daerah Jabodetabek dan Bandung yang dapat berpartisipasi. Komunitasnya pun terbatas, yakni hanya 16 saja.
Menariknya, komika yang akan tampil tidak dibatasi. Semua boleh ikut baik itu komika senior atau pun komika baru.
Soal sistem pertandingannya, nanti akan dilakukan drawing dan bagi komunitas yang bertemu akan saling berhadapan satu sama lain. Pertemuannya pun hanya sekali saja karena menerapkan sistem gugur.
“Selama ini sudah individu dua season, kami ingin memunculkan komika-komika dari komunitas. Kami juga ingin melihat kekuatan komunitas, karena ingin melihat perkembangan komunitas. Kalau ini berhasil akan dibikin ini se-Indonesia,” kata Oki Rengga.
Popon Kerok juga menjelaskan perubahan yang ada saat ini akan membuat kompetisi semakin meriah. Apalagi saat ini suporter boleh hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada komunitasnya.
“Ingin melibatkan komunitas jadi nanti bisa jadi ada suporter yang hadir langsung, acaranya juga bisa lebih seru. Yang pertama kan online, yang kedua kirim video, sekarang ini secara live. Setiap komunitas dibolehkan membawa suporter, dan kalau bisa disiapkan yel-yel,” jelas Popon Kerok.
Lebih spesial lagi, para komunitas akan berebut hadiah dengan total sampai raturan juta. Setiap komunitas juga dipastikan tidak akan pulang dengan tangan kosong.
Siapapun nantinya yang pulang di babak pertama maka akan mendapatkan match fee yang akan berlaku sampai babak 8 besar. Untuk lebih jelasnya lagi, mari intip aturan, penilaian sampai tips & trick yang diberikan oleh para juri:
ATURAN-ATURAN
1. Komunitas mendaftarkan lima komika
2. Komika bebas mau senior atau junior, tinggal masing-masing strateginya seperti apa. Tiga utama, dua cadangan.
3. Materi tiap babak akan sama baik di wing kiri dan wing kanan (dua pool di kanan delapan, di kiri delapan)
4. Diadakan secara offline dan boleh dihadiri oleh pendukung dari setiap komunitas
5. Satu orang tampil selama tiga menit atau per komunitas sebanyak sembilan menit
Match Fee:
16 Besar Rp 1,5 Juta
8 Besar Rp 2 juta
HADIAH
Juara 4 Rp 5 juta
Juara 3 Rp 15 Juta
Juara 2 Rp 20 juta
Juara 1 Rp 40 juta
POIN PENJURIAN
– Delivery: Penyampaian materi lancar
– LPM: Laugh per minute
– Materi: wajib original tidak boleh materi orang lain
– Waktu: Kesesuaian ketepatan waktu yang ditentukan (Under & Over 10 detik)
TIPS & TRICK
– Tidak usah membuang-buang waktu di awal, langsung ke materi
– Hafal materi dengan baik
– Pilih komika yang jam terbang banyak
– Jangan datang mepet ke waktu tapping
– Jangan dianggap seperti kompetisi agar jujur dan tenang
– Jangan ganti materi tiba-tiba
– Kesesuaian tema
– Kuatkan mental
View this post on Instagram


